Beasts Master

Beasts Master
Terjun Ke Medan Perang



“Ah, aku terlalu menjiwai peranku sebagai Hakim Surgawi yang berwibawa sehingga lupa menanyakan di mana lokasi pertarungan Lu Xiaoran dan Ye Mo itu!” Zhao Jian teringat setelah Ayam Jago melompat sejauh Puluhan mil.


“Biarkan saja mereka kelelahan dulu tuan Jian, yang perlu kita lakukan sekarang adalah menghentikan pertarungan Kultivator Dinasti Gu Agung dengan bawahan Ye Mo!” sahut Ayam Jago, apalagi perang ini membentang sepanjang sisi kanan Gui Dao Dinasti Gu Agung atau bila dibandingkan dengan tempat di Bumi maka akan membentang dari Sabang, Pulau Sumatera hingga Surabaya, Pulau Jawa.


"Benar juga, ya... kau semakin bijak saja, apakah karena basis Kultivasimu sudah mencapai Ranah Immortal sehingga kecerdasanmu ikut berawakening ha-ha-ha... tapi sayang sekali, kau tidak mau memakan mayat-mayat Kultivator sehingga tidak mencapai Ranah World Master seperti Beast yang lain!” Zhao Jian bercanda.


Awal Ayam Jago sangat senang mendengar pujian Zhao Jian, tetapi saat mendengar akhir ucapannya ia langsung menggerutu dalam hati. Kalau saja Zhao Jian tidak pilih kasih, maka dirinya dan Gaoer juga dapat menerobos ke Ranah World Master dengan transfer energi spiritual seperti pada Huli Jing dan Daji.


Namun, yang ia tidak ketahui sebenarnya Zhao Jian juga sempat berpikir ingin berbagi energi spiritual-nya dengan mereka. Namun, ia takut tubuh mereka tidak sanggup menyerap energi spiritual miliknya, karena mereka bukan Beast tingkat Surgawi seperti Beast Rubah Kembarnya.


Ribuan Kultivator dengan jubah bertulis Sekte Matahari sedang melawan ribuan Kultivator yang tidak memiliki lambang seperti Zhang Xian.


Para Kultivator di Dinasti Gu Agung sengaja mengenakan Jubah berlambang Sekte atau Klan masing-masing agar dapat membedakan mana pihak sekutu dan pihak lawan.


Ayam Jago langsung tersenyum lebar, karena saat ini adalah panggungnya menarik perhatian para Kultivator yang sedang bertarung sengit itu sehingga mereka mengabaikan Zhao Jian yang baru saja muncul di sana.


“Berhenti bertarungngngngngngng!”


Ayam Jago menggunakan energi spiritual Angin agar suaranya menggema di benak semua Kultivator yang bertarung itu.


Semua Kultivator berhenti bertarung dan menoleh ke arah Ayam Jago.


“Apa Pemuda itu tuan muda kaya di negeri kalian?” tanya Penatua Sekte Matahari pada lawannya.


“Bukankah dia tuan muda di Dinasti Gu Agung? Karena tidak mungkin orang-orang kami dapat berpenampilan mewah seperti itu,” sahutnya karena Ye Mo terus memerintahkan mereka berperang melawan Gui Dao Asing dan semua kekayaan Sekte maupun Klan digunakan membiayai Perang itu.


Penatua itu kebingungan, ucapannya itu masuk akal juga. Jubah yang dikenakan oleh Zhao Jian terlalu mewah untuk dibawa ke medan Perang sehingga ia berpikir mungkin Zhao Jian adalah anggota keluarga Dinasti Gu Agung manja yang disuruh orangtuanya untuk ikut berperang melawan invasi asing ini.


Melihat semua patuh dengan seruannya, Ayam Jago langsung membusungkan dada dan berkata lagi, “Sosok yang menunggangi diriku ini adalah Hakim Surgawi yang diutus oleh Surga untuk menghentikan pertikaian ini. Hakim Surgawi juga akan menghukum Ye Mo, agresor dari Dunia lain itu. Dia telah melanggar keseimbangan Dunia dengan menyusup ke Dunia kita!”


Kultivator bawahan Ye Mo langsung tertawa terkekeh-kekeh mendengar ucapan Ayam Jago.


“Hei, dari mana datangnya Ayam pembual itu, mana mungkin Surga memilih Beast Master yang melakukan kontrak Jiwa dengan Ayam ha-ha-ha!”


“Mungkin Surga sedang bercanda saja agar Dinasti Gu Agung terhibur ha-ha-ha!”


Para Kultivator Sekte Matahari merasa dipermalukan oleh ulah Ayam Jago, kalau sekarang bukan sedang berperang maka mereka akan langsung menampar mulut Ayam Jago dan tuannya yang bodoh itu.


Ayam Jago mengerutkan keningnya, dia tidak menyangka mereka malah meremehkan dirinya.


Namun, mereka kembali tertawa terkekeh-kekeh sehingga Ayam Jago semakin marah dan ingin sekali mencakar mulut mereka yang menertawai dirinya. Namun, basis Kultivasinya hanya Ranah Immortal saja, tidak mungkin ia dapat mengalahkan mereka yang semuanya adalah Ranah World Master.


Zhao Jian yang dari tadi hanya diam saja segera menghunus Pedang Keadilan, kalau tidak bisa ditegur dengan kata-kata maka bilah Pedang Keadilan lah yang akan membungkam mereka.


“Siapa yang lebih dulu dikirim ke neraka?” Zhao Jian berkata dengan santai, dia melompat turun dari punggung Ayam Jago.


Energi spiritual Angin membentuk badai tornado diatasnya, dan apa saja yang berada di sebelah kirinya tiba-tiba membeku oleh energi spiritual Es, begitu juga dengan disebelah kanannya——semua tanaman serta pepohonan langsung terbakar.


“Tiga energi spiritual?” Patriark Sekte Matahari langsung terkejut, dia tidak menyangka Kultivator jenius beladiri muncul di medan Perang.


Mereka yang memiliki lebih dari satu jenis energi spiritual itu sangat langka dan bila bakat seperti itu muncul maka akan menjadi rebutan Sekte-Sekte besar. Namun, di Dinasti Gu Agung, bakat hebat seperti itu akan berlabuh ke Sekte Naga Surgawi.


“Ayam itu tadi mengatakan namanya adalah Zhao Jian, tapi aku tidak pernah mendengar nama itu di Sekte Naga Surgawi?” Patriark Sekte Matahari keheranan, karena nama yang sedang naik daun di sana adalah Lu Xiaoran yang berani melawan Ye Mo, sang pembawa malapetaka dari Dunia Tianlong.


“Aku ingat, wajahnya sama dengan Zhao Jian yang dilukisan itu!” seru salah satu bawahan Ye Mo. “Selain Ayam itu, dia masih memiliki Beast tingkat Surgawi yang telah berevolusi menjadi Manusia. Berhati-hatilah melawan dia, Kaisar Ye Mo telah mengingatkan jangan meremehkan kekuatannya. Ketiga Beast-nya itu berasal dari Dunia yang lebih tinggi dari Dunia Kaisar Ye Mo, kekuatan mereka mungkin akan setara dengan Naga Surgawi!” katanya lagi.


Beberapa Kultivator bawahan Ye Mo yang hendak maju melawan Zhao Jian akhirnya mundur beberapa langkah, senyum jahat di wajah mereka telah menghilang digantikan dengan ekspresi wajah ketakutan.


Zhao Jian yang tidak tahu dari mana Ketiga Beast-nya berasal langsung berpikir akan memanfaatkan momen ini menakut-nakuti mereka.


“Ah, aku tidak menyangka rahasia yang telah kusembunyikan rapat-rapat itu akhirnya terendus juga.” Zhao Jian mengerutkan keningnya, niat membunuh merembes dari tubuhnya. “Klan Zhaoku di Dunia... hmm? Dunia Abadi mengatakan bila ada yang mengetahui rahasia tentang ketiga Beastku maka aku harus melenyapkan mereka, sebab keberadaan Beast ini sebenarnya merusak keseimbangan Dunia!” ancamnya.


“Apaaaaaaa?”


“Sialan kalian orang asing! Kenapa kamu mengatakan tentang Beast itu, gara-gara kalian kami kena getahnya juga!”


“Hakim Surgawi... bolehkah kami berpura-pura tidak mendengar informasi itu?”


Zhao Jian hampir tertawa terkekeh-kekeh mendengar ucapan gadis polos Ranah World Master dari Sekte Matahari itu.


Karena keberadaan Violet, Huli Jing dan Daji telah diketahui oleh bawahan Ye Mo. Zhao Jian langsung mengeluarkan semua Beast-nya agar drama yang membuatnya terpaksa menahan tawa itu segera selesai.


“Apa-apaan ini, bagaimana mungkin Beast Master dapat melakukan kontrak Jiwa dengan banyak Beast!”


“Ah, ternyata kita tidak bisa berpura-pura tidak mengetahui informasi tentang Beastnya!” seru Kultivator wanita Sekte Matahari yang membuat Zhao Jian ingin tertawa tersebut. “Kita pasti akan dilenyapkan!” Dia sangat ketakutan.