Ling Ling

Ling Ling
Bab 206



Darah ada di sudut bibir lelaki kekar itu, hanfu yang di kenakan telah terkoyak. Ling Ho mengepalkan tangannya. Ia pun segera melompat bangun.


Ling Ho matanya memerah karena amarah telah menguasainya. "Brengseeek! Aku bunuh kalian!"


WHUUUS WHUUUS


Ling Ho bergerak dengan cara melompat zigzag mendekati lawannya. Sedangkan Ling Chi dan Ling Yun pun sudah siap bertempur kembali.


"Teknik Pukulan Dewa!" Gumam Ling Ho sambil mengayunkan tongkat besinya, menggunakan dua gerakan menyilang dan kemudian memukul kearah Ling Yun. Tongkat yang berlapis cahaya hijau itu mengeluarkan sinar laser melesat cepat ke arah kiri.


WHUUUS


Kemudian tongkat itu berputar cepat, dan Ling Ho kembali lagi membuat dua gerakan menyilang kemudian menghentakkannya dengan kuat. Sebuah sinar laser melesat dengan kecepatan tinggi ke arah kanan ke tempat Ling Chi berada.


WHUUUUS


Melihat serangan datang dengan dengan cepat dan kuat Ling Yun dan Ling Chi menepuk kantong penyimpanannya mengambil jimat yang di berikan oleh Ling Ling. Jimat yang di genggaman ke dua gadis itu adalh jimat kelas tinggi.


" Jimat Pertahanan Raga, Aktifkan!" Teriak Ling Yun dan Ling Chi bersamaan.


Jimat yang di aliri oleh energi aura itu langsung bersinar dan terciptalah sebuah jubah yang membungkus tubuh yang terbuat dari Aura.


CLIIIIING CLIIIING


Tubuh Ling Yun dan Ling Chi kini telah terbungkus jubah Aura tepat bersamaan dengan datangan serangan dari Ling Ho. Kedua gadis cantik pelayan Ling Ling itu secara spontan langsung mengangkat tangannya ke atas. Pegangannya pada pedang makin erat. Pedang Laras panjang yang sudah di aliri aura 100 % siap di gunakan.


Hing Ho yang melihat lawan mengunakan jimat untuk bisa mengatasi serangannya. "Siaaaal! Brengseeek! Mereka punya jimat!" Celetuknya kesal.


Kemudian Ling Ho kembali memutar - mutar tongkat besinya membuat pertahanan untuk mengahadang saat matanya menangkap pedang ke dua wanita cantik itu.


Ledakan terjadi saat Ling Yun dihantam sinar laser Ling Ho. Bersamaan dengan Ling Yun mengayunkan pedangnya ke depan. Tubuh gadis itu hanya terdorong mundur langkah.


BLAAAR WHUUUS


Tidak sampai 3 menit kembali lagi terjadi ledakan yang kedua. Ledakan itu terjadi karena Ling Chi juga di tabrak serangan yang di lancarkan oleh Ling Ho. Selang dari 2 menit dari Ling Chi mengayunkan pedang laras panjangnya.


BOOOOOOM


Terjadi Ledakan dahsyat saat dua kekuatan serangan Ling Chi dan Ling Yun bersatu di udara dan membentur serangan pertahanan yang di buat Ling Ho.


AAAUUHHH


Begitu dahsyatnya serangan itu sehingga pertahanan Ling Ho hancur. Lelaki kekar itu tubuhnya terlempar dan jatuh menabrak lantai Pavilion dengan sangat telak.


Darah segar merembes keluar dari berbagai luka yang menghias tubuhnya. Ia tidak bergerak tidak tahu apa dia mati ataukah masih hidup.


"Kerja sama yang bagus saudari Yun! Dan hasilnya memuaskan!" Ucap Ling Chi senang akan kemenangan yang di raihnya.


" Yup, keberuntungan lagi bersama kita. Karena kita memiliki Jimat. Kalau tidak? Kemungkinan kitalah yang terkapar ."


Sementara itu pertarungan Ling Ling dan Ling Lo makin sengit. Sudah lebih dari puluhan jurus berlalu tapi masih tetap seimbang.


TRAANG TRIIIING


Apa iya ini yang di sebut gadis sampah? Kekuatannya mampu menandingiku. Ck, ternyata rumor yang beredar itu ternyata tidak benar sekarang aku sudah membuktikannya aku harus hati-hati melawan gadis ini." Gerutu Ling Lo dengan bersungut- sungut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...