Love Me Please Jenny

Love Me Please Jenny
Eps 49 # Tertidur



“Apa itu Nona Jenny ya? tapi kenapa makanannya di tinggal? bukannya mereka akan makan siang bersama ya?” Batin Tian bertanya-tanya.


“Tuan! kalau sudah tidak ada yang ingin kau tanyakan lagi saya permisi dulu ya, saya mau mengantarkan ini ke ruangan Tuan Kenny,” Tegur Sella yang menyadarkan Tian dari lamunannya.


“Eh, biar aku saja yang mengantarnya, kau boleh kembali bekerja sekarang!” Perintah Tian seraya meraih paper bag dari tangan Sella.


“Baiklah Tuan, terimakasih untuk bantuannya!” Ucap Sella tulus.


“Ok, sama-sama!” Tian bergegas kembali menuju ruangan atasannya.


Di ruangannya, Kenny ternyata masi belum selesai dengan acara membuang hajatnya, akhir-akhir ini dia sering bolak-balik ke kamar mandi karena sakit perut, mungkin karena kesibukan yang Kenny jalani membuatnya tidak memperhatikan pola makannya, sehingga dia sering buang air besar karena masuk angin atau makanan yang terlalu pedas yang dia makan.


“Permisi Nona, apa Tuan masih di dalam toiletnya?” Seru Tian setelah mengetuk pintu.


“Ya! sepertinya Kenny terlihat kurang baik saat ini, kau membawa apa itu? apa itu bekal makan siang untuk Kenny?” Sahut Gea bertanya.


“Benar Nona, ini memang bekal makan siang untuk Tuan yang di kirim Nona Jenny khusus untuknya!” Tutur Tian yang menduga-duga jika makanan itu memang Jenny yang mengirimnya tadi.


“Wah, kalau begitu biar aku saja yang memberikannya nanti, Kenny pasti senang! sini!” Gea mengulurkan tangannya untuk meminta paper bag yang di bawa oleh Tian.


“Kalau begitu maaf sudah merepotkan Nona, saya permisi!” Pamit Tian yang segera bergegas meninggalkan ruangan atasannya itu.


“It’s ok!” Jawab Gea.


“Kenapa firasat ku mendadak tidak enak ya setelah memberikan makanannya pada Nona Gea?” Gumam Tian setelah sampai di ruangannya sendiri.


 Kenny yang baru saja keluar dari toilet pun segera di hampiri Gea yang sudah memasang wajah khawatir padanya. Dengan cekatan wanita licik itu membantu Kenny untuk kembali duduk di sofa yang tadi mereka singgahi.


“Kenn! apa kau baik-baik saja?” Tanya Gea setelah mereka berdua duduk kembali di sofa.


“Sepertinya aku salah makan, tapi kau tenang saja, aku sudah membaik ko sekarang! apa itu isinya makanan?” Tunjuk Kenny yang benar-benar merasa lapar karena sudah kehabisan isi perutnya di toilet tadi.


“Ah, iya Kenn, aku baru saja membelinya barusan lewat online, apa kau mau?” Tawar Gea seraya berbohong.


Padahal makanan itu kiriman Jenny yang memang di buat khusus untuk Kenny kekasihnya.


“Emm… boleh kah? aku akan menggantinya nanti Ge, aku benar-benar lapar sekarang!”.


“Makanlah, aku akan buka kan untukmu Kenn, apa kau ingin aku suapi juga? sepertinya kau terlihat lemas sekali saat ini!” Bujuk Gea dengan seringai di bibirnya.


“Boleh lah, sepertinya aku memang kehabisan tenaga saat ini!” Sahut Kenny pasrah karena dia benar-benar sudah kehabisan tenaganya.


Di tempat lain, Jenny memilih pergi ke sebuah taman yang menyediakan perpustakaan terbuka untuk umun di sudut area taman tersebut. Gadis cantik itu memilih satu buku yang hendak dia baca dan membawanya ke sebuah bangku yang tersedia di taman tersebut.


Karena terlalu asik membaca, Jenny sampai tidak sadar jika saat ini sudah ada yang duduk di sampingnya, dan ternyata orang itu adalah Jonathan. Pria tampan itu tidak sengaja melihat Jenny yang begitu antusias memilih buku saat dia melintas di kawasan tersebut, akhirnya dia pun berinisiatif turun dari kendaraannya dan menghampiri gadis tersebut. Namun ternyata keberadaanya tak di sadari Jenny sama sekali.


“Hoam… kebiasaan deh, kalau lagi seru baca seperti ini pasti bawaannya ngantuk!” Gumam Jenny yang bisa di dengar jelas oleh Jonathan setelah berhasil menguap.


Pria di sebelahnya itu hanya bisa tertawa melihat tingkah konyol Jenny yang berbicara sendiri dengan begitu polos dan menggemaskannya.


“Haist!! kau benar-benar menggemaskan Jenn! bahkan kau belum menyadari keberadaan ku di sisimu saat ini! dasar gadis yang unik!” Batin Jonathan.


Sejurus kemudian Kepala Jenny tiba-tiba saja menimpa sebelah bahu milik Jonathan yang masih setia menemaninya. Awalnya Jo sedikit terkejut, namun setelah tau Jenny tertidur dia pun memilih membiarkan gadis itu bersandar di bahunya dan menjaganya agar tetap terlelap.


“Baiklah, sampai di sini dulu pertemuan kita hari ini, aku akan memberitahu kalian lagi jika ada perubahan atau kendala saat mengerjakan proyeknya nanti!” Tutur Kenny menutup meeting sore itu.


Semua orang yang berada di ruangan meeting pun satu per satu meninggalkan ruangan dan Kenny yang masih terlihat gelisah seraya menatap layar ponselnya.


“Kau kemana sayang, kenapa tidak bisa aku hubungi?” Batin Kenny.


“Kenn, aku pulang dulu ya, terimakasih untuk hari ini, aku harap kita bisa bekerja sama dengan baik ke depannya!” Tutur Gea seraya mencium pipi kanan dan pipi kiri Kenny secara bergantian.


“Iya Ge, terimakasih juga ya untuk makanannya tadi, aku akan menggantinya nanti,” Sahut Kenny.


“Kenapa Tuan Kenny berterimakasih ada Nona Gea? apa Tuan kira makanan itu dari Nona Gea ya?” Batin Tian yang sejak tadi berdiri di belakang atasannya.


“It’s ok Kenn, kau hanya harus menggantinya dengan makan malam bersama nanti, ya sudah aku harus pergi sekarang Kenn, bye…”.


“Tian, apa kau sudah menunggu kekasihku dengan benar tadi? kenapa Jenny tidak jadi ke kantor ku hari ini? bahkan nomer ponselnya pun tidak bisa di hubungi sampai saat ini!” Tutur Kenny setelah sampai di ruangannya.


“Maaf Tuan, saya pikir anda sudah tau alasan Nona Jenny tidak jadi hadir hari ini, dan sebenarnya makanan yang anda makan tadi siang itu adalan kiriman dari Nona Jenny Tuan,” Sahut Tian menjelaskan.


“Kau jangan berbohong Tian, makanan tadi itu Gea yang pesan!” Kenny masih tidak mempercayai ucapan Tian, dia malah menyalahkan Asistennya itu karena tak bisa di andalkan untuk sekedar mencari tau keberadaan kekasihnya saat ini.


“Saya tidak berbohong Tuan, maaf kalau saya sudah lancang menuduh Nona Gea!” Tutur Tian seraya menunduk.


“Haist! sudahlah, sebaiknya sekarang kau cari tau keberadaan Jenny saat ini, aku harus menemuinya untuk meminta penjelasan, kenapa dia tega sekali sih membatalkan acara makan siangnya!” Gerutu Kenny.


“Baiklah Tuan, saya akan segera mencari tau secepatnya!” Tian segera bergegas meninggalkan Kenny di ruangannya.


Asisten pribadi Kenny itu langsung mencari kontak di ponselnya untuk mencari info tentang keberadaan gadis pujaan Tuannya. Tak membutuhkan waktu lama, Tian kembali dengan informasi yang di inginkan oleh Kenny.


“Tuan, saya sudah mendapatkan info tentang keberadaan Nona Jenny, saat ini Nona sedang membaca di sebuah taman di dekat kantor kita,” Tutur Tian melaporkan hasil pencariannya.


“Hm… baguslah kalau dia ada di dekat sini, aku akan keluar sekarang, kau urus sisa pekerjaanku hari ini!” Perintah Kenny seraya meraih kunci mobil dan ponselnya yang tergeletak di atas meja kerjanya.


“Baik Tuan!”.


.


.


.


.


.


.


.


See you next episode... 😘