
Zhao Jian dan bawahannya tetap tinggal selama tiga hari di Kota Canglan. Zhao Jian memecat sebagian besar Petugas Pengadilan cabang Kota Canglan dan mengeksekusi mati Petugas Pengadilan yang terbukti melakukan kejahatan besar. Dia hanya mengampuni Petugas Pengadilan yang terlibat dalam kejahatan kecil saja.
Untuk jabatan Komandan militer yang sedang kosong, Zhao Jian hanya mengirim surat resmi pada Jenderal Zhao Yi saja—karena bukan ranahnya mencampuri urusan militer. Namun, sebagian besar antek-antek Zhao Meng telah mati ditangannya saat kejadian di Kediaman Klan Huang.
Zhao Jian yakin untuk sementara situasi Kota Canglan akan damai, kecuali Komandan militer yang baru nanti memiliki sikap yang sama dengan Zhao Meng. Namun, itu bukanlah masalah besar, karena ia telah meminta Huang Bai untuk melaporkan apabila pihak Pengadilan dan Militer mencoba memerasnya—sehingga ia akan turun tangan langsung mengadili mereka.
Zhao Jian sedang berjalan-jalan di sebuah Pasar kecil di pinggiran Kota Canglan, ia ingin melihat langsung keadaan penduduk dipinggiran Kota. Apakah mereka baik-baik saja atau ada pihak yang diam-diam memperbudak mereka.
Karavan pedagang kecil tiba-tiba melewati Zhao Jian, ekspresi wajah mereka tampak lesu.
“Kenapa tuan Yang kembali lagi ke Kota Canglan ini?” Pedagang beras bertanya pada pemilik Pria Sepuh yang dipanggil tuan Yang tersebut.
“Sepertinya Sekte Underworld makin menggila, semua Desa yang menuju wilayah Klan Yan telah dimusnahkan. Kami ketakutan dan memilih kembali ke sini, Karavan Pedagang lain juga memutuskan tidak pergi ke wilayah Klan Yan!” sahut Pria Sepuh tersebut.
“Itu sangat mengerikan sekali, Tuan Yang. Kenapa militer tidak turun tangan mengatasi mereka, ya?” Pedagang beras itu penasaran, sedangkan Pria Sepuh itu hanya menggelengkan kepala karena tidak tahu juga—kenapa tidak ada yang mencoba menghentikan kegilaan Sekte Underworld tersebut.
Zhao Jian teringat dengan Zhao Yunfei dan Zhao Kai yang belum juga kembali ke Kota Canglan. Dia berpikir mungkinkah mereka telah ditangkap atau dibunuh oleh Sekte Underworld.
Zhao Jian segera kembali ke Penginapan dan memutuskan menuju wilayah Klan Yan untuk mencari tahu keberadaan kedua Petugas Pengadilan senior tersebut. Bila ia kehilangan keduanya maka itu akan menjadi kerugian yang sangat besar—mengingat hanya ada Lima Ranah Spirit saja Petugas Pengadilan yang menjadi bawahannya, sedangkan yang lainnya hanya Ranah Penempaan Tubuh Tahap Tian.
...***...
Seribu Mil arah Selatan Gui Dao atau Pulau Kura-Kura Kerajaan Zhao, Gui Dao tingkat menengah (Kira-kira sebesar Pulau Jawa, sedangkan Gui Dao Kerajaan Zhao sebesar Pulau Bali) sedang berenang ke arah yang sama dengan Gui Dao Kerajaan Zhao.
Pemuda tampan yang merupakan tunangan Putri Kaisar sedang berkultivasi di kamar khusus yang disediakan oleh Kekaisaran.
Dia adalah Pemuda paling berbakat di seluruh Kekaisaran, di usianya yang Kedua Puluh tahun ia telah mencapai Ranah Tianzun—karena ia sudah Dua Kali menyerap Kristal Beasts Gui Dao kecil.
Dia memiliki Sistem Surgawi yang dapat mendeteksi keberadaan Gui Dao yang berjarak Seribu Mil dari Dui Dao-nya.
Sebenarnya ia telah mendeteksi dan menangkap Empat Gui Dao kecil, tetapi Dua Kristal Gui Dao lain diserahkan pada Kaisar—karena mereka memiliki kontrak kerjasama. Kaisar akan memberikan Pasukan untuk menaklukkan Gui Dao lain—sedangkan Dia memberitahu keberadaan Gui Dao.
Untuk menunjukkan keseriusannya dalam kerja sama itu, Kaisar bahkan mengikat pertunangan Pemuda itu dengan Putrinya yang masih berusia Tujuh Belas tahun dan mereka akan menikah saat Putrinya berusia Delapan Belas Tahun nanti.
“Ding!”
“Tuan Lu Xioran, Sistem Surgawi telah mendeteksi keberadaan Gui Dao kecil!”
Sebuah suara notifikasi terdengar di pikiran Lu Xioran, sehingga ia langsung membuka matanya dan seringai tipis terpancar dari sudut bibirnya.
Layar Virtual muncul di hadapannya dan hanya dia saja yang bisa melihat Layar Virtual tersebut.
“Nama Gui Dao: Kerajaan Zhao.
Pemimpin : Raja Zhao Tian.
Jumlah Ahli Beladiri : 108.765 (20.000 Ranah Spirit)
Ahli Beladiri Terkuat: Ye Jing—Ranah Jie Zhu dan dapat mengalahkan ahli beladiri dengan basis Kultivasi lebih tinggi darinya karena ia merupakan Reinkarnasi Ahli beladiri dari Dunia Tianlong.”
Lu Xioran terkejut dengan informasi mengenai Ye Jing. “Aku harus menghindari bocah ini dan menyuruh Prajurit Kekaisaran saja yang melawannya!”
“Ding!”
“Bunuh Ye Jing dan dapatkan hadiah Artefak Jubah Naga tingkat tinggi dan Tombak Surgawi.” Sistem Surgawi tiba-tiba memberikan misi tersembunyi sehingga Lu Xioran mengerutkan keningnya.
“Bila misi gagal atau menolak misi, maka didenda dengan pengurangan satu tingkat basis Kultivasi!” Sistem Surgawi kembali berbunyi.
“Kampret dah, misi tersembunyi apa-apaan ini?” Lu Xioran mengutuk Sistem Surgawi. “Ah, sabar-sabar... Aku harus melawannya untuk membuktikan Pria yang terisekai (Pindah Dunia) sepertiku adalah Protagonis utama dan akan memiliki haremm gadis-gadis cantik seperti ‘Xiuhuan’ tokoh utama dalam novel favoritku karangan Bang Regar ha-ha-ha!”
Lu Xioran dulunya adalah Pelajar SMA, ia sedang sedang tawuran melawan Pelajar SMA lain, tetapi saat ia mengacungkan Goloknya ke langit tiba-tiba saja ia disambar Petir dan tubuhnya langsung menghilang.
Awalnya Lu Xioran kebingungan saat ia muncul di depan ahli beladiri yang sedang bertarung seperti dalam cerita-cerita Novel. Dia sangat ketakutan, tetapi tiba-tiba muncul suara aneh dipikirannya yang mengatakan dia adalah Sistem Surgawi yang akan membimbingnya menjadi Pendekar terhebat di Dunia.
Lu Xioran langsung memasuki Sekte terbesar di Gui Dao kecil tempat ia dipindahkan dan langsung menarik perhatian pihak Kerajaan karena ia mengalahkan bakat-bakat hebat di Klan besar.
Dia kemudian diundang Raja dan saat itulah Lu Xioran mengikat kerjasama dengan Kerajaan dan melahap Gui Dao-Gui Dao kecil, sehingga Gui Dao mereka kini bertambah besar dan status Kerajaan pun berubah menjadi Kekaisaran—karena berhasil menundukkan Kerajaan lain.
Lu Xioran memperhatikan kembali Layar Virtual dan matanya langsung berbinar-binar karena Sistem Surgawi mengatakan ada Tiga Beasts Surgawi di sana dan bila ia menelan Kristal Beasts Ketiganya maka basis Kultivasi-nya akan naik Tiga tingkat—sehingga ia tidak perlu lagi menyerap Kristal Beasts Gui Dao Kerajaan Zhao dan Kristal Beasts itu akan ia berikan pada Kaisar—sehingga Sang Kaisar makin senang dan percaya padanya. Mungkin tidak hanya Satu Putrinya yang akan ia berikan untuk Lu Xioran nikahi, bahkan Putrinya yang lain juga akan ia serahkan karena sangat sulit mencari menantu yang murah hati sepertinya.
“Ding!”
“Bunuh Hakim Zhao Jian dan ambil Ketiga Kristal Beasts-nya. Hadiah tehnik beladiri Tapak Dewa, Pedang Meteor dan Pil Penyembuhan tingkat tinggi. Bila misi gagal atau menolak menjalankan misi maka basis Kultivasi akan turun satu tingkat!”
“Siapa yang menolak keberuntungan Surga seperti ini, Aku akan menerima kedua misi tersembunyi ini!” Dengan semangat Lu Xioran langsung meng-klik tombol Terima Misi di Layar Virtual.
Namun, dengan kecepatan Gui Dao-nya saat ini, butuh waktu Empat Bulan lagi untuk mendekati Gui Dao Kerajaan Zhao. Lu Xioran pun segera berlatih lebih giat—karena lawannya bukanlah ahli beladiri lemah seperti Gui Dao lain. Dia sangat mewaspadai kekuatan Ye Jing yang merupakan reinkarnasi ahli beladiri dari Dunia lain sepertinya, sedangkan untuk Hakim Zhao Jian itu hanyalah ahli beladiri lemah menurutnya.