Beasts Master

Beasts Master
Formasi Susunan Bintang



“Sepertinya kalian mengabaikan dekrit Raja Zhao Tian dan kasus ini telah selesai dengan tersangka utamanya adalah Huang Taiji, Zhao Meng, Zhao Qihan dan para Penatua Klan Huang serta semua Prajurit Kerajaan serta Petugas Pengadilan yang ada di Kediaman Klan Huang ini dijatuhi hukuman mati!” Zhao Jian berkata dengan santai dengan seringai tipis terpancar dari sudut bibirnya.


Zhao Meng, Zhao Qihan dan para Penatua Klan Huang terkejut mendengarnya, kenapa ia masih bersikap tenang dan tidak takut dengan ancaman Zhao Meng.


“Bunuh mereka lebih dulu!” seru Zhao Qihan pada Penatua Klan Huang untuk membunuh Huang Bai dan ibunya.


Huang Bai segera menghunus Pedang-nya walaupun ia tidak bisa mengeluarkan energi spritual-nya. Namun, setidaknya ia telah berjuang melindungi ibunya walaupun hasilnya sudah jelas ia akan mati karena tidak mungkin mengalahkan Ranah Spirit yang bisa mengeluarkan energi Spritual.


Penatua Pertama Klan Huang menggunakan tangan kirinya menebas Huang Bai, sedangkan tangan kanannya masih membeku walaupun ia mengalirkan energi spritual tetapi es tersebut tidak mau mencair. Hal itu terjadi karena basis Kultivasi Beast Rubah telah mencapai Ranah Spirit puncak dan sedikit lagi akan mencapai Ranah Jie Zhu.


Bilah Pedang Penatua Pertama Klan Huang mengeluarkan kobaran api yang akan membakar Huang Bai, tetapi tiba-tiba Pedang-nya membeku dan menjalar ke tangan kirinya.


Penatua Pertama langsung panik, ekspresi wajahnya menjadi pucat. “Komandan Meng tolong aku!” Energi spritual es dari Beast Rubah terus mengalir ke bagian tubuhnya yang lain.


Dalam sekejap saja, seluruh tubuhnya membeku menjadi Patung Es.


“Kenapa Beast itu bisa menggunakan energi spritual? Bukankah formasi susunan Bintang telah menekankan energi spritual Zhao Jian?” Zhao Qihan terkejut.


Zhao Jian tertawa terkekeh-kekeh dan berkata, “Ya, energi spritual-ku memang ditekan oleh formasi susunan Bintang. Namun, Huli Jing bukan manusia, dia adalah Binatang Spritual yang tidak akan terpengaruh oleh formasi rendahan seperti ini!”


Huang Bai, Huang Xue dan ibunya sangat senang mendengarnya, karena masih ada Hakim Zhao Jian yang mau membela mereka.


“Jangan takut, dia hanya memiliki satu Beast saja, sedangkan kita memiliki Puluhan Prajurit dan Penatua Klan Huang. Kemenangan masih milik kita, mari kita serang dia bersama-sama!” seru Zhao Meng segera melompat ke arah Zhao Jian.


Puluhan Prajurit Kerajaan dan Petugas Pengadilan cabang Kota Canglan merangsek masuk ke dalam Kediaman Klan Huang setelah melumpuhkan anggota Klan Huang yang ada diluar.


Zhao Jian masih duduk dengan tenang di singgasana Patriark Klan Huang. Dia lagi-lagi tersenyum yang membuat para Prajurit Kerajaan ketakutan, kalau tidak menuruti perintah Zhao Meng—mungkin mereka telah melarikan diri karena terintimidasi dengan aura yang dipancarkan oleh Zhao Jian.


Zhao Meng yang terlanjur maju lebih dulu menjadi korban pertama, sedangkan Zhao Qihan segera mundur setelah ia melihat kemunculan Beast Ulat Ungu di pangkuan Zhao Jian.


Zhao Qihan langsung teringat dengan kejadian tadi malam di gedung Pengadilan cabang Kota Canglan; di mana seluruh Prajurit Kerajaan yang dikirim Zhao Meng untuk melenyapkan Zhao Jian malah dibunuh oleh Beast Ulat Ungu tersebut dengan mudah.


“Jangan takut dan serang dari belakang!” seru Zhao Qihan pada para Prajurit Kerajaan dan Petugas Pengadilan yang tiba-tiba berhenti melangkah karena terkejut melihat kematian Zhao Meng.


Para Prajurit Kerajaan dan Petugas Pengadilan segera berpencar untuk merusak konsentrasi Beast Ulat Ungu, sehingga ia bingung mau menyerang ke mana lebih dulu.


Namun, tiba-tiba Beast Rubah dengan simbol matahari di keningnya muncul di pundak Zhao Jian, kemudian Beast Rubah itu melepaskan bola api dari mulutnya—yang membuat para Prajurit Kerajaan dan Petugas Pengadilan langsung hangus terbakar.


“Apaaaaaaa? Dia masih memiliki Beast lain!” gerutu Zhao Qihan panik, para Penatua Klan Huang segera berlari ke luar ruangan tersebut karena tidak ingin mati seperti Zhao Meng dan Penatua Pertama.


Namun, tiba-tiba tubuh mereka membeku, kini keadaan di ruangan itu menjadi kacau. Para Prajurit Kerajaan dan Petugas Pengadilan juga memilih melarikan diri—sehingga ekspresi wajah Zhao Qihan menjadi masam, tapi usaha mereka untuk melarikan diri sia-sia saja karena Benang Sutera dari Beast Ulat Ungu mengejar mereka dan langsung memotong tubuh mereka.


Huang Xue dan ibunya memuntahkan isi perut mereka karena tidak tahan melihat pemandangan mengerikan di ruangan tersebut. Teriakan kesakitan dan tangisan menggema, sehingga Zhao Chen dan yang lainnya segera keluar dari ruangan Kerja Huang Taiji. Mereka juga merasakan formasi susunan Bintang telah diaktifkan yang menandakan mereka telah disergap.


Namun, mereka langsung mengerutkan kening, karena yang menjadi korbannya bukan Hakim Zhao Jian, tetapi malah Komandan Zhao Meng dan para bawahannya.


Hanya Zhao Qihan yang kini tersisa di sana dan ia yakin dirinya pasti akan dibunuh juga walaupun ia memohon ampunan.


Dia melirik Huang Xue dan segera melompat ke arahnya karena gara-gara Huang Xue lah rencana yang mereka susun dengan matang menjadi hancur, dan menewaskan rekan serta bawahannya.


...***...