Beasts Master

Beasts Master
Terjun Ke Medan Perang XIII



“Atas nama Surga, Hakim Surgawi memerintahkan kalian berlutut di hadapan Hakim Surgawi Zhao Jian dan kalian akan menerima Penghakiman karena telah membuat kekacauan di Dunia ini!” seru Ayam Jago lagi dengan ekspresi wajah sombong dan mengepakkan sayapnya.


Zhao Jian mengerutkan keningnya, dan mengutuk Ayam Jago dalam benaknya. Tindakannya itu sama saja membuat kebencian keduanya terhadap dirinya semakin memuncak.


Karena sudah terlanjur basah, ya, sudahlah... sekalian mandi saja. Zhao Jian menatap dingin Lu Xiaoran dan Ye Mo, sesaat kemudian ia menghela napas panjang dan menaruh tangannya ke belakang.


Lu Xiaoran dan Ye Mo terkejut melihat sikap sombong Zhao Jian dan tunggangannya itu.


“Hakim Surgawi?” Lu Xiaoran dan Ye Mo terkejut mendengar kalimat itu.


Karena sibuk bertarung tanpa henti selama seratus hari lebih, keduanya tidak mengetahui perubahan yang terjadi di medan Perang lain.


Keduanya hanya berpikir, siapa yang menang diantara mereka maka dialah yang akan memenangkan Perang ini——karena Kultivator lain hanyalah bidak yang tidak memiliki pengaruh besar.


“Sistem Surgawi!” Lu Xiaoran memanggil perangkat pemberian Dewa untuk memandunya menjadi Kultivator kuat tersebut.


Layar Virtual muncul di hadapan Lu Xiaoran dan langsung menuliskan kalimat kalau Zhao Jian bukanlah Hakim Surgawi, dia hanya berpura-pura saja atau memainkan strategi psikologis agar lawannya ketakutan mendengar nama Agung itu.


Sudut bibir Lu Xiaoran memancarkan seringai tipis, awalnya ia mengira Zhao Jian mendapatkan berkah dari Surga. Namun, ternyata ia tetap seperti dulu yang memainkan peran atau sikap seolah-olah dirinya sangat kuat, sehingga dirinya terperangkap oleh jebakan itu.


“Hei, kau membenci Zhao Jian, kan?” Lu Xiaoran mengirim suara telepati pada Ye Mo yang tampak sedang memikirkan sesuatu.


Ye Mo menoleh ke arah Lu Xiaoran, dia heran kenapa Lu Xiaoran tiba-tiba menyeringai.


“Bagaimana kalau kita bekerjasama mengalahkannya, kalau kamu setuju maka aku bersedia berdamai denganmu!” kata Lu Xiaoran lagi.


Namun, Ye Mo yakin Lu Xiaoran hanya memanfaatkan kekuatannya saja dan entah mengapa ia merasa Lu Xiaoran sepertinya tidak percaya diri melawan Zhao Jian.


Dia berpikir bagus juga bekerjasama dan diam-diam akan menyerang Lu Xiaoran saat Zhao Jian kalah nanti. Sekali mendayung dua pulau terlampaui, “He-he-he... sepakat! Baiklah ayo kita kepung dia!”


“Ha-ha-ha... bodoh sekali, dia memakan umpanku!” cibir Lu Xiaoran dalam benaknya, karena ia juga berpikiran akan diam-diam menyerang Ye Mo saat Zhao Jian kalah nanti.


“Badai Tornado dan kokokan Ayam Jago!”


Karena Lu Xiaoran dan Ye Mo tersenyum, Ayam Jago yakin mereka sedang merencanakan sesuatu yang mengerikan terhadap tuannya.


Ayam Jago berpikir, inilah saatnya dirinya menunjukkan kejantanannya. Dulu ia memang yang paling penakut diantara semua Beast milik tuannya, tetapi sekarang dirinya adalah World Master terkuat di Dunia.


Lu Xiaoran dan Ye Mo menutup telinga mereka, keduanya juga menghindari badai tornado itu.


“Dasar Ayam sialan! Kau pikir kau itu Phoenix yang sejajar dengan Beast Surgawi? Tempatmu seharusnya berada di penggorengan!” cibir Lu Xiaoran merobek Dimensi dan muncul di hadapan Ayam Jago sembari mengayunkan pedangnya.


Ayam Jago langsung terkejut dan panik karena Lu Xiaoran telah muncul di hadapannya. Kejadian ini terlalu cepat, dia tidak dapat menghindari tebasan Pedang yang mengandung energi spiritual yang sangat besar tersebut padahal Lu Xiaoran telah bertarung sangat lama, tetapi kenapa auranya masih kuat sekali.


Hembusan angin kencang tiba-tiba muncul dan Zhao Jian telah muncul di hadapan Lu Xiaoran, Pedang Keadilan ditangannya berayun menangkis tebasan Lu Xiaoran.


Zhao Jian dan Lu Xiaoran terhempas Puluhan langkah, Ayam Jago yang tidak bertarung juga ikut terhempas oleh ledakan energi spiritual keduanya.


Ye Mo menyeringai tipis dan berkata, “Tidak perlu panik begitu Lu Xiaoran... he-he-he.”


Lu Xiaoran mendengus dingin, merasa Ye Mo sengaja melakukannya. Walaupun mereka sudah sepakat bekerjasama, ia masih khawatir Ye Mo yang licik dan jahat ini diam-diam berkomunikasi dengan Zhao Jian untuk mengalahkan dirinya.


Pedang Darah ditangan Ye Mo bergetar hebat dan memancarkan aura mencekam yang membuat Zhao Jian mengerutkan keningnya, karena merasa energi spiritual di Pedang itu adalah Jiwa-jiwa manusia.


“Ayo Lu Xiaoran!” seru Ye Mo melesat ke arah Zhao Jian.


Tanpa mengucapkan sepatah katapun, Pedang ditangan Lu Xiaoran berganti dengan Panah Giok Pembunuh yang dulu ia gunakan melawan Zhao Jian.


“Berhati-hatilah Zhao Jian, jangan sampai Ruxu‘er dan Ruo‘er menjanda he-he-he!” Lu Xiaoran tertawa mengejek Zhao Jian.


“Panah itu mengandung energi spiritual Petir,” gumam Zhao Jian teringat dengan Panah ditangan Lu Xiaoran.


Suara Petir menggelegar saat anak panah dari Panah Giok Pembunuh melesat dengan kecepatan tinggi, Anak Panah itu kemudian berubah menjadi Naga Petir yang besar.


Zhao Jian menggunakan energi spiritual Kegelapan, Lubang Hitam tiba-tiba muncul di hadapannya.


Naga Petir itu dilahap oleh Lubang Hitam, tetapi salah satu Beast Serigala Iblis di dalam Tas Sihirnya langsung memuntahkan seteguk darah.


“Pondasi Ranah World Master Lu Xiaoran ternyata lebih kuat dari Beast Serigala Iblis,” gumam Zhao Jian dan merasa harus berusaha tidak menggunakan energi spiritual kegelapan lagi menangkis serangan Lu Xiaoran.


“Tuan Jian awas!” Ayam Jago mengepakkan sayapnya dan berkokok di belakang Zhao Jian.


Saat Zhao Jian fokus menghadapi serangan Lu Xiaoran, ternyata Lu Xiaoran menteleportasi Ye Mo ke belakang Zhao Jian.


“Ayam Jago!” Zhao Jian terkejut didorong oleh Ayam Jago, tetapi kemudian ia langsung panik karena dari bilah Pedang Iblis keluar energi spiritual Kegelapan yang mengerikan.


Badai Tornado, serangan dari Ayam Jago dibelah dua oleh energi spiritual Kegelapan berbentuk Bulan Sabit setinggi gunung.


Zhao Jian membalut tubuh Ayam Jago dengan energi spiritual Angin dan menariknya menjauh dari serangan Ye Mo.


“Ah, aku masih hidup!” Ayam Jago bernapas lega setelah memperhatikan tubuhnya masih utuh. “Sial! Aku merasa seperti anak Ayam dihadapan Iblis itu,” gerutunya.


Baru saja Zhao Jian menghela napas lega karena berhasil menyelamatkan Ayam Jago, tiba-tiba Lu Xiaoran telah mengganti senjatanya. Sebuah Pedang bercahaya merah seperti Laser diayunkan oleh Lu Xiaoran dan Pedang itu juga pernah ia gunakan melawan Zhao Jian di Kerajaan Zhao dulu.


Permukaan tanah terbelah oleh cahaya merah yang melesat dari Pedang Lu Xiaoran dan melesat ke arah Zhao Jian dengan cepat, walaupun jarak diantara mereka Lima Ratus Langkah. Namun, dalam hitungan beberapa tarikan napas, cahaya merah itu telah sampai di hadapan Zhao Jian.


“Gerakan Pertama Jurus Pedang Es Abadi!”


Dari bilah Pedang Keadilan muncul energi spiritual Es, kemudian bertabrakan dengan cahaya merah yang langsung melelehkan energi spiritual Es itu.


Zhao Jian menggertak kan giginya, tidak menyangka Lu Xiaoran memiliki energi spiritual yang sangat kuat. Dia terus mengalirkan energi Spiritual Es agar cahaya merah itu dapat ditekan.


“Cih, ternyata sosok yang ditakuti oleh Lu Xiaoran itu sangat lemah!” Ye Mo tiba-tiba muncul lagi di belakang Zhao dan mencibirnya.