Beasts Master

Beasts Master
Kaisar Dunia



Ye Mo teringat dengan Kupu-Kupu kecil yang terus meledak disekitarnya, dia tidak menyangka asap ledakan Kupu-Kupu kecil itu sebenarnya mengandung energi spiritual Racun.


Kalau ia tahu Kupu-Kupu kecil itu mengandung energi spiritual Racun, maka dirinya tidak akan menebasnya agar tidak meledak saat berbenturan dengan Niat Pedangnya.


“Kenapa Penawar Racun yang dibuat Penatua tidak dapat menangkal energi spiritual Racun ini?” keluh Ye Mo menjadi panik karena ia merasa kekuatannya melemah dengan cepat.


Ye Mo akhirnya mengerti kenapa Lu Xiaoran tiba-tiba terlihat sangat lemah setelah terkena energi spiritual Racun milik Violet tersebut. Namun, yang membuatnya bertanya-tanya adalah kenapa Lu Xiaoran ingin membunuhnya.


“Aku tidak bisa lagi bertahan di Dunia ini, aku harus kembali ke Dunia Tianlong!” gumam Ye Mo mengeluarkan Jimat Teleportasi antar Dimensi dari Tas Sihirnya.


Setelah Ye Mo mengalirkan energi spiritual-nya ke Jimat Teleportasi itu, retakan Dimensi tiba-tiba muncul di langit.


Lubang Hitam raksasa terbuka, Ye Mo langsung melesat ke arah Lubang Hitam itu.


“Jangan kabur!” teriak Zhao Jian segera mengayunkan Pedang Keadilan.


Ribuan Sabit Angin melesat mengejar Ye Mo, tetapi Ye Mo lebih cepat dari Sabit Angin itu. Sudut bibirnya memancarkan seringai tipis saat menoleh ke bawah, seolah-olah ia mengatakan akan datang lagi suatu hari nanti untuk melakukan balas dendam.


Saat Ye Mo menoleh lagi ke arah depan, ekspresi wajahnya berubah menjadi masam. Daging besar tidak berbulu tiba-tiba menghantam wajahnya yang membuatnya jatuh dengan kecepatan tinggi dan menghantam tanah dengan keras.


“Sial! Kenapa Ayam sialan ini masih hidup!” gerutu Ye Mo, mulutnya menyemburkan seteguk darah.


“He-he-he... kau pikir kau dapat melarikan diri dari Phoenix Agung ini? Tadi itu aku sengaja mengalah agar kau senang, sekarang rasakan lah kemarahan Phoenix Agung ini!” sahut Ayam Jago menendang tubuh Ye Mo yang telah kehilangan kekuatannya karena energi spiritual Racun Violet telah merusak Meridian dan Dantian-nya.


Ye Mo terhempas sejauh Lima Puluh langkah. Ayam Jago belum puas, ia segera terbang walaupun tidak memiliki bulu-bulu lagi.


“Tendangan Ayam eh... Phoenix Surgawi!” teriak Ayam Jago menendang Ye Mo.


Kali ini, tubuhnya tidak bergerak lagi, detak jantungnya juga sudah berhenti berdetak. Namun, Ayam Jago masih belum puas, dia terus menghajar tubuh Ye Mo hingga hancur berkeping-keping.


Zhao Jian tersenyum melihatnya, dia pun menghela napas panjang; malapetaka yang dibuat oleh Ye Mo akhirnya berakhir juga.


Tugas berat selanjutnya adalah menghentikan pertikaian di seluruh Dunia, serta melakukan persiapan menghadapi amarah dari keluarga Ye Mo di Dunia Atas.


“Ding!”


Layar Virtual muncul di hadapan Zhao Jian sehingga ia langsung terkejut.


“Apa ini? Apakah ini artefak tingkat tinggi?” selidiknya penasaran.


"Ada apa tuan Jian? Kenapa tuan terkejut seperti sedang melihat hantu saja!” sela Violet mendekatinya dan segera berubah wujud lagi menjadi wanita cantik.


“Kalian tidak melihat benda aneh yang melayang di hadapanku ini?” sahut Zhao Jian mengerutkan keningnya, curiga benda aneh ini adalah senjata misterius milik Ye Mo.


Violet dan Beast lainnya menggelengkan kepala tanda tidak melihat apa yang dikatakan oleh Zhao Jian.


“Perkenalkan ... layar Virtual dihadapan Anda adalah Sistem Surgawi atau artefak yang diberikan oleh Dewa untuk memandu Kultivator pilihan menjadi Kultivator kuat yang tak terkalahkan. Pedang, Artefak dan seni beladiri tingkat Surgawi akan diberikan oleh Sistem Surgawi setelah Anda menyelesaikan misi yang terpicu oleh Sistem.”


Zhao Jian memperhatikan gambar Pedang dan artefak di layar Virtual itu. Dia merasa gambar-gambar itu adalah senjata yang digunakan oleh Lu Xiaoran.


Kini ia akhirnya mengerti kenapa Lu Xiaoran sangat kuat dan dapat mengalahkan lawan yang basis Kultivasinya lebih tinggi darinya.


Yang membuat penasaran Zhao Jian selama ini juga akhirnya terpecahkan, yaitu Sistem Surgawi inilah yang membuat Pria biasa-biasa saja itu dapat membuat para wanita tergila-gila padanya.


“Jika Anda setuju, maka mari kita lakukan Kontrak Jiwa dan Sistem Surgawi akan memandumu hingga ke Ranah Dewa!” rayu Sistem Surgawi sembari berubah wujud menjadi gadis Loli imut bertelinga kelinci dan berekor rubah Putih yang empuk.


Namun, Zhao Jian malah mengerutkan keningnya melihat perubahan wujud Sistem Surgawi. “Artefak ini dapat mengorek isi pikiranku, aku tidak boleh terperangkap olehnya!” gumam Zhao Jian yang membuat Sistem Surgawi kembali berubah wujud menjadi Layar Virtual.


“Huh, dia ini adalah Iblis yang akan mengendalikan nasibku, mungkin kedepannya dia akan membuatku melawan Dewa Perang!” gumamnya lagi, “Pergi saja jauh-jauh dariku. Aku cuma ingin hidup bahagia dengan Ruxu‘er dan Ruo‘er... hus! hus! hus!” Zhao Jian melambaikan tangannya seperti mengusir anak ayam.


Boooooommmmmm!


Ayam Jago tiba-tiba mendarat di hadapan Zhao Jian, permukaan tanah hancur berkeping-keping dan Layar Virtual itu menghilang dari hadapan Zhao Jian.


Zhao Jian menghela napas panjang dan berharap Sistem Surgawi itu tidak mendatangi Kultivator berhati jahat, karena sangat merepotkan bila dirinya harus bertarung melawan Kultivator sekuat Lu Xiaoran lagi.


“Tuannnnnnnnn Aku berhasil membunuh Ye Mo sialan itu, tolong puji aku! Ayo puji aku tuan!” Ayam Jago tersenyum bangga.


Violet tertawa sembari menutup mulutnya dan berkata, “Ara... ara... tolong pakai baju dulu lah, apa kamu tidak malu seperti itu di depan tuan Jian.”


Ayam Jago segera menutup area paling berharganya dengan sayap tak berbulunya dan segera melarikan diri ke gunung untuk mencari dedaunan menutup tubuhnya.


Tak lama kemudian, Jin Buyi, Kaisar Gu Agung dan seluruh Kultivator Ranah World Master kedua Gui Dao menghadap Zhao Jian.


Semua Kultivator bertekuk lutut sehingga Zhao Jian terkejut melihat hamparan Kultivator itu. Dia terkejut dengan tindakan mereka, bahkan Kaisar Gu Agung juga ikut berlutut.


“Selamat kepada Hakim Surgawi telah berhasil mengalahkan invasi Kultivator dari Dunia lain!” seru Jin Buyi sembari menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat.


“Tolong jadilah Kaisar Dunia yang akan memimpin seluruh umat manusia!” kata Kaisar Gu Agung, “Hanya Kultivator sekuat dan sebaik Anda yang paling layak memerintah Dunia ini.”


“Benar Hakim Surgawi... sudah saatnya Dunia kembali disatukan menjadi satu dan kedamaian Dunia akan terwujud lagi serta mengubah Dao Hukum Surgawi yang membukakan jalan bagi jenius beladiri menuju Dunia Atas!” Patriark Sekte Naga Surgawi ikut berkata, dia telah meneliti gulungan-gulungan Kuno di Perpustakaan Sekte.


Sebelum jaman kekacauan, Dunia ini memiliki hubungan dengan Dunia Tianlong. Setiap Klan di sini sebenarnya cabang Klan di sana dan bila seseorang dapat melampaui Ranah World Master maka secara otomatis mereka akan dipindahkan ke Klan utama di Dunia Tianlong.


Sayang sekali, Klan Ye telah dibinasakan sebelum Ye Mo datang, kalau Ye Mo datang lebih awal maka Klan Ye di sini pasti akan mendapatkan manfaat besar dari kedatangan Ye Mo itu.


Namun, para Patriark Sekte maupun Kedua Kaisar juga khawatir kalau orang-orang di Dunia Atas menganggap rendah orang-orang di Dunia ini. Untuk mengantisipasi sikap arogan mereka, maka dibutuhkan sosok kuat yang mengimbangi kekuatan mereka dan sosok itu hanya ada pada diri Zhao Jian atau Lu Xiaoran, tetapi sayangnya Lu Xiaoran telah tewas ditangan Ye Mo.


Zhao Jian tidak langsung mengiyakan permintaan mereka, dia berpikir sangat lama.


“Sudah terlanjur basah, ya, sudah mandi saja,” gumam Zhao karena telah berpura-pura sebagai Hakim Surgawi penegak keadilan. “Baiklah, aku setuju dengan usulan para senior. Namun, bila ada Gui Dao yang menolak bergabung dengan kita maka biarkan saja. Tidak boleh lagi ada kekerasan,” katanya lagi.


Seluruh Kultivator yang ada di sana sangat senang mendengarnya.


“Agar para Kultivator tetap dapat melakukan latih tanding maka kita akan membuat arena Gladiator dan kompetisi antar Sekte yang dilakukan setiap tahun. Hmm, atau berburu ke lautan tak berujung juga sangat menantang!” kata Zhao Jian sembari memegang dagunya, tetapi semua Kultivator langsung mengerutkan kening karena Beast di lautan tak berujung itu sangat mengerikan dan ukurannya sangat besar.


Cahaya menyilaukan tiba-tiba muncul dibalik gunung, Phoenix yang dipenuhi kobaran Api melayang di langit sehingga semua Kultivator segera menghunus senjata masing-masing.


“Tu-tuan... aku akhirnya menjadi Phoenix!”


Zhao Jian terkejut mendengarnya, karena suara itu terdengar seperti suara Ayam Jago. “Akhirnya dia berevolusi juga,” gumam Zhao Jian tersenyum lebar.


Tiba-tiba Layar Virtual muncul di hadapan Ayam Jago.


“Ding!”


“Hadiah terikat kontrak jiwa dengan Sistem Surgawi : Jimat Teleportasi menuju Dunia Tianlong dan 1.000.000 Poin.”


“Ha-ha-ha... tuan Jian sampai jumpa di Dunia Atas, aku akan menunggumu di sana!” Ayam Jago langsung merobek Dimensi dan menghilang.


“Eh, apa yang terjadi? Kenapa dia tidak terikat kontrak jiwa lagi denganku?” Zhao Jian kebingungan. “Ya, setidaknya impiannya terwujud dan semoga saja ia baik-baik saja di sana!” Zhao Jian tersenyum hangat.


...***...


Dua Gui Dao pun digabungkan, agar sistem pemerintahan berjalan, Zhao Jian tetap membiarkan Kekaisaran lama berdiri. Wilayah mereka diberikan seluas wilayah lama dan itu berlaku juga dengan Gui Dao yang baru bergabung.


Sebulan kemudian, Gui Dao baru yang kini seluas Benua Afrika di Bumi tersebut mendekati Gui Dao Kekaisaran Jiang.


Jiang Ruo dan Liu Ruxu langsung menyambut kedatangannya, keduanya dan seluruh rakyat Kekaisaran Jiang telah mendengar kabar diangkatnya Zhao Jian sebagai Kaisar Dunia.


Mereka sangat senang mendengar kabar itu, Patriark Klan Zhao ayah Zhao Jian bahkan melakukan pesta besar merayakannya. Dia tidak menyangka Putra bungsu yang dulunya dikucilkan itu akan menjadi Naga tak terkalahkan.


...T.A.M.AT...


...~...


...~...


...~...


[Terimakasih pada teman-teman yang setia mengikuti kisah Zhao Jian ini, semoga terhibur, ya😁😁😁]


[Maaf ya, masih ada plot yang masih misteri, diantara tentang Dunia Tianlong, Xuan Ji, Yao Ming dan kelompok yang membenci Zhao Jian di Kekaisaran Jiang. Saya tidak dapat melanjutkan novel ini lagi karena Level Karyanya tidak naik-naik, sementara kalau mengandalkan dari jumlah pembaca maka pendapatan hariannya cuma cukup buat beli gorengan saja, kadang malah tak cukup.😁 Ya, mungkin karena ceritanya kurang menghibur, saya tidak menyalahkan siapapun dalam hal ini. Namun, motivasi babang tampan mengkhayal buat novel tentu berharap mendapatkan Cuan, tapi begitu Syullit tak sesuai ekspektasi seperti Novel Fang Yuan.


Kembali ke Xuan Ji dan Yao Ming, rencananya keduanya akan menuju Dunia Tianlong dan menjadi Kultivator hebat di sana. Saya tidak akan menceritakan kisah tentang Zhao Jian di sana agar tidak membuat pembaca penasaran. Intinya Lu Xiaoran dan Ye Mo yang dari awal telah disiapkan sebagai Villain utama telah kalah. Terimakasih, jangan lupa mampir ke novel babang tampan lainnya,


...“Demon King System”...


Untuk novel fantasi timur, saya tidak akan buru-buru membuat yang baru. Agar novel baru laku dipasaran, saya survei dulu dan renungkan cerita seperti apa yang kemungkinan akan laris nantinya. Ya, sambil menunggu cobalah membaca Demon King System, mana tahu suka dan updatenya akan rutin mulai besok.😁😁😁