
AAHH...
Ling Ling mendesah akibat perbuatan yang di lakukan oleh Yuan Long. Walau pun pelan tapi terdengar indah di telinga Yuan Long. Dan hal itu semakin membangkitkan nafsu pemuda tampan itu.
"Yu- Yuan... A-Apa yang ka-kau lakukan! Hen- hentikan! Cu-cukup!" ucap Ling Ling pada pemuda tampan itu.
Tapi pemuda tampan itu sama sekali tidak memperdulikan apa yang di ucapkan oleh Ling Ling. Dia masih saja meneruskan perbuatan mesumnya. Jari -jari tangan pemuda itu makin lincah gerakannya memainkan apa saja yang bisa di pegang dan di remas.
Ling Ling tidak mau pemuda itu makin kurang ajar dan berani padanya, langsung saja Ling Ling menggunakan siku tangannya menyerang perut pemuda tampan itu.
DUUUUUUK
BUUUUUK
Karena keasikan meremas bagian tubuh yang lembut dan kenyal dari wanita yang telah merebut segenap hatinya, Yuan Long sehingga terlena tidak sempat untuk menghindari serangan yang datang dari Ling Ling.
AAUUUHHH...
Jeritan yang keluar dari bibir Yuan Long, saat perutnya di hantam dengan telak oleh kedua siku tangannya Ling Ling.
Sehingga Ling Ling bisa terlepas dari kekurang ajaran Yuan Long. Kesempatan itu tidak di sia -siakan Ling Ling dengan cepat memutar tubuhnya dan kemudian membalik badannya.
Sehingga kini dirinya bisa langsung berhadapan dengan Yuan Long kemudian melancarkan tendangannya langsung ke arah pangkal paha Yuan Long.
BUUUUUUK
Gerakannya sangat cepat dan gesit, sehingga tendangan itu berhasil mengenai aset berharga dari Yuan Long, tak ayal pemuda tampan itu pun menjerit kembali.
AAUUUHHH
Dengan nafas yang tersengal -sengal, seolah telah lari sangat jauh dan lama. Mata gadis cantik itu memandang galak pemuda tampan yang ada di hadapannya itu.
"Ling... Ling... Sa-sakit! Te-teganya kau....! " ucap Yuan Long terbata -bata menahan sakit akibat tendangan gadis cantik itu, sambil memegang asetnya yang berharga .
"Itu akibat dari perbuatanmu sendiri! Itu hukuman yang harus kau terima! Kau memang layak mendapatkannya!" ucap Ling Ling kepada Yuan Long.
Apa yang di lakukan oleh Ling Ling sudah sewajarnya di terima Yuan Long, karena pemuda itu telah berani menyentuh tubuhnya dan tidak menghargai dirinya.
"Apa tidak bisa lembut sedikit....! Ini adalah masa depanmu! Yang akan menjadi kesenanganmu! Yang mampu membuatmu bahagia!"
Yuan Long berbicara sambil protes karena Ling Ling, yang telah tega melukai dan mencederai pusaka ke banggaannya. Tanpa ada itu, hidupnya tidak akan berguna sebagai lelaki.
Dan Ling Ling seharusnya tahu dan juga paham, tidak boleh melukai , menyakiti mau pun mencederainya, karena pusakanya yang ajaib itu akan menjadi miliknya Ling Ling seorang.
"Ck, Lembut menanggapi kemesumanmu? Tidak akan! Enak saja ! Kalau sampai aku lakukan, akan mencelakai diriku! Bahaya dekat denganmu"
"Kau Yuan Long, dikerasi aja sikap dan perbuatanmu seperti ini, apa lagi lembut? Yuan Long....Kau akan mengulang perbuatanmu itu dan aku tidak mau hal itu terjadi!"
Mendengar apa yang di ucapkan Ling Ling tentu saja Yuan Long tidak tinggal diam, dia akan memberikan pembelaan pembenaran atas tindakan dan perbuatannya kepada Ling Ling.
" Aku berbuat seperti itu bukan karena aku kurang ajar atau tidak menghargaimu, tapi itu kulakukan karena aku cinta sama kamu! Itu adalah reaksi dari bentuk perbuatanku untuk menunjukkan secara nyata Kasih sayangku kepadamu dengan tindakan!"