
Ling Chi dan Ling Yun meletakkan camilan yang dibawanya di atas meja. Kemudian Ling Chi menepuk kantong penyimpanannya untuk mengeluarkan sesuatu yang langsung dia serahkan pada Ling Ling.
" Nona Ling, anda dapat undangan! Seorang kasim kerajaan tadi pagi mengantarkannya."
Ling Ling memberi isyarat agar pelayan pribadinya itu membacakan perkamen yang masih dipegangnya itu.
Ling Chi pun membuka gulungan perkamen kemudian membacanya dihadapan Ling Ling, Ling Yun dan Yuan Long.
"Raja Kerajaan Shan meminta Nona Ling Ling dari keluarga Ling untuk hadir dalam Festival Lentera di Istana."
"Aih... Raja memberiku undangan langsung. Karena ini perintah Raja, aku pasti akan datang! Aku yakin, nanti di sana akan ada pertunjukan yang menarik. Akan sangat sayang apa bila dilewatkan. Tolong kalian persiapkan semuanya."
" Baik, Nona!" jawab Ling Chi dan Ling Yun bersamaan.
Karena Festival Lentera akan dilaksanakan tiga hari lagi. Membuat Ling Chi dan Ling Yun segera membuat persiapan. Jangan sampai Ling Ling mendapat malu karena keteledoran mereka berdua.
Karena Ling Chi dan Ling Yun sadar, di Festival Lentera itu akan menjadi panggung pertunjukan para Nona bangsawan.
*
*
Tak terasa waktu cepat sekali berlalu, hari silih berganti, tiga hari yang dinantikan akhirnya tiba. Festival Lentera di selenggarahkan. Seluruh lapisan masyarakat menyambutnya. Antusias terlihat jelas diraut wajah-wajah orang yang berlalu Lalang di jalanan.
Begitu pun dengan Ling Ling. Gadis cantik itu mau berangkat ke istana ditemani dengan Yuan long. Lebih tepatnya Yuan Long mengawal Ling Ling. Pemuda tampana itu memaksa ikut, sebab dia tidak ingin Ling Ling datang sendiri dengan sekumpulan srigala lapar yang siap menerkamnya apabila dirinya lengah.
Ling Ling naik kereta kuda yang disiapkan oleh kepala keluarga Ling. Tapi tidak bersama dengan anggota keluarga Ling yang lain. Ling Ling naik kereta kuda hanya bersama dengan Yuan long.
Kereta kuda yang membawa Ling Ling kini sampai di depan gerbang istana. Begitu juga dengan kereta- kereta keluarga bangsawan lainnya.
Ling Ling turun dari kereta kuda di bantu oleh Yuan Long. Hal itu tidak lepas dari pengawasan Nyonya Ling Chan Hu dan anak gadisnya Ling Yu Bing.
" Ck, gadis sampah itu berlaga seperti Nona bangsawan. Siapa yang juga yang bakal mengakui dan menganggapnya?" Cemoohan Ling Yu Bing tidak suka melihat Ling Ling terlihat mempesona.
" Biarkan saja dia senang sesaat Bing'er! Nanti juga dia akan menangis, bahkan tidak akan berani memperlihatkan mukanya lagi." celetuk nyonya Ling Chan Hu menatap Ling Ling penuh dengan kedengkian.
Sementara Ling Ling yang merasa di perhatikan, tetap lewat begitu saja di depan Ling Yu Bing dan Ibunya. Gadis cantik itu tetap melangkahkan kakinya santai tanpa beban masuk ke dalam istana.
"Ehh, bukankah itu Nona muda keluarga Ling!! Celetuk Nona berhanfu kuning sambil tangannya menelunjuk Ling Ling.
"Iya, Itu Ling Ling sich gadis sampah tak berguna keluarga Ling."
"Aih, gadis yang pertunangannya baru dibatalkan oleh Tita Raja itu."
" Ya jelaslah Pangeran lebih memilih Ling Yu Bing, yang cantik dan jenius daripada gadis itu."
" Aku saja tidak mau apalagi Pangeran! Jadi penghangat ranjang pun aku masih pilih-pilih."
Orang- orang yang melihat kehadiran Ling Ling mulai berkomentar, dan Ling Ling yang mendengarnya cuek dan tidak peduli sama sekali.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...