
Secara serentak mereka semua memandang Ling Ling. Karena gadis itulah yang berteriak, sehingga para penghuni kediaman Ling datang ke Paviliun Utama. Ia pasti tahu sesuatu.
Melihat pandangan orang padanya, Ling Ling pun angkat bicara. " Aku tidak tahu. Aku datang ke sini kondisinya sudah seperti ini. Dan aku tidak melihat ada orang yang keluar dari sini."
"Apaaa?" Perkataan Ling Ling mengejutkan mereka semua.
Mereka jadi heran dan hanya bisa menebak-nebak saja peristiwa yang terjadi. Apa lagi tempat itu masih bersih dan rapi, tidak adanya bekas pertarungan.
*
*
Kejadian yang menimpah Kepala keluarga Ling dan istrinya telah sampai ketelinga Ling Yu Bing 10 hari kemudian. Karena jarak kediaman Ling dan Lu jauh.
HIK HIK PYAAR
BRAAK HIK HIK
Gadis itu menangis dengan histeris, Ia meluapkan kesedihan dan emosinya dengan melempar apa saja yang ada di depannya.
" Ini pasti perbuatan Ja- Lang Ling Ling sialan itu. Aku pasti akan membalas dendam kematian kedua orang tuaku. Aku tidak peduli bagaimana caranya. Aku harus bisa membalas rasa sakit hati ini."
Setelah seharian menangis dan merusak perabotan. Separuh malam berpikir keras mencari solusi menghadapi Ling Ling. Dan Esok paginya berdandan cantik dan membawa perhiasan yang di milikinya untuk menemui seseorang.
Saat ini Ling Yu Bing berhadapan dengan kelompok pembunuh bayaran Sau Saren. Kelompok ini hanya berjumlah 5 orang saja. Tapi sangat terkenal akan ke sadisannya.
Ling In Chuan mengeluarkan perhiasan dan uang yang di bawanya ke atas meja. "Bunuhlah Nona Ling Ling dari kediaman Ling pusat. Dan semua ini menjadi milik kalian sebagai bayarannya."
Pimpinan Sau Saren tidak langsung menjawab. Diamatinya wanita cantik di hadapannya dari bawa ke atas.
"Tugas ini berat, karena kami harus menyusup kedalam keluarga Ling. Dan bayaran itu tidak cukup. Kecuali... Hehe serahkan dirimu juga untuk melayani kami."
" Apaaa?" Ling In Chuan terkejut. Gadis itu mengepalkan tangannya. Menarik nafas panjang kemudian dia mengangguk.
" Baiklah... Aku terima usulanmu. Tubuhku ini milik kalian."
Ling Yu Bing sudah tidak perduli lagi dengan martabat dan harga dirinya yang penting sakit hatinya bisa terbalaskan.
HAHA HAHA
Serentak tertawa senang para pembunuh bayaran itu. Mereka tidak menyangkah gadis itu langsung mau.
Kelima orang itu langsung mengelilingi Ling In Chuan. Saat bersamaan sepuluh tangan langsung menjama tubuh gadis itu. Ada yang mengelus, menjubit, meremas dan menarik tali hanfu.
EMM UUH
Ling In Chuan meremang saat tangan - tangan itu aktif di tubuh indahnya. Tidak sampai 20 kali tarikan nafas, Ia sudah tidak mengenakan sehelai benang. Dia telanjang bulat di hadapan 5 lelaki bertampang sangar.
AAH AAH
Dalam waktu singkat Ling In Chuan sudah berkabut gairah begitu juga dengan para pembunuh bayaran. Dengan sangat kasar dan buas mereka menyentuh gadis cantik itu.
Pimpinan Sau Saren lebih dulu yang memompa area gua kenikmataan yang penuh rumput. Sedangkan wakilnya memompa lubang yang lain lagi milik Ling In Chuan.
Kedua dadanya di hisap ganas oleh dua orang, sedangkan tangannya harus memegang dua senjata ajaib yang berbeda ukuran milik kedua orang itu.
Begitu juga dengan lubang mulutnya pun di sumpal oleh senjata ajaib milik anggota Sau Saren yang 5.
Mereka menggilir bergantian menggagahi Ling Yu Bing. Seharian penuh gadis itu telah menjadi budak nafsu para pembunuh itu. Hari ini mereka bukan hanya mendapatkan uang dan perhiasan, tapi juga tubuh molek nan indah Ling Yu Bing.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...