
Ling Yu Bing yang di antar oleh para pengawal Pangeran Li Sau Yi menggunakan kereta kerajaan, kini telah tiba di depan gerbang pintu kawasan kediaman Keluarga Ling.
Para penjaga gerbang yang ada dalam pos penjagaan, begitu melihat sebuah kereta kuda berhenti di depan pintu gerbang, dengan terburu-buru mereka segera membukakan pintu, agar kereta yang ada di depan pintu bisa segera masuk.
Begitu pintu gerbang dibuka segera saja para pengawal Pangeran Li Sau Yi yang membawa Nona muda Ling Yu Bing bergegas masuk. Kereta itu membutuhkan waktu sekitar 15 menit sampai di bangunan utama kediaman Keluarga Ling.
" Terima kasih kalian telah menjalankan tugas dengan benar, mengantar dan mengawalku dengan selamat sampai tiba di rumah. Sekarang kalian boleh pergi!" Ucap Ling Yu Bing dengan angkuh pada para pengawal.
" Baik Nona Ling!" Jawab mereka serempak, kemudian para pengawal itu pun bergegas meninggalkan kediaman Ling.
Sedangkan Ling Yu Bing tidak mendengar apa yang diucapkan oleh para pengawal itu. Karena gadis cantik itu sudah melangkahkan kakinya masuk ke dalam kediaman. Gadis itu berjalan sambil bersenandung riang.
"Waaah, kelihatannya ada yang lagi senang hari ini, Suamiku!" Kata Nyonya Ling Chan Hu saat melihat anak gadisnya mendekat. Dia bisa melihat jelas kebahagiaan terpancar dari raut wajah gadis itu.
Mendengar ucapan istrinya, kepala keluarga Ling menoleh ke samping kirinya. Di lihatnya Ling Yu Bing datang kemudian duduk di sampingnya. Gadis itu tersenyum pada semua orang yang ada diruang itu.
"Darimana kamu Bing'er? Emm... Kalau boleh tahu, apa yang membuat putri ayah begitu senang?" Tanya Kepala keluarga Ling yang penasaran kepada anak gadisnya yang masih memperlihatkan rona merah di pipinya.
"Masa Tuan Ling, tidak tahu dari mana Nona Ling Yu Bing." celetuk kepala pelayan Ling Lussan merasa aneh bila Ling Yu Buen sama sekali tidak mengetahuinya.
"Ahh, Suami...! Masa tidak bisa menebaknya. Bing'er seperti itu pasti baru bertemu dengan Pangeran Li Sau Yi. "
Ling Yu Bing tersenyum dan menganggukkan kepalanya membenarkan ucapan ibunya. "Hehe .... Iya, kemarin pangeran minta ditemani menonton pertunjukan di Paviliun Kenangan. Dan tadi pagi Pangeran Li sendiri yang menjemput ke sini, saat ayah dan ibu pergi keluar."
"Ohh! Ayah senang kamu semakin dekat, apa lagi kalau sampai terjalin hubungan sama Pangeran Li Sau Yi. Kamu lebih cocok bersanding dengannya dari pada sich Ling Ling sampah itu. Saat dia datang tunjukkan padanya bahwa Pangeran Li sudah menjadi milikmu!"
" Hihi..., Pangeran Li Sau Yi sudah menjadi milik Bing'er, Ayah!" Ling Yu Bing menjawab perkataan ayahnya dengan tertawa lirih.
"Benarkah? Bagus! Itu baru Putriku. Tapi kamu juga harus bisa menjauhkan perempuan lain yang ada di sekitar Pangeran Li Sau Yi." Kata Ling Chan Hu bangga pada anak gadisnya.
"Pasti Ibu! Selain aku mencintainya, aku juga harus menjadi satu- satunya calon putri mahkota. Tidak boleh ada yang merebut kedudukan itu. Tanpa Ibu minta aku sudah menyingkirkan sainganku anak panglima Su Liyan. Ck, mendekati pangeran dengan berkedok sahabat masa kecil."
Ling Yu Bing tersenyum semrik dan keji saat mengingat dan menyebut anak Panglima Su Liyan. Gadis cantik lemah lembut yang selalu menjadi saingannya menjadi wanita paling berbakat dan terkenal di ibukota Shan City.
*************
Lima orang sesepuh Istana Kristal Blue yang ada di dalam Balairung hanya bisa menarik nafas panjang. Yuan Low, Yuan Shan, Yuan Bing, Yuan Xiao dan Yuan Yen tak berdaya menghadapi ke egoisan dan keteguhan tekad Yuan Long. Pemuda tampan itu hanya mau menikah dengan Ling Ling, gadis dari alam bawah yang tidak memilik garisi darah keturunan Istana Kristal Blue.
Yuan Low, Yuan Bing dan ke tiga saudaranya berusaha menekan emosi dan amarahnya pada penerus Istana Kristal Blue yang dengan gampang dan entengnya mau meletakkan kedudukannya menjadi Raja apa bila dipaksa menikah dan memiliki permaisuri dari Istana Kristal Blue.
Saat ini, ke lima sesepuh itu sedang serius mencari cara dan jalan agar pelaturan dan ketentuan tentang permaisuri tidak di langgar dan di tentang oleh Yuan Long.
Mereka harus segera mendapatkan solusinya , agar keinginan dan rencana mereka bisa di kabulkan Yuan Long. Sebelum pemuda itu benar- benar tekad bulat mundur dari tampuk pimpinan Istana Kristal Blue dan akhirnya meninggalkan alam atas kembali ke alam bawah.
Mereka melakukan usulan itu semata- mata agar garis keturunan asli dan murni keluarga Yuan tetap terjaga. Mereka tidak ada maksud untuk menundukkan dan mengendalikan pewaris Istana Kristal Blue.
"Emm.... Apa yang harus kita lakukan? Aku sangat mengenal sekali bocah nakal itu, dia tidak akan mengingkari janji yang sudah diucapkannya." Yuan Yen berkata apa adanya sesuai dengan kenyataan.
"Emm... Apakah Long' er sudah tahu siapa yang akan menjadi calon Permaisuri pilihan kita?" Tanya Yuan Bing pada para saudaranya. Yang memberi reaksi secara spontan bersama mengangkat kedua pundaknya sebagai tanda tidak tahu.
" Aku rasa dia tidak mengetahuinya, kalau dirinya kita jodohkan dengan Yian Ying."
"Uhh, Sekarang kita hanya bisa mengandalkan Yuan Ying. Hanya ini cara yang bisa kita gunakan untuk saat ini. Bukankah dia sangat mencintai Long' er!"
" Kau benar saudara Low. Kita serahkan saja masalah ini pada gadis itu. Aku yakin dia mampu mengatasi Long er! "
" Dengan dekatnya hubungan mereka selama ini. Memang dia yang harus turun tangan untuk menjinakkan calon suaminya itu."
Para sesepuh Istana Kristal Blue telah sepakat menyerahkan urusan Yuan Long pada Yuan Ying. Gadis cantik nan lembut yang menjadi teman masa kecil pemuda tampan itu. Yang sekaligus menjadi calon permasuri yang terpilih dari sepuluh gadis darah murni.
Saat Yuan Long kembali ke Istana Kristal Blue gadis itu langsung menemuinya setelah sekian lama berpisah karena Yuan Long harus menjalankan hukuman.
Semenjak Yuan Long tinggal dan di angkat menjadi Raja , Yuan Ying selalu datang tiap hari berkunjung. Bahkan gadis cantik itu sering menemani Yuan Long saat pemuda tampan itu santai atau mencari hiburan. Padahal sering kali Yuan Long mengusirnya tapi gadis itu tetap saja datang dan tak menyerah. Sebenarnya Yuan Long sudah membatasi diri tidak mau terlalu dekat.
Akan tetapi sebagian penghuni Istana Kristal Blue, yang melihat dan menyaksikan mereka berdua, merasa kalau keduanya memiliki hubungan lebih dari sekedar teman.
Dan Yuan Long selama bersama dengan Yuan Ying tidak pernah sekali pun membicarakan atau menyingung tentang Ling Ling. Karena bagi pemuda itu Ling Ling adalah urusan pribadinya. Dan orang lain tidak perlu tahu dan ikut campur.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...