Ling Ling

Ling Ling
Bab 227



Kepala keluarga Ling dan Nyonya Ling Chan Hu saat ini sedang mendengar laporan dari Ling In Chuan. Mereka berdua senang dan puas akan pencapaian rencana mereka yang berjalan mulus.


" Haha...Sampah itu tidak menyadarinya. Bagus sekali pekerjamu."


"Tidak lama lagi ja- lang sialan itu mampus. Bing'er pasti senang mendengarnya. Aaku tidak sabar ingin mengabarinya."


"Ternyata kau jauh lebih pintar dan berguna dari pada saudarimu, Ling In Chuan."


" Tuan terlalu memujiku. Saya masih kalah jauh dari Nona Ling Yu Bing." jawab Ling In Chuan merendah. "Emm,, Saya harus kembali, jangan sampai Ling Ling atau dua pelayannya melihat interaksi saya dengan anda berdua."


PLOOOK PLOOOK


Mereka bertiga secara refleks menoleh ke arah suara tepukan. Kepala keluarga Ling beserta istrinya dan Ling In Chuan terkejut akan kehadiran Ling Ling dan Yuan Long. Mereka tidak tahu sejak kapan kedua orang itu sudah ada di tempat.


" Ck, ingin mencelakaiku dengan racun! Haha... kalian terlalu meremehkan diriku! Emm,, ahli racun mana bisa dilukai oleh racun." Ling Ling tersenyum semrik.


"Ternyata memberikan satu kesempatan padamu itu suatu kesalahan, Ling In Chuan. Tapi itu bukan masalah karena aku akan memperbaikinya hari ini juga."


Mendengar apa yang di ucapkan Ling Ling tentu saja Ling In Chuan tegang, wajahnya jadi pucat pasi, tubuhnya sedikit gemetar.


WHUUUS


Ling Ling langsung menyerang dengan beberapa jarum yang mengandung racun tingkat tinggi. Melihat serangan, Ling In Chuan berusaha menghadang dengan menggunakan Auranya. Tapi usahanya tidak membuahkan hasil.


"Kenapa tidak bisa? Bagaimana bisa aku tak mampu mengeluarkan Aura?" Ling In Chuan panik.


JLEEP JLEEEP AAUUHH....


JLEEP AAUUHHH...


Ling In Chuan menjerit saat jarum - jarum itu menembus tubuhnya. Dia jatuh dan nafasnya tersengal- sengal, tak lama kemudian dia tidak bergerak lagi.


Melihat Ling In Chuan tewas. Kepala keluarga Ling dan istrinya saling pandang. Mereka sadar kalau saat ini harus bertarung hidup mati.


"Aih... Satu telah tumbang kini tersisa dua. Tapi harus segera menyusulnya ke tempat dewa Yama...!"


" Haha... Percuma saja. Meridian kalian sudah tertutup oleh racunku."


Nyonya Ling dan suaminya sangat terkejut. Keduanya tidak tahu kapan racun ini bersarang di tubuhnya. Mereka pun menyadari nyawa mereka sedang ada di ujung tanduk. Dan lebih menyebalkannya lagi, ada dalam genggaman tangan orang yang paling dibenci dan dihinanya selama ini.


"Siaaaal! Semua jadi berbalik. Bukannya dia yang tewas tapi malah kami..."


WHUUUS WHUUUUS


Kembali Ling Ling melancarkan serangannya dengan menggunakan jarum beracun.


JLEEEP AAUUHHH


JLEEEP AAHH...


Tanpa ada kekuatan untuk bertahan, jarum beracun menembus kening keduanya... Mereka tergeletak di lantai Paviliun utama. Nyonya Ling tewas seketika sedangkan suaminya dalam kondisi sekarat.


" Tolooong! Toloooong!" Ling Ling tiba- tiba teriak kencang meminta pertolongan.


Yuan Long diam saja dengan apa yang di lakukan wanitanya itu. Dari awal kedatangannya sampai sekarang hanya Ling Ling yang bertindak.


Teriakan kencang Ling Ling menarik orang untuk mendekat. Dan tentu saja mereka kaget melihat pemandangan yang ada. Beberapa orang yang datang langsung memeriksa kondisi kepala keluarga. Di saat itu Kepala keluarga Ling menghembuskan nafasnya. Dia menyusul istrinya ke alam baka.


" Tuan Kepala keluarga tewas. Siapa yang membunuhnya?"


"Sebenarnya ada apa ini? Bagaimana ini bisa terjadi?


"Apakah ada yang tahu sesuatu?"


Mereka semua mengeluarkan pertanyaan atas kejadian yang di depan mata.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"