Ling Ling

Ling Ling
Bab 67



Pimpinan Bandit Tengkorak Hitam pura- pura sedang mendengarkan penjelasan yang di sampaikan oleh Ling Ba Tin. Badahal masuk telinga kanan keluar telinga kiri semua informasinya.


(Bagus, Aku harus memanfaatkan situasi ini! Haha... Salahnya sendiri domba masuk mulut Srigala. Aku harus bisa memasukkan anak buahku menjadi mata- mata di kediaman Ling. Kenapa juga menangkap yang kecil bila bisa mendapatkan tangkapan yang besar dengan hasil seluruhnya.") Pikiran Pimpinan Bandit Tengkorak Hitam.


"Hehe.. Aku setuju! Bayarannya harus mahal! 0hya.. Siapakah orang terhormat di hadapanku ini? Aku Fang Bi Kang pimpinan para Bandit Tengkorak Hitam!" Orang itu memperkenalkan dirinya.


"Aku Ling Ba Tin. Masalah bayaran jangan kwatir! Yang penting hasil memuaskan! Bahkan aku tidak akan segan memberi kalian bonus!"


"Kalau begitu Anda bisa membawa salah satu anak buahku! Karena hanya anggota kami yang tahu bagaimana caranya berkontak satu dengan yang lain!" ucap Fang Bi Kang.


Ling Ba Tin memandang tajam pimpinan bandit, karena merasa aneh, kenapa dia harus membawa satu bandit ikut dirinya. Fang Bi Kang menyadari kalau Ling Ba Tin curiga pada dirinya.


"Jangan salah paham Tuan Ling! Tugasnya adalah mengkoordinasi teman- temannya. Bukannya Anda ingin hasil yang sesuai dengan biaya yang telah Anda keluarkan!" kata Fang Bi Kang berusaha menyakinkan Ling Ba Tin agar tidak curiga lagi padanya.


Ling Ba Tin terdiam sesaat, dirinya terlihat masih ragu bila ada anggota bandit yang ikut.


" Bila Tuan Ling tidak mau juga tidak apa - apa! Biar nanti dia berangkat sendiri! Karena tugas dia nanti, salah satunya mengikuti Nona Ling bila berada di luar kediaman Ling!" kata Fang Bi Kang.


Setelah berpikir sejenak akhirnya Ling Ba Tin pun berkata, "Baiklah dia boleh ikut! Tapi jangan sampai bikin masalah, apa lagi sampai ketahuan?"


("Haha.. Manusia bodoh! Percaya begitu saja pada kami! Begitu ada kesempatan! Pasti kami sikat habis kediaman Ling!") Ucap Fang Bi Kang dalam hati.


Tang Talun yang di lirik sekilas oleh Ling Ba Tin langsung saja berkomentar, "Siap...Saya akan berhati - hati. Kalau perlu, saya akan jaga jarak biar aman."


"Karena kita sekarang sudah sepakat! Bolehkah kami mendapat bayaran di muka? Hehe... Mereka juga perlu semangat!" Ujar Fang Bi Kang sambil tertawa senang, karena apa yang di rencanakannya mulai bisa di jalankan.


"Keluarkan arak terbaik!" perintah Fang Bi Kang pada salah satu anak buahnya. " Kita rayakan! Ayo kita minum!"


Ling Ba Tin sebenarnya tidak ingin minum, tapi terpaksa harus minum karena dirinya tidak ingin menyinggung Fung Bi Kang.


*************


Pavilium Roseling


Ling Ling kembali datang untuk melihat sekaligus memeriksa keadaan Ling In Chuan setelah kemarin di beri Pil Araus !. Ling Ling ingin tahu apa satu Pil Araus sudah bisa mengembalikan suaranya.


Tanpa mengetuk pintu yang tertutup, Ling Ling langsung saja membuka pintu itu. Di dalam kamar itu ada Tabib Hang dan seorang pelayan perempuan yang sedang membersihkan kamar.


"Tabib Hang! Mulai hari ini kamu harus lebih berkonsentrasi mengobati Ling In Wurong! Dan itu prioritas utamamu."


"Tapi Nona Ling! Kewajiban saya adalah merawat Nona Ling In Chuan. Karena keberadaan saya di kediaman Ling memang di khususkan merawat dan mengobati Ling In Chuan. Kalau Tuan Ling In Wurong, Anda jangan Kwatir! Saya juga merawat dan mengobatinya! Tapi bahan obatnya yang tidak lengkap masih banyak yang belum di dapatkan!"


"Masalah Ling In Chuan, aku yang ambil alih! Dan kau tidak usah ikut campur! Ini bukan permintaan tapi perintah! Selama kau tinggal di kediaman Ling ini maka kau juga wajib ikut aturan yang berlaku! Dan peraturan itu adalah AKU !" ucap Ling Ling menatap tajam kedua mata tabib tua Hang.


Tabib tua Hang terdiam. Dia tahu tidak bisa melawan Ling Ling secara langsung, kedua tangannya terkepal menandakan kalau dirinya tidak terima dan sedang marah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...