
Teriknya sinar matahari tengah hari terasa makin panas didalam Paviliun Teratai. Saat ini di hadapan Yuan Long ada beberapa orang utusan dari Istana Kristal Blue. Bahkan Yuan Jing ada di antara mereka.
Yuan Long tidak suka mereka ada di alam bawah. Apa lagi sampai menemuinya di kediaman Ling. Dan mereka bertemu langsung dengan Ling Ling. Ia pun memandang mereka dengan tajam.
" Mau apa kalian kemari? Beraninya kalian muncul di hadapanku! Aku tidak ada sangkut pautnya lagi dengan Istana Kristal Blue."
" Sampai kapanpun kau ada hubungannya dengan Istana Kristal Blue, Long'er. Kedatangan kami kemari untuk memberitahumu, kalau kami menyetujui keinginanmu."
Yuan Long tentu saja terkejut akan kabar itu. Ia tidak menduganya sama sekali. "Benarkah...!"
" Iya. Benar! Sesuai kemauanmu."
" Sungguh! Kalian setuju." .Yuan Long memandang mereka tidak percaya juga masih ada rasa curiga.
" Iya...Bawalah dia ke alam atas segera. Kami akan mempersiapkan segalanya. Termasuk pesta perkawinanmu." Ucap sesepuh Yuan Xiao meyakinkan keturunannya itu.
Yuan Long yang semua masam kini berbinar. Pemuda itu langsung berubah ramah pada para utusan. Bahkan memerintah Ling Chi dan Ling Yun membuat makan yang enak- enak untuk tamunya.
Para utusan Istana Kristal Blue langsung pergi begitu hari telah malam. Tidak ada satu pun yang menginap, mereka langsung pergi menuju portal, untuk kembali ke alam atas.
WHUUUS WHUUUS
Indra pendengaran dan penglihatan Yuan Long serta Yuan Jing yang tajam, menangkap adanya tamu tak diundang yang memasuki kawasan kediaman keluarga Ling.
" Rupanya ada tikus yang berani menerobos kediaman." ucap Yuan Jing.
"Kita lihat dulu, Siapa sasarannya? "
" Teknik Rasconhen!" Ling Ling langsung menggunakan warisan Pheonix begitu mendengar percakapan Yuan Long dan Yuan Jing. Ia juga ingin tahu.
WHUUS HAP----
WHUUS HAP----
" Gila, penjagaannya sangat ketat. Tapi sayang... Tidak akan berguna bila kita yang memasukinya"
"Kalau menurut petanya, disinilah target kita berada." ucap pimpinan Sau Saren kepada rekan- rekannya sambil melihat gulungan perkamen.
"Segera kita masuk kedalam dan membantainya. Jangan membuang waktu."
" Ehh jangan langsung di bunuh. Nona Ling Ling katanya cantik. Sayang, kalau tidak kita manfaatkan.!"
Ucapan para pembunuh itu telah di dengar oleh Ling Ling, Yuan Long dan Yuan Jing. Mereka pun bersiap menghadapinya.
"Tuan, Nona biar saya saja yang menghadapinya. Jangan kotori tangan Anda. Mereka tidak layak mendapat penghormatan itu."
" A.. A.. A.. Tidak bisa. Aku harus ikut juga menghajar. Mereka menargetkan diriku. Mana bisa aku tinggal diam." Ling Ling tidak mau menerima usulan Yuan Jing.
"Yuan Jing kamu lawan 2 orang, begitu juga denganku akan melawan 2 orang dan baru sisanya itu yang akan menjadi lawanmu Ling Ling."
Selesai memberi intruksi, Yuan Long langsung bergerak yang di ikuti oleh Yuan Jing.
WHUUUS WHUUUS
Yuan Long menampakkan diri di hadapan Sau Saren 1 dan 2 dengan jarak 15 meter dan saling berhadapan. Tentu saja kehadiaran Yuan Long ini mengejutkan keduanya.
Sau Saren 1 langsung melihat keadaan rekannya yang lain, ternyata juga ada yang menghadang. Barulah menyadari, kalau kehadiran kelompoknya telah di ketahui.
WHUUUS
Yuan Long langsung saja mengirimkan serangan . Yang langsung di hadang oleh Sau Saren 1. Sebagai seorang pembunuh tentu saja sudah siaga setiap saat.
BRAAAAK