
"DIAM KAU!" Tang Talun membentak Ling Ling setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh gadis cantik itu.
Sedangkan Ling Ling yang mendengar bentakan dari Tang Talun bukannya marah tapi malah makin tersenyum lebar karena lelaki yang ada di hadapannya makin tersulut emosinya.
Tang Talun kembali lagi berbicara dengan pandangan mata yang memerah, "Apa yang terjadi padanya tidak akan mungkin terjadi padaku! Kemungkinan kedua pelayanmu itu memperdaya mereka dengan menggunakan pesona tubuhnya, kalau tidak... Mana mungkin bisa mengalahkan."
Tang Talun sangat yakin bila kedua pelayan cantik Ling Ling itu menggunakan kemolekan tubuhnya untuk memperdaya rekan banditnya.
Tang Talun kemudian melanjutkankan lagi ucapannya, "Ck, yang benar saja bisa mencelakakan dan membunuh mereka. Haha... Dengan tingkat Kultivasi pelayanmu itu, apa lagi tanpa adanya pengalaman, mana mungkin bisa... Itu hanya mimpi...!"
"Haha... Benarkah? Ohh... Yakin tidak bakal terjadi padamu? Hehe.. Itukan menurutmu! Tapi... Aku berani jamin, sebentar lagi kau..Penjaga tak tahu diri, akan menyusulnya. Dan teriakanmu aku pastikan lebih merdu dari pada mereka!"
"Ck, banyak bicara! Darii tadi juga kau tidak mampu..."
Ling Ling langsung saja menyambar ucapan dari Tang Talun. "Akan aku buktikan! Jangan kwatir."
Ling Ling mengedarkan auranya keseluruh tubuh. Bias aura ungu nampak memancar di sekujur tubuh Ling Ling makin lama makin tebal dan besar.
WHUUUUUUUS
Ling Ling langsung saja mengambil senjata pusaka miliknya yang tersimpan di dalam cincin dimensi. Pedang pusaka pemberian dari Yuan Long kini ada di dalam genggaman kedua tangannya. Tak lupa dia pun mengalirkan auranya pada kedua bela bilah pedang itu.
Melihat lawan menggunakan kekuatannya, Tang Talun tak mau ketinggalan, dia pun langsung menyalurkan Auranya pada sekujur tubuhnya. Tak lama kemudian Tubuh Tang Talun di selimuti Aura hitam pekat. Bersamaan dengan munculnya dua buah taring panjang, dan matanya juga berubah menjadi warna merah. Penampilan Tang Talun makin menyeramkan, sudah tidak seperti manusia lagi.
WHUUUUUUUUUS
Ke dua tangan Tang Talun terulur maju langsung menerkam Ling Ling. Dengan sangat cepat dan gesit Ling Ling menarik tubuhnya tiga langkah kebelakang. Lalu gadis cantik itu mengarahkan pedangnya menahan serangan yang datang itu.
TRAAAAAAAAANG
Pedang Ling Ling beradu dengan kuku - kuku panjang hitam Tang Talun. Dan kuku - kuku hitam itu keras seperti baja. Menyadari serangannya gagal, Tang Talun menghentakkan tangannya. Mengirim gelombang kekuatan menghempaskan tangan Ling Ling.
WHUUUUUUUS
Gadis cantik itu dengan segera menahan hempasan kekuatan Tang Talun pada kedua tangannya, dan berusaha mempertahankan pedang, agar masih ada dalam genggamannya walau terseret dua langka kebelakang.
"Sial... kekuatannya ternyata cukup besar! Huh, aku terlalu meremehkannya!" umpat Ling Ling.
Begitu Ling Ling terdorong kebelakang, Tang Talun langsung mengejar dengan mengayunkan tangan kirinya mencakar dada Ling Ling.
WHUUUUUUS
Ling Ling yang menyadari kemana arah serangan, langsung menebas tangan kiri Tang Talun. Mana mungkin dia membiarkan tangan itu sampai bisa mengoyak tubuhnya.
TRAAAAAAANG
Sekali lagi tebasan yang di lakukan oleh Ling Ling tidak mampu melukai, ternyata bukan hanya kuku yang keras tapi seluruh anggota tubuhnya juga menjadi sekeras baja.
Ling Ling melompat kebelakang. Di simpannya kembali pedang pusakanya itu, sekarang dia akan menggunakan kekuatan yang di dapatkannya dari warisan Pheonix. Tahapan yang ke 3 yang merupakan kemampuan yang paling akhir yaitu penguasaan akan api.