Beasts Master

Beasts Master
Rencana Kudeta Dimulai



Patriark Klan Lin dan Klan Gu berhasil menerobos ke Ranah Jie Zhu berkat Pil yang diberikan oleh Lu Xiaoran. Kedua Patriark itu kemudian menghadap padanya untuk memberitahu kabar gembira tersebut.


Lu Xiaoran telah mengetahui dari laporan bawahannya bahwa tingkat pengaman Gui Dao Kerajaan Zhao cukup rendah, Pasukan utama Kerajaan Zhao bertumpuk di Kota Tianwu atau bagian atas cangkang Gui Dao, sedangkan bagian ekornya sangat lemah sekali.


Namun, Kerajaan Zhao telah memasang formasi Bintang yang merupakan Perisai Pertahanan yang dapat melemahkan basis kultivasi musuh, dan material untuk mengaktifkan formasi itu telah dipasang di seluruh tembok besar yang mengelilingi Gui Dao Kerajaan Zhao.


Dia juga mendapatkan informasi mengenai Pangeran Pertama yang dapat meminjam kekuatan Gui Dao, sehingga ia dapat meningkatkan basis kultivasi-nya ke Ranah Jie. Zhu untuk sementara waktu.


“Salam tuan Lu!” sapa Patriark Klan Lin dan Patriark Klan Gu sembari menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat.


Lu Xiaoran tersenyum. “Kalian telah mencapai Ranah Jie Zhu, ya. Selamat!” sahutnya.


“Terimakasih tuan Lu, ini semua berkat kemurahan hati Anda yang mau membantu kami,” sahut Patriark Klan Lin tersenyum bahagia.


“Baiklah, kita akan memulai mengambil tahta Kerajaan Zhao untuk kalian. Namun, aku telah melakukan analisa; ternyata Pangeran Zhao Yi mampu meminjam kekuatan Gui Dao yang membuatnya menerobos ke Ranah Jie Zhu untuk sementara waktu dan Zhao Jian hari ini telah mencapai Ranah Jie Zhu juga!”


Tiba-tiba beberapa saat yang lalu, Sistem Surgawi melaporkan perubahan informasi mengenai Zhao Jian yang membuatnya makin yakin Zhao Jian memiliki Sistem Surgawi atau artefak berisi ahli beladiri dari Zaman kuno.


Tidak mungkin seorang Kultivator dapat menerobos Ranah Kultivasi berkali-kali hanya dalam beberapa bulan, dan yang paling mencolok adalah dulunya ia adalah orang lemah dan kini tiba-tiba berubah seperti Tokoh Utama dalam kisah dongeng saja.


“Bagaimana dia melakukan itu?” Patriark Klan Gu terkejut.


“Apakah ada ahli beladiri lain seperti tuan Lu yang diam-diam membantunya?” Patriark Klan Lin bertanya.


Namun, Lu Xiaoran menggelengkan kepala karena Sistem Surgawi pasti akan memberitahu kalau ada ahli beladiri dari Gui Dao lain yang diam-diam menyelinap ke sini, kecuali musuh berasal dari Dunia lain atau penyintas dari Bumi yang memiliki Sistem Surgawi sepertinya.


Lu Xiaoran dari dulu bertanya-tanya bagaimana dia bisa memiliki Sistem Surgawi dan berpindah Dunia. Dia juga berpikir mungkin tidak hanya dirinya Penyintas dari Bumi dengan Sistem Surgawi yang sama, makanya ia selalu berhati-hati saat melakukan perburuan Gui Dao dan selalu menargetkan Gui Dao kecil seperti Gui Dao Kerajaan Zhao.


“Tak usah pikirkan dari mana ia bisa mencapai Ranah Jie Zhu. Kita akan tetap fokus dalam melakukan Kudeta,” sahut Lu Xiaoran. “Namun, sebelum kita memulai rencana itu, kalian harus membunuh Pangeran Zhao Yi, menghancurkan material formasi Bintang di tembok besar agar Formasi Bintang tidak bisa diaktifkan saat Raja Zhao Tian menyadari pergerakan kalian!” seru Lu Xiaoran.


Sedangkan untuk Zhao Jian, ia tidak yakin Klan Lin maupun Klan Gu dapat mengatasinya—sehingga ia memutuskan bawahannya yang ia bawa dari Kekaisaran yang akan menanganinya secara khusus.


Patriark Klan Lin dan Patriark Klan Gu menangkupkan tinju. “Baik tuan Lu, kami akan melakukan misi ini sesuai arahan Anda!”


Walaupun mereka ragu-ragu, akan tetapi mereka sudah terlanjur tercebur ke dalam kolam yang sama dengan musuh, sehingga mereka tidak bisa mundur lagi kecuali mempercayai Lu Xiaoran bahwa mereka akan dijadikan sebagai Raja bila berhasil menggulingkan Kerajaan Zhao.


Setelah Patriark Klan Lin dan Patriark Klan Gu pergi, Lu Xiaoran memerintahkan Dua bawahannya mengawasi Zhao Jian dan membunuhnya saat ada kesempatan.


...***...


“Enaknya... walaupun sebenarnya aku sering ke sini saat menjadi Nona muda Klan Liu. Namun, kini aku hanya bisa menggunakan gaji dari suamiku yang hanya memberikan aku Satu Keping Emas saja!” Liu Ruxu berkata sembari melirik Zhao Jian yang tersenyum masam.


“Mau bagaimana lagi, gajiku cuma Lima Keping Emas saja. Satu Keping Emas untukmu, Satu Keping Emas untukku, Satu Keping Emas untuk tabungan dan Dua Keping Emas untuk biaya kita selama sebulan!” sahut Zhao Jian tanpa menyebutkan tentang Lima Puluh Keping Emas jatahnya sebagai Pangeran Keempat Kerajaan Zhao, karena uang itu akan digunakan untuk membiayai Ketiga Beast-nya yang biaya hidup mereka makin membengkak saja saat basis kultivasi mereka meningkat.


“Huh... Aku kira menjadi istri Pangeran akan membuat hidupku makin nyaman. Bagaimana bila kamu seperti Pangeran yang lainnya memiliki beberapa Selir, bisa-bisa aku hanya diberikan beberapa Keping Perak saja!” sindir Liu Ruxu, karena Tiga Pangeran lainnya memiliki kehidupan yang lebih mewah dari Zhao Jian.


“Apakah kamu ingin aku meninggalkan jalan kebenaran? Karena gampang saja membuat perut buncit dengan memasuki lingkaran setan mereka!” sahut Zhao Jian yang maksudnya bekerjasama dengan para Politikus korup dan para Pengusaha yang rela merogoh kan dompet tebal agar mendapatkan proyek dari Kerajaan dan data keuangannya tidak diselidiki, karena mereka menyunat dana upeti yang seharusnya diterima Kerajaan.


“Lupakan saja, kapan Beast Jian gege itu selesai bermeditasi? Aku penasaran bagaimana bentuknya?” Liu Ruxu mengalihkan pembicaraan mereka—karena selalu ada saja cara suaminya berkilah saat disinggung mengenai keuangan mereka.


“Beast Ulat Ungu mungkin masih lama, karena ia masih dalam tahap Metamorfosis dari Kepompong ke Beast Kupu-kupu, sedangkan Beast Rubah mungkin sedang menstabilkan energi spritual mereka!” sahut Zhao Jian. Namun, tiba-tiba ia terkejut saat melihat Dua Pemuda dengan Ranah Jie Zhu memasuki Restoran. “Apakah Ranah Jie Zhu kini sudah mudah digapai? Dulu Ye Jing, Lu Xiaoran dan kini muncul Dua orang lagi!”gumamnya keheranan.