
"Kenn... ".
"Ken..." Panggil perempuan paruh baya itu berbarengan dengan panggilan gadis kecil yang dia gandeng.
"Marsya!!" Ken kecil nampak gembira saat tau siapa yang datang, tubuh mungilnya merosot dari sofa dimana dia menikmati Es Krim bersama Kenny untuk menghampiri Marsya yang tak lain gadis kecil yang di gandeng perempuan paruh baya tadi yang ternyata Mom Bella.
"Kenn, siapa bocah tampan ini?" Tanya Mom Bella merasa jatuh hati pada pandangan pertama pada bocah tampan di hadapannya ini.
"Dia cucu Mommy!".
"Sayang! ayo sapa Oma!" Seru Kenny dengan santainya.
"Cucu? anak siapa dia Kenn? kenapa, dia bisa jadi cucuku?" Tutur Mom Bella bertanya.
"Mom tanyakan saja pada Ken siapa Mommy nya," Sahut Kenny yang tak ingin memberitahu langsung Mom Bella perihal siapa Mommy dari bocah tampan itu.
"Ken? namanya Ken, ya?!" Gumam Mom Bella seraya menatap wajah bocah tampan nan menggemaskan itu.
"Oma, Ken ini teman Marsya yang waktu itu bertemu di Mall, Oma ingat kan?!" Tutur Marsya mengingatkan.
"Oh... jadi dia Ken yang kau ceritakan itu, ya ampun kau begitu menggemaskan sayang! tapi kenapa kau bisa berada di sini bersama Daddy Marsya, nak?" Sahut Mom Bella kembali bertanya.
"Ken pergi bersama Mommy, Oma! Mommy Ken sedang bekerja di ruangan lain di gedung ini!" Jawab Ken kecil dengan segala kepolosannya.
"Jadi Mommy kau bekerja di sini ya?!" Gumam Mom Bella.
"Kenn, siapa Ibu dari bocah tampan ini? yang Mommy tau kau tidak sedang memiliki hubungan dengan siapa pun kan selama ini," Tutur Mom Bella beralih bertanya pada Kenny.
"Kenn memang tidak sedang menjalin hubungan dengan siapa pun Mom, tapi sebentar lagi Mom akan mendapatkan menantu kembali," Sahut Kenny seraya melahap Es Krim yang masih cukup banyak dalam cup nya.
"Menantu? apa maksud mu Kenn, ayolah! jangan berbelit-belit, Mommy ini sudah tua, jangan bermain teka-teki terus dong," Rajuk Mom Bella tak sabar.
"Daddy, aku masih ingin Es Krimnya!" Seru Ken seraya kembali menghampiri Kenny yang masih asik menikmati Es krim.
"Aku juga mau Dadd, apa ada rasa strawberry?" Sahut Marsya ikut menyusul Ken kecil menghampiri sang Daddy.
"Daddy selalu punya sayang, sebentar! Daddy ambilkan dulu ya!" Ucap Kenny seraya membuka lemari Es yang tersimpan di sudut ruangan kerjanya.
"Kenn? kenapa kau mengabaikan Mommy? cepat jawab pertanyaan Mommy?!" Tegur Mom Bella yang mulai merasa jengah dengan sikap putranya itu.
"Ken, maukah kau memberitahu Oma siapa Mommy mu?" Kenny malah bertanya pada Ken kecil yang tengah menikmati kembali Es krimnya.
"Oma mau tau ya siapa Mommy, Ken?" Tanya Ken kecil seraya mengunyah Es krim yang baru dia lahap.
"Haist! dua pria ini benar-benar sangat kompak membuatku jengkel! eh... kenapa wajah kalian terlihat mirip ya jika sedang mengunyah seperti itu?" Tutur Mom Bella seraya memperhatikan wajah Kenny dan Ken kecil.
"Itu karena dia anak Kenny, Mom! dia anak Kenn dan juga Jenny." Ucap Kenny yang akhirnya memberitahu kebenaran Ken kecil pada Mom Bella.
"Apa?? ja...jadi, Ken... Sayang! kau sedang tidak bercanda kan?!" Gumam Mom Bella yang nampak masih terkejut menerima kenyataan yang di sampaikan Kenny.
"Kenapa Oma begitu terkejut? Mommy adalah Mommy terbaik yang Ken punya, dia begitu sayang pada Ken, Oma jangan takut ya, nanti Ken kenal kan Oma pada Mommy deh," Seloroh Ken kecil tanpa beban.
"Kenn, ikut Mommy sebentar!" Seru Mom Bella seraya melangkahkan kakinya ke luar ruangan Kenny.
"Mom, Kenny sudah menemukan Jenny!" Ucap Kenny setelah menghampiri Mom Bella.
"Kau tidak bercanda kan Ken? lantas siapa sebenarnya Ibu bocah tampan itu? kenapa wajah kalian begitu mirip?" Cecar Mom Bella.
"Kenn sudah bilang Mom, Ken adalah putra Kenn dan Jenny, mungkin Tuhan menjawab doa-doa Kenny selama ini Mom, kami di persatuan lagi dengan cara yang tak terduga," Tutur Kenny menjelaskan.
"Tapi apa kau yakin Jenny sudah memaafkan mu? lalu dimana dia sekarang?" Pertanyaan Mom Bella ini sontak membuat raut wajah Kenny sendu.
Meski Kenny sudah bertemu kembali dengan Jenny, namun sikap Jenny padanya memang terbilang masih dingin dan cuek. Kenny sangat memaklumi semua hal itu, dia pikir dia pantas mendapatkan perlakuan tersebut dari Jenny yang telah dia buat menderita selama ini.
"Kenn akan berusaha meminta maaf padanya Mom, doakan Kenny ya! jika bisa, Kenn juga ingin menikahinya lagi!" Lirih Kenny.
"Hm... Mom selalu mendoakan mu tanpa kau minta Kenny, ya sudah kalau begitu apa Mom bisa bertemu dengannya sekarang? Ken bilang Mommy nya juga bekerja di sini kan sekarang? kenapa kau menyembunyikannya dari Mom, Kenn?!" Tutur Mom Bella panjang lebar dengan segala pertanyaannya.
"Kenn tidak menyembunyikannya Mom, Kenn juga baru mengetahui kebenarannya baru-baru ini," Sahut Kenny menceritakan awal mula dia bisa bertemu kembali dengan Jenny dan fakta-fakta info yang Tian berikan padanya.
Di ruangannya sendiri, Jenny tak fokus dengan pekerjaannya. Pikirannya terus berputar memikirkan keadaan sang putra yang di bawa oleh Kenny. Meski Ken kecil di bawa oleh ayah kandungnya sendiri, namun tetap saja Jenny merasa khawatir, apa lagi, Ken kecil biasanya sangat sulit dekat dengan orang baru. Bocah tampan itu selalu menangis jika merasa tak nyaman dan aman.
"Astaga! kenapa mereka lama sekali? apa aku susul mereka saja ya?!" Gumam Jenny seraya mondar mandir gelisah di ruangan kerjanya sendiri.
Bertepatan dengan itu, Pintu ruangannya di ketuk seseorang dari luar. Dengan segera Jenny segera membuka pintanya untuk memeriksa siapa yang datang. Namun setelah tau siapa yang datang tubuh dan mulutnya seakan membeku dan tak dapat berkata-kata.
Dipandanginya wajah teduh yang begitu dia rindukan. Jenny sempat menitikkan air matanya karena terkesima dan merasa tak percaya jika dia bisa bertemu kembali dengan mantan mertuanya itu.
"Jenny! sayang!" Seru Mom Bella seraya menghampiri dan menarik tubuh Jenny ke dalam pelukannya.
"Mo...Mommy!" Gumam Jenny.
"Sayang, apa kabarmu? kau terlihat semakin cantik, nak! apa kau merindukan Mommy? kenapa kau pergi tanpa meninggalkan kabar pada Mommy?" Cecar Mom Bella dengan pertanyaannya yang bertubi-tubi.
"Je... Jenny, baik Mom! Mommy sendiri apa kabar?" Sahut Jenny terbata seraya melerai pelukannya.
"Mommy juga baik, sayang! kau tinggal dimana sekarang?" Tanya Mom Bella yang tak berhenti menatap sang mantan menantu kesayangannya.
"Jenn... tinggal di Apartemen xxx Mom," Jawab Jenny.
.
.
.
.
.
.
.
See you next episode guys... 😘😘😘