Ling Ling

Ling Ling
Bab 62



Rencana telah di buat, dan juga sudah di putuskan oleh Ling Ba Tin dan Tabib Hang yaitu menyewa Bandit Tengkorak Hitam untuk memberi pelajaran kepada Ling Ling.


Ling Ba Tin mengambil sumber kekayaan yang telah di simpan oleh Ling In Wurong. Harta dan uang itu akan di gunakannya sebagai bayaran kepada Bandit Tengkorak Hitam. Tak lupa Uang dan harta yang di ambil itu di simpannya di kantong penyimpanan.


Pagi buta, Ling Ba Tin bersiap - siap untuk meninggalkan kediaman Ling, Dia akan pergi ke Hutan Shan Chani. Tempat operasi dan juga markas dari Bandit Tengkorak Hitam.


Ketika Ling Ba Tin keluar kediamannya, sudah ada tabib tua Hang yang menungguh di beranda. "Kau mau berangkat sekarang. Apa tidak masalah kamu pergi sendiri? Perlukah aku menemani?" ucap Tabib Hang kepada Ling Ba Tin rekannya itu.


"Iya... Biar tidak sampai malam, aku bisa kembali pulang! Masalah ini serahkan saja padaku! percayalah! Kau tahu beres saja!" ucap Ling Ba Tin menyakinkan tabib tua Tabib Hang.


" Baiklah! Aku hanya berharap semuanya lancar! Sesuai dengan yang kita harapkan!"


Usai berkata tabib tua Hang mengantar Ling Ba Tin sampai ke gerbang kediaman Ling. Dan dua orang penjaga yang melihat kedatangan mereka langsung saja membuka pintu gerbang.


Sebuah kereta kuda telah menungguh Ling Ba Tin di depan pintu gerbang. Begitu Ling Ba Tin masuk ke dalam kereta kuda, kusir tanpa membuang waktu langsung saja menjalankan kereta kuda meninggalkan kediaman Ling.


Setelah kereta kuda tidak kelihatan lagi. Tabib Hang langsung meninggalkan tempat itu kembali ke Pavilium Roseling.


*********


Pavilium Homeling


Ling Chi dan Ling Yun membersihkan Pavilium Homeling sambil berbincang- bincang.


"Ling yun! Menurut tebakanmu, apa yang ingin Nona bicarakan kepada kita? Koq aku jadi kwatir?" ucap Ling Chi kepada teman baiknya .


"Aku tetap mengajak kalian ke ibu kota kerajaan. Mengajak kalian untuk tinggal di kediaman keluarga Ling Pusat! " Saut Ling Ling yang berbicara sambil mendekat kepada mereka.


Ling Ling melanjutkan lagi ucapannya, "Aku akan membicarakan sesuatu hal yang serius kepada kalian berdua. Masalah ini ada hubungannya dengan Ling In Chuan!"


Ling Chi dan Ling Yun saling lirik, mereka punya firasat yang tidak enak. Dan ini membuat hati mereka jadi berdebar. Keduanya terdiam sesaat tidak tahu harus berkata apa.


"Ling In Chuan! Memangnya kenapa? Dan apa hubungannya ? Maaf Nona Ling aku tidak paham? Tidak mengerti? " ucap Ling Yun keheranan.


"Bisa Nona memperjelasnya? Maksudnya bagaimana?" tanya Ling Chi meminta penjelasan kepada majikan cantiknya itu.


Ling Ling memandang kedua secara bergantian. Kemudian tersenyum dan mulai berbicara kembali keoada kedua pelayannya itu.


"Aku akan menyembuhkan Ling In Chuan! Dan aku meminta kepada kalian berdua untuk bisa merawatnya!" ucap Ling Ling sambil melihat reaksi keduanya.


Ling Ling tahu keduanya sangat membenci dan dendam kepada keluarga Ling In Chuan karena telah mengakibatkan semua anggota keluarga mereka mati.


"Nona Maaf! Bukannya bermaksud melawan perintah! Tapi saya tidak bisa! Saya tidak sanggup Nona!" Ling Chi berbicara sejujurnya kalau dirinya tidak bisa menjalankan perintah itu.


"Saya juga tidak, Nona! Maaf, maaf, maaf saya tidak akan bisa menjalankan perintah itu! perintahkan saya yang lainnya saja?" Ucap Ling Yun kepada Ling Ling.


Setelah melihat reaksi dan juga ucapan langsung dari keduanya, Ling Ling tahu harus merintah orang lain yaitu salah satu dari pelayan yang ada di Pavilium Roseling.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...