
Ling Ling mengingatkan Ling In Wurong, kalau racun yang ada di tubuhnya itu adalah racun Ling Yuyu sebarkan di udara, saat menyerang Ling Ling.
Walau sebenarnya itu adalah akibat dari serangan jarum diam - diam Ling Ling saat perkelahian terjadi, dan Ling In Wurong tidak menyadarinya.
Ling Ling mengkambing hitamkan Ling Yuyu sebagai biang keladinya. Dan Ling Ling tidak merasa bersalah sama sekali, karena mereka duluan yang menginginkan nyawanya. Yang Ling Ling lakukan hanya membalas perlakuan mereka.
Ling In Wurong diam tidak berkata setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh Ling Ling. Dia meringis sesaat karena merasakan sakit yang mendera Tapi tak menungguh lama dia pun kembali berkata, "Tabib Hang mana obatnya? Sakit sekali! Rasanya aku tidak tahan! Ini benar - benar sakit."
Kemudian matanya melirik Ling Ling yang tak jauh dari ranjangnya, " Kau sudah melihat keadaanku! Mengetahui kondisiku! Pergilaaah!"
"Ohh... Kau mengusirku? Aku akan pergi bila aku mau pergi! Kau mana bisa berlaku kurang ajar padaku? Jangan sakitmu di jadikan alasan untuk melanggar pelaturan yang ada di kediaman Ling!" ucap tegas Ling Ling.
Ling In Wurong menarik nafas, karena memang dirinya tidak bisa melihat Ling Ling. Begitu Ling In Wurong memandang Ling Ling. Seperti melihat adegan, saat di mana anak sulungnya Ling Yuyu terbunuh. Seolah kejadian itu baru saja terjadi dan berlangsung di hadapannya.
"Sebentar Tuan, saya akan membuatkannya! Beberapa bahan obatnya ada yang masih saya jemur. Saya ambil dulu! Setelah itu baru saya akan merebus obatnya untuk Tuan Ling In wurong!" kata tabib tua Tabib Hang.
Tabib tua Hang bergegas keluar kamar, sekarang yang ada di dalam kamar itu adalah Ling In Wurong, Ling Ling , Ling Yun , Ling Chi dan Yuan Long.
Setelah tubuh tabib Hang tidak kelihatan menghilang di di balik pintu, Ling Ling kembali berkata, "Ck, Ck , Kau sebegitu inginnya menghancurkan kehidupanku! Menginginkan kematianku! Tapi... Kau malah membiarkan penderitaan tiada akhir untuk anakmu sendiri!"
Ling In Wurong yang mendengar apa kata Ling Ling, tidak paham dan mengerti apa yang sedang di bicarakan oleh Ling Ling.
Ling Ling kembali berkata, "Aku hanya membalas perbuatan kalian kepadaku! Karena kalian duluan yang memulai Tapi... Kau Ling In Wurong justru menuntun kehancuran hidup anakmu! Asal kamu tahu, itu bukan karena aku! Tapi ... Tanganmulah yang membawa mala petaka untuk anakmu!"
"Oh... Rupanya kau sudah tidak sabar mengetahui apa yang kami ketahui! Bukan hanya aku yang tahu! Mala aku tahu hal ini dari mereka!" Ling Ling berbicara pada Ling In Wurong sambil menelunjuk Ling Chi dan Ling Yun.
Ling Chi dan Ling Yun yang di tunjuk oleh Ling Ling tentu saja kaget! Mereka tidak paham maksud dari Ling Ling. Mereka jadi kwatir kalau mereka justru nanti mengecewakan Ling Ling.
"Baiklah tanpa basah - basih aku akan memberitahukan kabar ini padamu! Orang yang kau percaya telah mengkhianati kepercayaanmu? Mereka telah menyentuh anak gadismu! Anak yang sangat kau jaga itu menjadi budak nasfu!"
"Apa yang di katakan Nona Ling itu memang benar? Aku melihat dengan kepalaku sendiri? Dan tentu saja saya memberi tahu Nona Ling, karena beliau adalah majikanku dan itu bisa menjadi senjata bila anak Anda macam- macam!" ucap Ling Yun bersungguh- sungguh.
"Dan bukan hanya kami yang tahu! Tapi... Tentu saja tetap tutup mulut. Karena nyawa kami yang jadi taruhannya! Bisa aja semuanya di putar balikkan! ujung - ujungnya kami lagi yang di persalahkan!" ucap Ling chi.
"Kalau kau tewas apa jadinya anak gadismu itu! Jangan - Jangan malah mereka kirim ke rumah nikmat! Ups..."
"Jangan bicara sembarangan? Kau hanya mengada - ada, ini pasti karena kau tidak puas aku masih bertahan! Karena aku berusaha masih tetap hidup untuk bisa membalasmu?" ucap Ling In Wurong pada Ling Ling.
"Haha...,Haha... Sayangnya aku tidak bicara omong kosong! Terserah kau percaya apa tidak? Tidak ada pengaruhnya apa pun untukku? Yang jelas aku sudah membeberkan rahasia yang ada di balik dinding kamar Ling In Chuan!"
Ling Ling langsung berbalik meninggalkan kamar Ling In Wurong. Diikuti oleh kedua pelayannya dan juga Yuan Long.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...