
Bagaimana manejer Paviliun Bunga tidak emosi, mereka baru saja di tegur dan di peringatkan olehnya. Dia juga masih ada di situ, belum juga pergi meninggalkan lantai 2, tapi mereka sudah melanjutkan kembali pertengkaran mereka yang terjeda akibat kehadiran manejer Pavilium Bunga.
Karena tidak ingin memperpanjang urusan yang tidak penting. Sekaligus untuk menghormati dan menghargai para pengunjung Paviliun Bunga yang ingin merayakan hari baik.
Tanpa berbicara lagi, Ling Ling segera saja melangkahkan kakinya meninggalkan kelompok Nona Hang kembali ke bilik 5 di ikuti sama Ling Yun, Ling Chi dan Tang Ta Thing.
" Berhentiiii!" Teriak Nona Hang saat Ling Ling dan rombongannya berbalik badan melangkah menjauh. "Enak saja mau pergi? Kau harus minta maaf! Dan kau juga harus bertanggung jawab atas dua pengawal itu? Kau harus memberikan ganti rugi!"
Ling Ling dan rombongannya seketika itu berhenti. Mereka berbalik badan, "Hah...Ganti rugi? Haha ... Apa kami tidak salah dengar? Yang salah siapa? Kenapa aku harus ganti rugi mereka berdua? Itu bukan tanggung jawabku tapi tanggung jawab orang yang ada di sebelahmu!"
" Aku tidak menyangka, katanya kalian keluarga kaya raya tapi MINTA SUMBANGAN! Hehe..." Tang Ta Thing menyindir mereka.
Jiang Fuyan wajahnya memerah dan kedua tangannya terkepal erat. Sedangkan Nona Hang langsung tersulit emosi dan amarah yang memuncak, dia tidak bisa terima di katakan keluarga miskin dan juga meminta sumbangan. Sementara teman-temannya yang lain tersenyum masam.
"Kau... Kau...!" Nona Hang sampai tidak bisa berkata-kata karena amarahnya. Dia langsung saja berlari kehadapan Nona Tang Ta Thing. Dan sebuah pukulan di arahkan padanya, dengan sigap Tang Ta Thing menghindarinya, sehingga pukulan itu meleset 2 inci dari perutnya.
WHUUUUS
Tang Ta Thing kemudian membalas serangan itu dengan menendang Nona hang. Sadar akan serangan yang datang dengan cepat Nona Hang menghindar ke samping, kemudian dia pun balik menyerang kembali Tang Ta Thing.
WHUUUS TAP----
Dengan sangat cepat dan lincah Tang Ta Thing menghindari serangan itu. Ling Ling dapat melihat kalau kedua nona ini kultivasinya tidak jauh beda. Mereka seimbang, baik itu kekuatan ketrampilan dan kelincahannya.
TAP--- WHUUUS
Beberapa jurus telah berlalu, baik Tang Ta Thing mau pun Nona Hang, keduanya tidak ada yang menunjukkan kelemahannya.
BRAAAK BRAAAK
Manejer Paviliun Bunga wajahnya merah padam, dia menyaksikan pertarungan itu dari awal. Ke dua kelompok benar-benar mengindahkan peringatannya.
"CUKUP! BERHENTI! PERGI KALIAN DARI SINI!" teriak manejer Pavilium Bunga dengan Aura dan juga kemarahan. "Pavilium Bunga tidak bisa menerima kalian! Enyahlah dari sini! Biar yang lain menikmati Festival Bunga."
Tang Ta Thing dan Nona Hang menghentikan pertarungan mereka. Mereka berdua sangat terkejut mendengar ucapan dari Manager Paviliun bunga.
" Apaaa? Kenapa kami harus pergi?" ucap Nona Hang memandang marah Tang Ta Thing seolah ini semua adalah akibat dari ulahnya. "Merekalah yang harus meninggalkan Paviliun Bunga bukan kami!" Nona Hang berbicara sambil menunjuk Ling Ling. "Suruh mereka pergi dari sini! Mereka tidak pantas berada di sini!" ucapnya kembali dengan sangat ketus kepada manejer Pavilium Bunga.
" Anda tidak dengar apa kata saya! Bukan hanya mereka tapi kalian juga! Kalian telah mengganggu acara Festival Bunga! Jadi mana mungkin kalian kami biarkan tetap berada di sini!" ucap Manejer Pavilium Bunga.
" Kau berani mengusirku? Apa kau bosan hidup? Hingga kau berani lancang kepada diriku? Apa kau tidak tahu siapa aku? Apa kau tidak mengenali diriku?" ucap Jiang Fuyan.
Jiang Fuyang tidak terima, apa bila dia di usir dari Paviliun Bunga. Harga dirinya tidak bisa menerima semua itu. Karena itu sama saja dengan mencoreng martabat keluarga besar Jiang.
" Saya tahu! Anda adalah tuan muda Jiang! Tetapi peraturannya adalah siapa pun yang berbuat salah atau bikin onar harus mendapatkan konsekuensi dari perbuatan yang di lakukannya!" ucap manajer Paviliun Bunga tidak takut sama sekali pada ancaman Jiang Fuyan.
" Jadi kau masih tetap bersikuku mengusirku? Kau benar-benar tidak sayang nyawa dan keluargamu! Jadi jangan salahkan aku, bila nanti kasar padamu!" ucap Jiang Fuyan penuh emosi.
"Haha... Lucu sekali! Aku tak nyangkah bakal lihat tontonan yang luar biasa mengasikkan! Ada orang yang sudah, tidak di harapkan keberadaannya di Pavilium Bunga ini. Tapi masih saja ngeyel, maksa pingin berada di tempat ini! ME MA LU KAN!" ucap sarkas Ling Ling sambil tertawa dan tatapan matanya penuh ejekan kepada Jiang Fuyan.
Jiang Fuyan makin gelap matanya. Dia tidak pernah menyangka kalau hari ini akan menjadi hari yang paling sial dan buruk bagi hidupnya.
"Tutup Mulutmu! Semua ini gara-gara kamu! kau lah penyebab semuanya!" ucap Jiang Fuyan saat Ling Ling dan kedua pelayannya serta Tang Ta Thing bergerak menuju tangga mau turun dari lantai dua.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...