Ling Ling

Ling Ling
Bab 98



Tiga orang pengawal menebaskaan pedangnya dari tiga penjuru. Mencecar tubuh Yuan Long dengan cepat dan silih berganti. Tapi tidak ada satu pun serangan itu yang bisa menyentuh tubuh Yuan Long.


"Haha... Haha...Haha! Lemah! Tunjukkan kemampuan kalian yang lebih baik lagi! Hiburlah diriku!" ucap Yuan Long sengaja makin memprovokasi pihak lawan.


Ucapan Yuan Long tentu saja membuat panas hati dan makin membakar emosi sampai umbun -umbun siap meledak kapan saja. Jiang Jiang mengepalkan tangannya sampai jari -jari kukunya menancap pada telapak tangannya.


Lain halnya dengan para penjaga keluarga Jiang, mata mereka melotot dan wajah mereka memerah. Sedangkan Jiang Wang giginya bergemeretak karena emosinya sudah berbakar.


"Ck, kalau memang kamu hebat dan kuat! Seharusnya kau sudah bisa mengalahkan kami semua. Kau sudah mampu menaklukkan kami! Tapi... Lihat! Kami masih segar bugar, jangankan menaklukkan dan mengalahkan kami membikin kami terluka saja kau belum sanggup. Haha..."


Ucapan yang dilontarkan oleh Jiang Jiang, yang memang ditujukan untuk memprovokasi Yuan Long. Dan tanpa disadari oleh Jiang Jiang dia telah membuat sebuah kesalahan yang sangat fatal, membangunkan harimau yang telah tertidur. Dia telah membuat pemuda tampan itu sangat tersinggung.


"Ohh... Begitukah! Baiklah sesuai pesanan, aku akan mengabulkannya dengan senang hati!" ucap Yuan Long.


Seketika itu juga pancaran aura yang sangat mencekam dan mengerikan serta teramat sangat mendominasi itu mulai berhembus di dalam pertarungan itu.


Jiang Jiang dan Juga rekan rekannya mulai merasakan tekanan yang besar dari Aura yang di lepaskan. Mereka merasakan bulu kuduknya meremang. Dan tiba -tiba saja rasanya teramat menyesakkan.


Tanpa membuang waktu lagi, Yuan Long langsung saja mengedarkan aura pada sekujur tubuh. Kemudian menghibaskan tangannya ke arah tiga pengawal yang menjaga.


WHUUUUUSH


Sekali ayunan tangan, yang penuh dengan Aura mampu melempar para penjaga Jiang. Sehingga menabrak pohon besar yang berada di sisi Selatan pelataran kediaman keluarga Ling. para penjaga itu.


BRAAAAAK


Tubuh para penjaga itu terlempar sejauh 10 meter. Baju mereka compang-camping.


AAHHH AAHHH AAHHH...


Teriak kesakitan keluar dari mulut ketiga penjaga keluarga Jiang .Badan mereka berlihat jelas penuh luka. Mereka juga telah muntah seteguk darah segar.


Kembali lagi Yuan Long hentakan tangannya. dan seketika itu juga itu juga angin kencang langsung menerbangkan mereka kembali ke atas.


WHUUUUUZ


Dan mereka mendarat Kembali ke tempat semula. begitu tubuh mereka menabrak tanah, seketika itu juga mereka menyemburkan darah segar.


AAHHHH....


Para penjaga keluarga Jiang semuanya telah jatuh pingsan. Sekarang tinggal dua orang pemuda yang masih bertahan yaitu Tuan Muda Jiang dan Tuan Muda Wang.


Kedua Tuan Muda keluarga Jiang terkejut melihat kondisi para penjaganya yang tak bergerak sama sekali. Mereka bertiga telah dikalahkan dengan telak oleh Yuan Long tanpa bisa membalas sama sekali.


" Sekarang tinggal dua orang tikus yang masih tersisa! Bukankah Seharusnya juga ditangani! Dihabisi bila perlu?" ucap Yuan Long dingin dengan sorot mata yang begitu tajam.


Kedua mata pemuda itu terbelalak mendengar apa yang telah di ucapkan oleh pemuda tampan yang ada di hadapannya itu. Keduanya seketika itu juga menjadi waspada dan harus bertindak hati -hati kalau tidak mau mati konyol di tangan Yuan Long.


" Kita serang saja bersama! Dengan begitu jesempatan menang itu ada. Kalau sendiri - sendiri aku rasa akan sangat sulit!" ucap Jiang Wang langsung saja melompat menerjang Yuan Long.


"Ayooooo! Tungguh apa lagi? Kita tunjukkan bahwa Keluarga Jiang masih memiliki kualitas! Mana bisa diperlakukan seperti ini!"


WHUUUUS


BRAAAAK


AAAAHHH...


Baru saja mereka berinisiatif menyerang duluan tapi... pemuda tampan yang jadi lawannya tidak membiarkan hal itu sampai bisa terjadi.


Pemuda itu sekali lagi menghibaskan telapak tangan dan serangan itu langsung saja menerjang kedua tuan muda keluarga Jiang.


Walau mereka sudah memiliki persiapan ketika serangan datang Tapi tetap saja terkena imbas dari kekuatan baru diperlihatkan oleh Yuan Long.


"Sial, sial , sial! Tidak juga bisa menghindarinya! Padahal sudah ada persiapan! Tapi masih saja bisa di pecundanginya. Aku tidak bisa terima semua ini!"


"Ka.. Kau tidak apa -apa sau..,saudara Wang? " usai berkata Tuan muda Jiang Jiang langsung saja menyemburkan seteguk darah segar.


"Aku, aku baik! Jangan mengkuatirkan diriku!" ucap Jiang wang kepada saudara lelakinya yang berjalan sempoyongan dan tubuhnya gemetaran.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...