
Yuan Long yang sedang larut membaca perkamen yang ada di hadapannya tidak memperdulikan adanya langkah kaki yang mendekat. Bahkan sampai orang itu berhenti di hadapannya.
" Tuan....! Anda di tunggu di Balairung istana." ucap orang itu mengingatkan tuannya.
Yuan Long masih tetap diam dan tak bergerak, seolah tidak mendengar apa yang di sampaikan oleh anak buahnya itu.
Kembali terdengar suara Yuan Jan, " Tuan..." Tapi langsung di hentikan oleh Yuan Long dengan mengangkat tangannya.
Yuan Long meletakkan perkamennya dan berdiri kemudian melangkahkan kakinya meninggalkan Yuan Jan. Pemuda itu pergi ke Balairung istana. Sedangkan Yuan Jan yang di tinggal, buru- buru mengejar Yuan Long ke Balairung istana.
Walau agak malas melakukannya tetapi Yuan Long harus menyelesaikan masalah ini. Dan masalah ini berkaitan dengan Yuan Ying. Gadis cantik yang kini menjadi mantan temannya.
Begitu tiba di Balairung istana, ternyata bukan hanya para leluhur yang menunggu Yuan Long tetapi juga ada pihak- pihak lainnya.
"Akhirnya kau datang juga...!"
"Keterlaluan, kau membuat kami semua menunggumu Long'er!"
"Ck, Apa kamu tidak berani datang? Sampai kami memerintahkan orang memanggilmu!"
" Kau harus tanggung jawab atas perbuatanmu, itu Long'er!"
"Teganya kau Long'er! Yuan Ying itu perempuan. Akibat ulah kamu gadis itu bisa mampir tewas."
" Kau sungguh sangat kejam Long 'er. Kau tidak berperasaan!"
Semua yang hadir di Balairung istana sebagian besar menyalahkan perbuatan Yuan Long terhadap Yuan Ying. Sementara Yuan Ying dan keluarganya merasa tenang karena banyak yang membela dan berpihak padanya.
Sementara Yuan Long ekspresinya tetap datar tidak ada perubahan walau semua orang telah menyudutkan dirinya.
Mendengar perkataan Yuan Long langsung saja Yuan Low menyambar. "Lihat apa yang telah kau lakukan pada Yuan Ying? Biadap sekali..."
"Dia itu temanmu sejak kecil, Kau tahu pasti Seperti apa dirinya. Bisa- bisanya kau bertindak keji padanya."
"Ohh... Jadi aku salah.., karena mempertahankan harga diriku. Ternyata aku ini sangat kejam.., sebab menghajar orang yang meracuniku. Aku juga harus tanggung jawab.., karena orang yang kurang ajar. Hehe.... Aku luar biasa biadap, sebab memberi pelajaran pada orang memanfaatkan kebaikanku. Jadi seperti itu aku bagi kalian..."
Yuan Long menarik kedua sudut bibirnya ke atas sambil mengangguk- anggukkan kepalanya. Sementara para leluhur begitu juga dengan yang lain terdiam.
"Baiklah...! "
Yuan Long menjedah ucapannya dan ingin melihat reaksi semua orang. Sedangkan Yuan Ying yang mendengar kata baiklah menjadi senang karena Yuan Long akhirnya mau bertanggung jawab padanya. Sementara para leluhur memandang lekat Yuan Long. Karena mereka merasakan firasat jelek.
"Aku menyerahkan posisiku sebagai penerus istana Kristal Blue kembali kepada Leluhur Yuan Yen." Yuan Long mencopot mahkota yang bertengger di kepalanya. Kemudian menaruhnya di tangan Yuan Jan.
".APA YANG KAMU LAKUKAN YUAN LONG? KAU TIDAK BISA MUNDUR. TAHTA INI ADALAH MILIKMU"
"Aku kembalikan juga Stempel Istana Blue!" Yuan Long tidak memperdulikan teriakan Yuan Yen. Ia meletakkan stempel yang di pegangnya sejak dirinya kembali ke alam atas.
"CUKUUUUP! HENTIKAN SEMUA INI YUAN LONG."
" Mulai hari ini aku bebas. Tidak ada sangkut pautnya dengan Istana Kristal Blue. Selamat tinggal."
Yuan Long merasa sudah tidak ada lagi urusan. Ia pun langsung membalik badannya keluar Balairung. Pemuda itu tidak peduli akibat keputusannya itu membuat para leluhurnya menjadi marah dan resah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...