
"Hanya itu saja khan pesannya. Kau boleh pergi!" Ucap Ling Lissun dengan menghibas-hibaskan tangannya kepada Ling In Chuan yang masih saja tersimpuh.
" Ya!" Saut gadis itu, kemudian berdiri dan berlalu pergi meninggalkan kedua orang itu yang masih memandangnya sampai tubuh Ling In Chuan tidak kelihatan lagi.
Kepala pelayan Ling Lissun memalingkan mukanya melihat Nyonya Ling Chan Hu. "Gadis itu sangat tidak berguna. Apakah perlu saya singkirkan sekarang juga?" Tanyanya pada Nyonya Ling.
"Jangan! Belum saatnya. Dia masih bisa kita manfaatkan."
" Nyonya benar! Kenapa kita harus turun tangan dan mengotori tangan kita, kalau kita bisa menggunakan tenaganya."
Ling Lissun dan Ling Chan Hu telah sepakat akan memakai Ling In Chuan dalam menghadapi dan mengatasi Ling Ling untuk bisa mencapai tujuannya.
*
*
Sang surya sudah tenggelam saat rombongan Ling Ling melintasi perkampungan pinggir hutan yang menjadi perbatasan wilayah Kota Shan Shan dengan wilayah Kota Shan Shihay.
Ling Ling yang melihat pemandangan dari dalam kereta tiba-tiba terseru kepada Kusir kereta. "Ling Yan, carilah penginapan. Kita tidak mungkin bermalam di dalam hutan. Resikonya terlalu besar."
"Baik Nona Ling, Saya akan cari penginapan. Semoga tidak jauh lagi bisa kita dapatkan!"
Usai menjawab, Kusir kereta mengedarkan pandangan matanya saat menelusuri jalan setapak perkampungan itu, di sisi kanan kiri jalan terdapat bangunan rumah penduduk, walau letaknya agak berjauhan dari rumah satu ke rumah yang lain.
Tak berapa lama kemudian Kusir kereta kuda akhirnya menemukan penginapan. Ling Yan segera saja membawa kereta masuk pada pekarangan penginapan yang ada di depannya.
Penginapan itu sangat sederhana dan tidak besar, tapi penuh dengan aneka macam bunga sebagai hiasannya, sesuai dengan namanya Penginapan Bunga.
Begitu mendengar apa yang di sampaikan oleh Ling Yan. Segera saja Ling Ling beserta kedua pelayan pribadinya Ling Yun dan Ling Chi keluar dari dalam kereta, langsung masuk ke dalam Penginapan Bunga di ekori sama Ling Yun dan Yuan Jing.
Ling Chi mempercepat langkahnya setelah melihat pelayan penginapan Bunga, gadis cantik itu bergegas mendekat.
"Masih adakah kamar yang kosong, kami butuh 4 kamar."
" Ada Nona. Satu kamar sehari 2 koin emas." Pelayan penginapan memberi jawaban sambil menerangkan biaya sewa.
" Kami cuman butuh malam ini saja. Hem... 4 kamar jadi total 8 koin emas." Ling Chi menepuk kantong penyimpanannya mengambil uang membayar sewa penginapan.
"Mari saya antar, Nona!" ucap pelayan penginapan setelah menerima uang sewa, segera mengambil kunci kamar yang ada di meja resepsionis. Kemudian dia mengantar para tamunya itu munuju ke bilik yang di pesan.
Ling Chi memesan kamar cuman 4 karena dia dan Ling Yun akan tidur berdua. Sedangkan yang lain akan kebagian satu kamar satu orang.
"Kamar ini, itu, itu dan itu kamar kalian." Ucap pelayan penginapan sambil menelunjuk kamar mana saja yang bisa mereka tempati. "Selamat beristirahat, saya mohon diri!" Pelayan itu segera meninggalkan rombongan Ling Ling.
"Kalian segeralah istirahat karena pagi sekali kita akan melanjutkan kembali perjalanan kita."
" Iya Nona Ling!" Jawab Ling Yun, Ling Chi dan Ling Yan bersamaan, sedangkan Yuan Jing hanya menganggukkan kepala.
Ling Ling langsung membuka pintu kamar yang ada di hadapannya dan segera masuk kemudian menutupnya. Ling Yun dan Ling Chi mengambil kamar yang ada di samping kamar Ling Ling. sedangkan kamar sisanya yang agak jauh diambil Ling Yan dan Yuan Jing.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...