Ling Ling

Ling Ling
Bab 186



Setelah berpamitan kepada Kepala keluarga Ling cabang kota Shan Shan, Ling Ling masuk ke dalam kereta. Segera saja kusir kuda menjalankan kereta meninggalkan kediaman keluarga Ling.


WHUUUUUS CLIIIIING


Begitu sudah ada di luar pintu gerbang, Yuan Jing tiba - tiba saja muncul dari ruang hampa dan langsung saja pemuda tampan itu duduk di dekat kusir kereta.


AAHH.....


Kehadiran Yuan Jing yang tiba- tiba itu tentu saja membuat kaget sich kusir, wajahnya tegang dan berkeringat dingin. Teriakan secara spontan pun keluar dari mulutnya.


" Si- Siapa kau? A- Apa mau mu?"


Kusir kuda bertanya dengan agak terbata - bata karena ketakutan. Dan hal itu wajar, sebab kusir kereta tidak mengenal Yuan Jing. Bahkan lebih dari sebagian yang tinggal di dalam kediaman keluarga Ling tidak mengetahui akan keberadaan dari Yuan Jing.


Selama ini yang mereka kenal dan ketahui itu adalah Yuan Long. Satu - satunya lelaki yang selalu ada di dekat Ling Ling, yang menjadi pengawal pribadi gadis itu.


Sementara Ling Ling yang ada di dalam kereta kuda, begitu mendengar suara kusir yang kaget dan ketakutan segera saja membuka tirai depan untuk mengetahui keadaan.


Begitu tahu siapa yang datang, gadis cantik itu menjadi tenang karena tidak ada yang perlu dikuatirkannya.


" Yuan Jing! Pengawal pribadi Nona Ling Ling pengganti dari Tuan Yuan Long." Jawab pemuda itu, matanya lurus kedepan sama sekali tidak melihat lawan bicaranya.


Setelah mendengar jawaban dari pemuda asing itu yang duduk di sebelahnya, kusir kereta kuda barulah merasa tenang, dia kembali konsentrasi menjalankan kereta kuda yang di bawanya.


Ling Ling dan rombongannya akan menempuh perjalanan cukup lama, dari kota Shan Shan menuju ibukota Shan City memerlukan waktu selama tiga puluh hari atau satu bulan.


*********


Saat ini ada seorang gadis cantik lagi bersimpuh di hadapan Nyonya Ling Chan Hu dan kepala pelayan keluarga Ling Lissun.


" Maaf saya datang tanpa di panggil! Saya datang ke sini ini untuk menyampaikan pesan dari nona Ling Ling," Gadis cantik itu menyampaikannya dengan menggenggam erat kedua tangannya, ada rasa takut dan kuatir menghadapi dua orang yang ada di hadapannya.


" Apaaaa? Pesan dari gadis sampah yang tak berguna, memangnya kami peduli!"


Dengan tekadnya gadis cantik itu menarik nafas panjang dan menghembuskannya agak kasar setelah itu melanjutkan lagi ucapannya. "Nona Ling Ling akan kembali ke kediaman Ling Pusat dan akan tinggal menetap."


"Ck, kau datang demi sampah itu! Wow... Ling In Chuan, inikah perkembanganmu selama ini? Kamu memihak pada ****** sialan itu! Kamu mulai berani menantang kami?"


' Aih.., aku harus cari aman! Aku tidak boleh terang-terangan menunjukkan kalau aku sudah ada di pihak Ling Ling. Karena aku masih ingin hidup.' ucap Link In Chuan dalam hati.


" Ah.., aku! Maaaaf! Bukan maksudku untuk itu, aku mana berani!" Cicit Ling In Chuan.


Ling Lissun memandang sinis dan jijik gadis yang bersimpuh itu. Dan ia percaya dengan ucapannya, mana mungkin Ling In Chuan punya keberanian sebesar itu.


" Hem... Ini malah kebetulan yang bagus! Gadis itu akan datang dengan sendirinya. Ini akan mempermudah urusan kita!"


"Ya, Nonya benar. Kita tidak bisa lagi menundah lagi, sudah cukup kita memberi waktu ****** kecil itu menikmati hidup."


NYonya Ling Chan Hu manggut -manggut sambil berpandangan dengan Ling Lissun. Kelihatannya kedua orang itu memiliki pikiran sama untuk melenyapkan Ling Ling saat berada di kediaman Ling Pusat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...