
" Sudah ada bukti di depan mata, tapi kau masih juga tetap tidak mengakui. Pangeran Li Sau Yi, saya meminta keadilan untuk putri saya, Bing'er! " Ucap Nyonya Ling Chan Hu.
" Saya sudah dipermalukan dan diracuni. Dan Pelakunya harus mendapatkan hukuman."
" Sudah aku katakan berapa kali bila aku bukan pelakunya. Kenapa tetap menuduhku? Memangnya kau punya bukti menuduhku pelakunya?"
"Ohh, Jadi kau tetap tidak mengaku. Sayangnya kami percaya sama Nona Ling Yu Bing. Karena dia terkenal akan kebaikan, kelembutan dan kejujurannya di ibukota Shan City ini." Ucap salah satu tamu undangan membela Ling Yu Bing dan menyudutkan Ling Ling.
"Buktikan saja kalau racun itu berasal dari Nona Ling. Dari awal datang hingga sekarang yang berinteraksi dengan nona Ling adalah aku. Kalau tangan Nona Ling ada racun seharusnya aku yang kena duluan. Tapi lihat, aku baik-baik saja begitu juga dengan rekan-rekanku yang lain." Nona Tang Ta Thing masih membela dan percaya Ling Ling.
"Jelas di buktikan." Ucap Pangeran. Kemudian pemuda tampan itu menelunjuk dan memerintah pelayan yang tak jauh darinya. "Kau dan kau! Geledah Nona Ling Ling."
" Baik Pangeran..!" ucap kedua pelayan itu secara bersamaan.
Kedua pelayan istana itu langsung bergerak mendekati Ling Ling. " Maaf Nona Ling. Kami harus periksa Anda!"
Kedua pelayan itu mulai memeriksa tiap jengkal tubuh Ling Ling, bahkan kantong penyimpanan milik gadis itu tidak lepas dari pemeriksaan, seluruh isinya di tuang di atas meja.
Ling Yu Bing menyeringai saat itu juga. Ia senang karena sesuai dengan rencananya. Sementara Ling Ling yang sadar di permalukan tatapan matanya makin dingin. Tapi Ling Ling tidak menolak apa lagi melawan, Ia membiarkan pelayan itu melakukan tugasnya.
Sedangkan Tang Ta Thing wajahnya memerah dan nafasnya memburuh. Ia berusaha sekuat tenaga mengontrol emosinya agar tidak meledak, apalagi Ia melihat Ling Ling menatapnya sekilas dan menggelengkan kepala. Gadis itu tidak terima temannya diperlakukan seperti ini.
Tak lama seorang prajurit mendekat dengan membawa lelaki paruh baya bertubuh tambun. Tabib kerajaan yang dipanggil telah tiba.
Tabib itu menganggukkan kepala sebagai jawabannya. Ia pun langsung menyentuh pergelangan tangan Ling Yu Bing, guna mencari tahu apa yang di alami gadis itu.
" Kami tidak menemukan apa - apa, Pangeran." Lapor pelayan yang menggeledah Ling Ling. Tentu saja pernyataan dari pelayan itu membuat kaget pangeran.
" Ini hanya alergi. Tidak berbahaya tapi cukup menyiksa." ucap Tabib Layun agak keras. Dia sengaja melakukannya agar semua orang mendengar dan mengetahui apa yang terjadi.
"Tapi tidak perlu kwatir. Dengan pil Cunra ini, sekitar 1 jam juga akan sembuh." Tabib Layun menaruh pil itu di telapak tangan kanan Ling Yu Bing, selanjutnya memberi salam pada pangeran dan kemudian meninggalkan taman.
"Ck, tidak adanya barang bukti. Sudah terbukti bukan, kalau Nona Ling Ling bukan pelakunya." Cemo'oh Tang Ta Thing.
"Minta maaflah pada Nona Ling Ling! Jangan diam saja, aih... tidak merasa bersalah...."
" Ihhh, Main tuduh saja. Kalau aku ya...Malu!"
Satu persatu penonton angkat bicara dan itu membuat telinga Ling Yu Bing dan Nyonya Ling Chan Hu panas.
"Maaf Saudari Ling!" Ucap Ling Yu Bing terpaksa. Hatinya sakit tidak rela.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...