Beasts Master

Beasts Master
Terjun Ke Medan Perang XVI



Retakan dimensi muncul di lokasi pertarungan Ye Mo melawan Beast-Beast milik Zhao Jian.


Setengah Beast milik Zhao Jian telah dibunuh oleh Ye Mo, kekuatan mereka belum cukup menghadapi Kultivator dari Dunia Asing itu. Hanya Violet, Daji dan Huli Jing yang dapat melakukan perlawanan sengit serta Pemimpin Beast Serigala Iblis yang menggunakan energi spiritual kegelapan melahap serangan Ye Mo.


Namun, kekuatannya juga melemah akibatnya, tetapi itu masih lebih baik dari pada melahap Api Abadi yang justru membunuh rekan-rekannya dan berubah menjadi abu.


Ye Mo terkejut melihat Lu Xiaoran yang pucat dan lemah keluar dari retakan dimensi.


“Apa yang terjadi denganmu? Apakah kamu berhasil mengalahkan Zhao Jian?” Ye Mo buru-buru menanyakan keberadaan Zhao Jian, karena bila Zhao Jian telah mati maka dia tidak membutuhkan Lu Xiaoran lagi.


Lu Xiaoran tidak menjawab pertanyaan Ye Mo, matanya tertuju pada Ye Mo yang jumlahnya Sepuluh dan semua berbicara serentak.


Dia memikirkan di mana yang asli? Kalau dia membunuh Ye Mo yang asli maka dia akan menyelesaikan misi dari Sistem Surgawi dan naik ke Dunia Atas.


Saat sampai di sana dia akan meng-upgrade Sistem Surgawi agar dapat membuat Penawar Racun yang menggerogoti tubuhnya, dia tidak peduli lagi dengan misi mengalahkan Zhao Jian karena Pinaltinya hanya menghapuskan basis Kultivasinya saja.


Dengan bantuan Sistem Surgawi, berkultivasi dari awal lagi tidak akan membuatnya kesulitan mencapai Ranah yang lebih tinggi nantinya.


Karena Sistem Surgawi tidak dapat menyelidiki informasi mengenai Ye Mo, Lu Xiaoran terpaksa menebak-nebak di mana tubuh asli Ye Mo.


Ye Mo mengerutkan keningnya, kenapa tatapan Lu Xiaoran sangat aneh; seperti sedang mencari sesuatu pada dirinya.


“Tubuhku sudah tidak kuat lagi, aku harus membunuh Ye Mo segera!” pikir Lu Xiaoran sembari membidik Ye Mo dengan Panah Giok Pembunuh.


Sudut bibir Ye Mo berkedut melihat tindakan Lu Xiaoran, dari arah lain muncul Zhao Jian sehingga membuat Ye Mo semakin bingung kenapa Lu Xiaoran malah menyerangnya.


“Mungkinkah dia sudah menyerahkan diri pada Zhao Jian?” Hanya ini yang terlintas dibenak Ye Mo.


Anak Panah melesat dari Panah Giok Pembunuh, Api Abadi langsung melenyapkan salah satu Klon Ye Mo.


Lu Xiaoran menggertak kan giginya karena bidikan pertama ternyata mengenai Klon Ye Mo saja.


Dia kemudian berpikir di mana tubuh asli Ye Mo, dia kemudian membidik Ye Mo yang melayang paling jauh darinya.


Ye Mo sangat marah salah satu Klonnya telah dilenyapkan oleh Api Abadi. Kalau Lu Xiaoran terus dibiarkan menyerang, maka dirinya akan terkena oleh Api Abadi yang tidak bisa padam itu.


“Aku akan membunuhmu!” teriak Ye Mo mengayunkan pedangnya, Delapan Klon lainnya juga mengayunkan Pedang Iblis.


Violet dan Beast lainnya tidak mencampuri pertarungan mereka, justru pertarungan ini akan memberikan mereka jeda berisitirahat dan menganalisa kelemahan Ye Mo.


Lu Xiaoran melakukan Teleportasi menghindari serangan Ye Mo dan muncul di belakang salah satu Klonnya lagi.


“Sial! Kenapa sejak kedatangan Zhao Jian, aku merasa selalu sial!” gerutu Lu Xiaoran karena hanya melenyapkan Klon Ye Mo lagi.


Ye Mo yang sangat marah mengayunkan pedangnya ke arah Lu Xiaoran yang langsung menggunakan tehnik Teleportasi.


Namun, ia tidak dapat lagi mengalirkan energi spiritual-nya, Meridian dan Dantian-nya telah rusak.


“Sial! Sistem Surgawi... tolong akuuuuuuu!” Lu Xiaoran berteriak histeris.


Energi spiritual kegelapan berbentuk Bulan Sabit melesat ke arah Lu Xiaoran yang tidak dapat menghindarinya.


Kaisar Gu panik, dia memerintahkan bawahannya membawa putrinya kabur. Dia sendiri menggenggam erat gagang Tombaknya, bersiap-siap melawan siapapun yang mencoba menyakiti putrinya itu.


Namun, baik Ye Mo maupun Zhao Jian langsung mengabaikan keberadaan Kaisar Gu.


Keduanya sepertinya masih ingin melanjutkan pertarungan mereka untuk menentukan siapa pemenangnya. Kaisar Gu bersama bawahannya memanfaatkan momen itu kabur dari sana karena jagoan mereka Lu Xiaoran telah tewas dibunuh oleh Ye Mo.


“Ternyata kau menggunakan energi spiritual Racun mengalahkan Lu Xiaoran!” cibir Ye Mo menatap tajam Zhao Jian.


Zhao Jian menggelengkan kepala dan menjawab, “Bukankah kau yang membunuhnya?”


“Cih, tidak perlu berkilah lagi! Namun, aku tidak selemah Lu Xiaoran, energi spiritual Racun tidak akan dapat melemahkanku,” sahut Ye Mo sembari menelan Pil Penawar Racun yang dibuat oleh alkemis Klan Ye di Dunia Tianlong.


Zhao Jian tersenyum tipis dan menggenggam erat gagang Pedang Keadilan, energi spiritual Angin menyelimuti bilah Pedangnya.


“Seruduk Iblis itu!” teriak Zhao Jian.


Beast-Beast Babi yang tersisa seperti enggan melaksanakan perintahnya itu, tetapi mereka telah terikat Kontrak Jiwa sehingga mereka tetap menyeruduk Ye Mo walaupun hati mereka enggan melakukannya.


“Maafkan aku Babi-Babi... dia terlalu kuat, aku akan berjanji akan mencari Babi yang lain sebagai pengganti kalian nantinya,” gumam Zhao Jian dengan ekspresi wajah sedih melihat Babi-Babi itu menjerit kesakitan saat ditebas oleh Klon Ye Mo.


Tatapan Zhao Jian tertuju pada Beast Harimau di dekatnya, Beast Harimau itu menatapnya dengan tatapan berbinar-binar. “Ngeongngng!” Dia mengaum pelan.


“Astaga... sejak kapan dia menjadi Kucing Oren raksasa?” gumam Zhao Jian menghela napas panjang. “Semua maju!” teriaknya lagi.


Dia tidak boleh pilih kasih, siapapun yang hidup nantinya maka itu sudah takdirnya dan yang mati; mereka adalah Pahlawan yang membukakan jalan baginya untuk menyelamatkan Dunia ini dari kebiadaban Ye Mo.


Daji, Huli Jing dan Violet bertransformasi ke bentuk Beast asli mereka.


Kupu-kupu sebesar Phoenix melayang di langit, Daji dengan bentuk Rubah yang memiliki simbol matahari dikeningnya dan Huli Jing berubah menjadi Rubah dengan simbol bulan sabit dikeningnya juga.


Ketiganya jauh lebih kuat bila berubah wujud ke bentuk asli mereka.


Violet mengepakkan sayapnya, Ribuan Kupu-kupu kecil melesat ke arah Ye Mo. Dari mulut Daji melesat Laser Api berdiameter Sepuluh Tombak.


Ye Mo terlihat tetap tenang, Klonnya yang tersisa membabi buta menyerang Beast-Beast milik Zhao Jian.


Zhao Jian sangat sedih melihat pemandangan itu, dia tidak menyangka Beast yang disebarkannya dengan sepenuh hati itu akan hancur berkeping-keping didepan matanya.


Beast Harimau mencakar wajah Klon Ye Mo setelah Pemimpin Serigala Iblis melahap energi spiritual Kegelapannya.


Klon Ye Mo itu langsung terluka, Beast Harimau tidak membiarkannya mundur. Dia langsung memakan kepala Klon Ye Mo itu hingga terpisah dari lehernya.


Karena mereka menyerang bersama-sama, Klon Ye Mo satu persatu dihancurkan oleh Zhao Jian dan Beast-nya.


Tak lama berselang, hanya Ye Mo yang asli yang masih melayang di udara, sementara di pihak Zhao Jian tinggal Violet, Huli Jing, Daji, Pemimpin Serigala Iblis, Beast Harimau, Pemimpin Beast Kera Putih, Pemimpin Beast Beruang, dan Gaoer.


Zhao Jian tidak menyangka harga untuk mengalahkan Klon Ye Mo membuat dirinya hampir kehilangan semua Beast-nya. “Aku harus membunuh kampret ini, kalau dia tidak mati maka Beast-Beastku yang telah tewas akan menghantuiku setiap saat,” gumam Zhao Jian mencengkram erat gagang Pedang Keadilan.


Ye Mo yang terlihat baik-baik saja tiba-tiba memuntahkan seteguk darah, wajahnya mengkerut masam dan tampak kebingungan.