
Ling Ling melepaskan cengkramannya pada Ling In chuan dan mendorong tubuhnya hingga jatuh ke tanah.
BRAAK
Kemudian berbalik badan menghadapi para pelayan pria yang mulai menyerang dirinya. Ling Ling menggunakan kesempatan pertama saat sebuah pedang mengarah padanya. Di tangkapnya pergelangan tangan pelayan itu selanjutnya di pelintirnya hingga pedang yang di genggam terlepas dan di tangkap olehnya.
TING .... JLEEP .... AAHHHH
JLEEP .... JLEEP ..... AAHHHH
Dengan senjata di tangannya. Ling Ling melawan para pelayan itu. Ling Ling tanpa kesusahan dan kesukaran menghadapi mereka. Satu persatu pelayan pria mati di tangan Ling Ling. Tidak ada raut penyesalan membantai mereka.
Karena Ling Ling sadar kalau dia tidak membunuh maka dirinya sendiri yang akan terbunuh. Mereka belum tentu tidak main kasar dan kejam bila dirinya yang terluka dan kalah.
"Dia itu sampah! Kenapa bisa menjadi kuat dan hebat seperti itu. Badan aku merasa gemetar merasakan aura membunuh dari dirinya." Ucap Ling In chuan dalam hati.
"Jangan mendekat! Tetap di sana! Sampah selamanya adalah sampah! Tak akan ada yang mau dan peduli padamu!" Ucap Ling In Chuan.
Ling In Chuan Yang masih terduduk di tanah langsung di tendang oleh Ling Ling hingga jatuh tengkurap dan di injaknya kepala Ling In Chuan oleh Ling Ling.
"Aku kan sudah bilang. Siapa yang menghinaku akan mendapat balasannya! Siapa menghujatku akan menerima hukumannya! Siapa yang mencaciku akan menerima akibatnya! Dan kau mengulangnya lagi!" Ucap Ling Ling.
" Hik.... Hik... Hik ..." Ling In Chuan menangis ketakutan.
Ling Ling tersenyum sadis, " Karena mulutmu sering di pakai untuk menghina lebih baik di sobek saja ".
Ling In Chuan memegang mulutnya dengan kedua tangannya sambil menggelengkan kepala.
"Lepaskan tanganmu dari mulutmu! Aku mau merobeknya!" ucap Ling Ling dengan mengarahkan pedangnya. "Kau pikir aku tidak akan menemukan cara merobeknya".
" Hentikan! Ling Liiiiing lepaskan Ling In Chuan! Apa yang telah kau lakukan? Beraninya kau berbuat kejahatan di tempatku? Aku bilang lepaskan dia!" ucap Ling In Wurong Kepala Keluarga Ling Cabang.
"Ayah cepat tolong aku! Bantu anak kamu ini! Dia mau merobek mulutku!" Ucap Ling In Chuan dalam hati.
Ling In Wurong datang mendekat dengan tergesah - gesah membawa beberapa anak buah mengikutinya.
"Apakah aku harus melepaskan orang yang mau membunuhku! Haruskah aku membebaskan orang yang mau mencelakaiku! Mungkinkah aku membiarkan pada orang yang ingin sekali membantai diriku?!" ucap Ling Ling menjawab.
"Selama tinggal di sini kamu harus menurutiku! kamu harus mematuhiku bila ada di kediaman Ling kota Shan Shan" ucap Ling In Wurong.
"Kamu itu harusnya menghormatiku! Melayani diriku! Menghargai semua keputusanku"
"Haha....Haha ... Haha.." Ling In Wurong tertawa terpingkal mendengarnya. "Apa kau lupa kenapa kau sampai disini? Apa kau tidak ingat bisa berada disini!"
"Aih... Ya ada kejadian yang sempat terlupa! Kalau aku telah di usir di kediaman utama dan di pindah ke cabang! Aku selalu diperlakukan dengan keji! Karena Ling Ling ini tidak bisa kultivasi apa pun." Ucap Ling Ling dalam hati.
"Haha....Apa kau itu sedang lagi bermimpi! Kau itu orang yang tak berguna! Tidak mampu melakukan apa pun! Menciptakan aura saja kamu tak sanggup! Mana bisa kamu menjadi Nona Muda cari keluarga utama! Kamu tidak pantas! Kamu tidak layak," ucap Ling In Wurong.
"Orang tua kamu kedua sudah mati! Sudah tidak ada yang mendukungmu! Mana mungkin keluarga utama mau merawat dan mengasuh dirimu yang tidak berguna ini!" ucap Ling In Wurong.
"Kamu telah menyinggung Nona Utama dari keluarga utama makanya kamu di usir dari kediaman pusat dan di buang ke cabang."
"Membunuhmu adalah perintah langsung dari nyonya kepala pengurus keluarga utama. Jadi mana pantas kamu bicara tentang status kamu itu".
"Jadi yang memerintahkan Ling In Chuan membunuhku adalah Nyonya Kepala Keluarga Utama. Sekarangbjadi mudah! Karena aku tahu siapa lawan dan musuh aku sebebarnya."Ucap Ling Ling dalam hati.
"Bertahanlah kamu Ling In Chuan, ayah akan menyelamatkanmu! Sabarlah sedikit lagi" Ucap Ling In Wurong kepada anak gadisnya.
"Kalian serang wanita tak berguna itu! Kalian kasih dia pelajaran!"
"Baik!" Ucap Mereka serempak.
Ling Ling melihat mereka yang mau menyerang dirinya. Dari dalam tubuhnya mengeluarkan pancaran aura yang kuat.
"Hemm.... mereka Supranatural! Kultivator ! Majulah aku tak akan mundur!" ucap Ling Ling.
"Hehe....Bagaimana Ling Ling perlu bantuan aku tidak? Aku tidak keberatan sama sekali membantumu! " Ucap Yuan Long yang berada di salah satu cabang pohon besar di halaman kediaman Ling.
"Tidak perlu! Kau jangan ikut campur?" Ucap Ling Ling melihat sekilas kearah Yuan Long. "Ternyata dia tidak pergi! Jadi dia beneran ingin menemani aku! Kalau dia membantu pasti minta bayaran! Ujung - ujungnya Ciuman lagi sama dia!" Dalam pikiran Ling Ling.
WHUUUS
Ling Ling menendang Ling In Chuan ke arah penyerangnya. Dan salah satu dari penyerang ada yang menangkap Ling In Chuan. Yang lainnya menghindari karena kwatir bisa melukainya.
*******