Beasts Master

Beasts Master
Kedatangan Raja Zhao Tian



“Siapa yang datang itu?” Lu Xiaoran bertanya pada Lin Tao, karena melihat ekspresi wajah semua orang tampak terkejut—sehingga Lu Xiaoran yakin orang yang ada di dalam gerbong kereta emas itu adalah orang yang sangat berpengaruh di Kerajaan Zhao ini.


“Beliau adalah Raja Zhao Tian, tetapi kenapa dia datang kemari ya?” sahut Lin Tao takut Raja Zhao Tian mengacaukan rencana tuannya ini. Namun, ia teringat kalau Lu Xiaoran adalah Ranah Jie Zhu, sehingga ia justru berharap Lu Xiaoran marah dan membunuh Raja Zhao Tian.


Kalau Lu Xiaoran melakukan apa yang ia bayangkan ini, maka Klan Lin dan Klan Gu tidak perlu lagi melakukan pemberontakan. Kini malah mereka yang memanfaatkan kekuatan Lu Xiaoran, bukan sebaliknya—karena ia yakin saat ini Lu Xiaoran sedang memanfaatkan Klan-nya. Namun, demikian mereka tetap tunduk pada Lu Xiaoran, karena mereka tidak bisa berbuat apa-apa untuk melawannya.


Ekspresi wajah Lu Xiaoran menjadi masam dan menggertak kan giginya. Dia meningkatkan Pesonanya agar Liu Ruxu makin terpikat padanya dan menolak lamaran Raja Zhao Tian.


Zhao Jian berjalan ke depan dan mengusir beberapa tuan muda Klan besar, karena tempat duduk yang mereka duduki akan menjadi milik Raja Zhao Tian, Perdana Menteri dan Pangeran Ketiga.


Patriark Klan Liu tersenyum masam dan mendekati gerbong kereta kuda menyambut kedatangan Raja Zhao Tian.


Pria bertubuh gemuk dan besar turun dari gerbong kereta kuda dibantu Dua Pengawal Naga Surgawi, karena ia kesulitan keluar dari sana.


Liu Ruxu menatap Lu Xiaoran, kemudian menatap ibunya dan berharap orangtuanya akan menolak bila Raja Zhao Tian melamarnya juga. Namun, ibunya menunjukkan ekspresi wajah sedih, yang menandakan mereka tidak bisa menolak permintaan Raja—walaupun tahu Lu Xiaoran adalah kandidat terbaik untuknya, karena Pemuda itu sangat tampan dan basis Kultivasi-nya telah mencapai Ranah Jie Zhu.


Liu Ruxu menarik napas dalam-dalam, ia tahu pernikahan Politik sangat diperlukan untuk menjaga eksistensi Klan Liu. Kalau ia bersikeras menolak lamaran Raja Zhao Tian, maka akan terjadi Perang antar Klan Liu melawan Kerajaan Zhao.


Hasilnya mungkin Klan Liu-nya akan menang, karena Lu Xiaoran pasti akan membantu Klan-nya. Namun, akan banyak korban jiwa yang tak terelakkan dan Liu Ruxu tidak ingin itu terjadi, sehingga ia memutuskan akan menerima lamaran Raja Zhao Tian bila ia ingin menikahi dirinya.


“Selamat datang Yang Mulia Raja Zhao!” Patriark Klan Liu menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat dan Raja Zhao Tian langsung tersenyum cerah. “Apa yang membuat Yang Mulia datang kemari!” selidiknya.


“Tentu saja untuk melamar nona Liu Ruxu yang merupakan mawar merah yang paling indah di Kota Tianwu ini Ze ha-ha-ha!” Raja Zhao Tian tertawa, tetapi matanya tertuju pada Lu Xiaoran yang sedang menutup kedua matanya dan melipat kedua tangannya di dada.


Raja Zhao Tian terkejut melihat basis Kultivasi-nya yang telah mencapai Ranah Jie Zhu dan berspekulasi apakah Lu Xiaoran adalah komplotan Ye Jing—karena hanya ahli beladiri dari luar Gui Dao saja yang dapat melewati Ranah Spirit.


Kultivator di wilayahnya belum mampu mengatasi belenggu yang membatasi Kultivasi mereka dan satu-satunya cara yang mereka ketahui hanyalah dengan menyerap energi spritual dari Kristal Gui Dao lain.


Masih dengan ekspresi wajah tersenyum, Raja Zhao Tian mengalihkan pandangannya pada Liu Ruxu yang berdiri dua langkah di depan Lu Xiaoran. “Bagaimana nona muda Ruxu? Apakah anda menerimanya?”


Semua orang terkejut mendengar ucapan Raja Zhao Tian, mereka tidak menyangka Raja yang telah menduda selama Dua Puluh tahun itu akan memutuskan menikah lagi, padahal kabar yang beredar ia sangat mencintai istrinya yang lama. Namun, istrinya itu meninggal saat melahirkan anak bungsunya yang kabarnya juga ikut meninggal sehingga Raja Zhao Tian yang dulunya tampan menjalani hidup berleha-leha di istana, sehingga tubuhnya pun menjadi membengkak sangat besar seperti Kerbau.


Zhao Jian sudah menduga, Raja Zhao Tian akan melamar Liu Ruxu sehingga ia tidak tercengang seperti yang lainnya. Namun, ia merasa kasihan saja rekan satu angkatannya itu akan menjadi Permaisuri Kerajaan dan ia akan canggung saat bertemu dengannya nanti di istana maupun di Kediaman Klan Zhao.


Liu Ruxu merasa suaranya menggantung di tenggorokannya dan menatap Lu Xiaoran, sehingga Zhao Jian makin bingung kenapa semua wanita tergila-gila pada Pemuda itu padahal wajahnya biasa-biasa saja.


“Mungkinkah ia menggunakan tehnik ilusi seperti yang digunakan oleh Yan Yue dari rumah bordil Kota Lingxi?” Karena itu cukup memungkinkan, sebab Kultivasi Lu Xiaoran telah mencapai Ranah Jie Zhu—sehingga semua akan terpengaruh oleh tehnik ilusi itu, kecuali dirinya yang dilindungi oleh aura dari Beasts Rubah-nya.


Lu Xiaoran segera meninggalkan halaman Kediaman Klan Liu tanpa mengucapkan sepatah katapun, bahkan ia tidak menyapa atau menunjukkan sikap hormat saat melawati Raja Zhao Tian.


Tuan muda dari Klan Lin dan Kla Gu juga mengikutinya, tetapi mereka menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat pada Raja Zhao Tian dan Patriark Klan Liu.


“Angkuh sekali, seharusnya ia bisa dikenakan Pasal Karet karena telah menghina Yang Mulia Raja!” gumam Zhao Jian, tetapi ia tidak ingin terjadi kekacauan bila Lu Xiaoran malah melakukan perlawanan.


Liu Ruxu merasa punggung Lu Xiaoran sangat familiar dan ia pun teringat dengan Pemuda misterius yang menolongnya di Gunung Kun Lun, sehingga Liu Ruxu menitipkan air mata. “Tuan muda Lu adalah penyelamatku!”


Efek Pesona Lu Xiaoran telah membuat Liu Ruxu mengira dia adalah Pemuda yang ia idam-idamkan selama ini.


Misi dari Sistem Surgawi membuat Lu Xiaoran tidak boleh melakukan kekerasan untuk mendapatkan Liu Ruxu. Padahal bila ia bersabar bertahan di sana beberapa tarikan napas saja, maka misinya mendapatkan Liu Ruxu akan berhasil, akan tetapi ia terlalu marah dan segera meninggalkan tempat itu karena takut akan membunuh Raja Zhao Tian.


Lu Xiaoran masih berpikiran, kalau Zhao Jian mungkin adalah ahli beladiri kuat yang bereinkarnasi atau ter-isekai dari Bumi, mengingat tak mungkin seseorang tiba-tiba saja memiliki Tiga Beasts kecuali ia memiliki Sistem Surgawi juga atau ada Jiwa Pria Sepuh atau wanita cantik berdada besar di artefak-nya yang memandunya seperti cerita-cerita di Komik.


“Apakah Yang Mulia yakin ingin meminang Putriku?” Patriark Klan Liu bertanya dengan ragu-ragu karena ia melihat Liu Ruxu seperti menginginkan Lu Xiaoran sebagai suaminya dan Raja Zhao Tian langsung tertawa terbahak-bahak.