
“Hoam… sudah hampir jam sebelas, apa Kenny masih sibuk ya?” Gumam Jenny yang sudah tak bisa lagi menahan kantuknya. Dan akhirnya gadis cantik itu tertidur pulas di atas sofa dan di temani televisi yang masih menyala.
Di sebuah kamar Hotel berbintang lima. Seorang fotografer bayaran tengah membidik beberapa gambar yang di inginkan sang bos yang membayarnya dengan harga yang begitu fantastis. Pria berkacamata tebal dengan perawakan kurus itu begitu lihai menangkap foto sang bos bersama pria yang terlihat sedang mabuk dalam pelukannya.
“Bagus, cukup untuk hari ini! sisa bayaran mu akan aku transfer nanti, kau boleh pergi sekarang!” Ucap sang bos yang tak lain Geandra.
“Baik bos, aku tunggu sisanya secepatnya,” Sahut pria berkacamata itu seraya menunjukkan seringai di wajahnya sebelum pergi.
“Hm… akhirnya kau masuk dalam perangkap ku juga Kenn, aku tidak akan membiarkan kau lepas lagi kali ini!” Gumam Gea seraya tertawa lepas penuh kemenangan.
Menjelang subuh, Kenny baru tersadar dan mencoba membuka matanya yang masih terasa berat. Setelah berhasil mengumpulkan sisa kesadarannya, pria tampan itu sedikit terkejut karena dia tertidur bukan di kamarnya bersama sang istri.
“Astaga! dimana ini? kenapa aku bisa tertidur di sini?” Gumam Kenny setelah mengedarkan pandangannya ke seisi ruangan kamar hotel.
Flash back start.
“Taruh dia di atas tempat tidur, aku akan bersiap dulu sebentar, kau sudah suntik kan juga obatnya kan?” Ucap Gea pada kedua anak buahnya.
“Sudah bos, sepertinya sebentar lagi pria ini akan sadar, namun dia akan segera menerima reaksi obat yang baru saja kami suntikan,” Sahut salah satu anak buah Gea.
“Bagus, kalian berjaga lah di luar, aku akan panggil kalian lagi jika sudah selesai mengurusnya.” Tutur Gea seraya membuka sebotol anggur yang tersedia di kamar hotel tersebut.
“Baiklah bos,”.
Dengan patuh kedua anak buah Gea pun pergi dari kamar tersebut, mereka berjaga di luar kamar sesuai perintah bos nya itu seperti layaknya bodyguard-bodyguard handal dengan wajah-wajah yang begitu sangar.
Tak lama kemudian Kenny benar-benar siuman dan merasa panas di sekujur tubuhnya, dengan tergesa Kenny yang sudah tidak tahan pun menghampiri kamar mandi berniat untuk mendinginkan suhu tubuhnya yang tiba-tiba terasa terbakar tersebut.
Namun setelah membuka pintu kamar mandi, matanya terbelalak tak kala melihat pemandangan tubuh montok nan menggoda milik Gea yang tanpa di tutupi sehelai benang pun di bawah guyuran air shower yang mengalir. Benar-benar nampak begitu menggiurkan bagi pria dewasa yang melihatnya, termasuk Kenny. Apa lagi pria tampan itu saat ini sedang berjuang menahan rasa panas yang membakar hasratnya sejak terbangun tadi.
Akhirnya tanpa berpikir panjang lagi Kenny segera menyergap tubuh molek tersebut dengan brutal , dan akhirnya pergulatan panas yang tak seharusnya Kenny lakukan pun terjadi di sana, bahkan keduanya sampai mengulangnya lagi di atas tempat tidur sampai mereka berdua terkulai lemas dan tertidur di atas tempat tidur yang sudah tak berbentuk itu.
“Bos… apa ini sudah cukup?” Tanya sang fotografer bayaran seraya menunjukkan hasil rekaman videonya.
“Bagus, aku juga ingin kau mengambil beberapa foto kami sekarang!” Tutur Gea yang masih mengatur kesadaran dan tenaganya setelah pertempuran nya tadi.
“Baiklah bos,”.
Flash back done.
“Astaga! apa yang sudah aku lakukan, aku sudah mengkhianati istriku tadi, tapi kemana Gea sekarang?”.
Ceklek…
“Kenn! kau sudah bangun ternyata!” Ucap Gea dari arah kamar mandi dengan balutan handuk yang melingkar di tubuhnya yang hanya menutupi bagian dada hingga pahanya.
“Ge, apa yang sudah kita perbuat?” Tanya Kenny yang masih syok setelah mengumpulkan sisa kesadarannya.
“Kau tenang saja Kenn, aku akan menganggap tidak terjadi apa pun malam ini, aku tau kita sudah melakukan kesalahan, tapi aku juga tidak bisa menolak sentuhan mu tadi, jadi…” Ucap Gea seraya mendekat dan duduk di samping Kenny yang sedang tertunduk sambil memegangi kepalanya yang terasa pusing.
“Sudahlah Ge! kau benar, kita harus melupakan kesalahan kita tadi, anggap saja aku tidak pernah melakukannya dengan mu,” Sahut Kenny seraya beranjak dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Wanita licik itu seketika berseringai puas, rencana awalnya sudah berjalan dengan mulus tanpa hambatan.
Malam menjelang subuh itu juga Kenny akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah mewahnya. Rasa bersalahnya sejak tadi semakin bertambah kala dia mendapati Jenny tertidur di atas sofa ruangan televisi rumahnya.
Kenny terus memandangi wajah polos istrinya yang tertidur damai, dia terus meratapi kebodohannya yang bisa dengan mudahnya melakukan hal yang paling tidak dia inginkan bersama Gea.
“Maafkan aku sayang, aku sudah mengkhianati mu Jenn, maafkan aku yang tidak bisa menjaga kesucian rumah tangga kita.” Batin Kenny.
Pagi-pagi nya, Jenny tiba-tiba saja terbangun dengan tergesa saat perutnya terasa begitu mual dan bergejolak.
Hoek…hoek…
“Astaga! sepertinya aku mengalami morning sickness, hoek…” Gumam Jenny di sela muntah nya.
Kenny yang masih tertidur pulas, nyatanya tidak terganggu sama sekali oleh suara berisik muntah-muntah istrinya itu, pria itu sepertinya sangat lelah setelah aktivitasnya kemarin yang sangat menguras tenaga dan pikirannya.
“Ha… aku harus segera membuat air jahe untuk meredakan mual nya, kalau tidak! bisa-bisa Kenn curiga padaku duluan nanti!” Gumam Jenny yang langsung melenggang ke arah dapur rumahnya.
Di dapur yang begitu luas itu, Jenny segera mengiris-iris jahe hingga menjadi beberapa potongan sedang dan memasukkan nya ke dalam wadah kecil untuk merebusnya dengan air. Setelah jadi Jenny segera menuangnya ke dalam gelas dan berusaha meniup uap panas yang mengepul di atas gelasnya. Jenny segera meminum air rebusan jahe tersebut setelah terasa sedikit hangat, dia tidak ingin Kenny melihat aksinya ini untuk meredakan mual yang melandanya.
“Syukurlah, air jahe ini cukup efektif juga ternyata, aku harus segera kembali ke kamar sebelum Kenny terbangun, dia pasti mencari ku jika aku tidak ada di kamar saat dia terbangun.” Gumam Jenny sambil bergegas menuju kamarnya kembali setelah membersihkan gelas dan bekas pembuatan air rebusan jahe tadi.
Ceklek…
Perlahan namun pasti Jenny menghampiri tempat tidurnya untuk berbaring kembali di samping suaminya yang kini tertidur terlentang.
“Huft! selamat-selamat…” Bisik Jenny setelah berhasil tidur kembali di samping suaminya.
“Sepertinya Kenn sangat lelah sampai tertidur begitu pulas,” Ucapnya lagi.
“Sayang…maafkan aku Jenn, maafkan aku!” Gumam Kenny dengan mata yang masih terpejam.
“Kenapa Kenny mengigau meminta maaf padaku? apa dia merasa bersalah karena pulang terlalu larut ya, dia sampai lupa mengganti pakaiannya juga, eh…” Pekik Jenny terkejut saat tiba-tiba saja Kenny menindih kan tangannya di atas lengannya yang sedang menyamping ke arah Kenny tidur.
Seketika penciuman Jenny mengendus bau asing di lengan baju yang di gunakan suaminya, bau yang begitu menyengat dan tak Jenny kenali.
.
.
.
.
.
.
.
Huaaa... Mom kesel banget nih sama bang Kenny, dia udah melanggar komitmennya buat setia sama Jenny 😭😭😭 kalian kesel juga gak sih??? pantengin terus kelanjutan kisahnya ya guys, jangan lupa bunga dan kopi penyemangat ya juga...
See you next episode guys…😘😘😘