Ling Ling

Ling Ling
Bab 34



Ling Yen dan Ling Chi masih tetap berdiri di depan pintu masuk barak yang jebol. Tak lama kemudian beberapa penjaga telah kembali ke barak dan melihat keduanya menjadi heran. Karena ada dua pelayan dari Homeling ada di tempat mereka.


Tapi rasa heran itu hilang setelah mereka semua melihat Nona Muda Ling Ling berada di dalam barak penjaga. Dan mereka juga melihat pengawal Nona Muda Ling sedang menghajar dua orang penjaga yang telanjang.


Tak nungguh lama gadis cantik adik Raylan keluar dari kamar mandi yang ada di belakang Ling Ling. Dia berhenti melangkahkan kaki begitu melihat beberapa penjaga mulai kembali ke baraknya. Para penjaga itu berdiri di luar pintu jebol. Tubuhnya gemetar ketakutan, karena dirinya membayangkan tubuhnya kembali di jamah, di sentuh dan di perkosa beramai - ramai oleh para penjaga itu.


Para penjaga sekarang paham kalau Ling Ling ada di tempat mereka karena mau menolong gadis cantik adik Raylan.


Kepala penjaga keluarga Ling berkata, "Nona Ling perintahkan pengawalmu menghentikan menghajar dua penjaga itu? Nona Ling seharusnya tidak ikut campur urusan kami? Nona, tolong jaga batasanmu! Ini semua adalah perintah dari Tuan Ling In Wurong."


"Apa katamu? Aku harus menjaga batasanku! Lancang kau? Beraninya kau bicara tidak sopan padaku! Terus kenapa kalau ini memang perintah Ling In Wurong... Ck , aku bisa menghapusnya saat ini juga." ucap sarkas Ling Ling.


Kepala penjaga langsung menuju ke tempat Yuan Long. Ketika berada tepat di hadapannya langsung berkata, " Lepaskan mereka berdua! Sudah cukup kamu menyiksa keduanya" ucap Kepala penjaga Ling Bawang.


" Beraninya kamu memberi aku perintah? Tidak ada yang bisa memerintah diriku! Hanya Ling Ling yang bisa! Itupun karena aku mengijinkan dan memperbolehkannya." Usai berkata sebuah tendangkan langsung mengenai Ling Bawang. Tendangan itu mampu membuat Ling Bawang melayang terbang jatuh menabrak meja hingga hancur.


"Itu hukuman atas kelancanganmu!" Ucap Yuan Long bergegas ke tempat Ling - Ling baru dua langkah dia sudah mendengar sebuah teriakan.


"Kaliaaaan! Serang pengawal Nona Ling Ling! Berilah dia pelajaran yang pantas dia terima! Agar dia tidak sombong! Dan congkak lagi di hadapan kita." ucap kepala penjaga Ling Bawang.


Para penjaga itu langsung menyerang bersama - sama Yuan Long. Meraka tidak perduli bila main keroyokan yang penting bisa menang.


BUUK BRAAK PLAK


DUUK KRAAK BRAAK


Pukulan, tendangan, tinjuan mereka lancarkan pada Yaun Long. Dengan santainya Yuan Long meladeni mereka. Para penjaga itu bukan tandingan dari Yuan Long.


AAHHH AAHHH AAHHH


Kini keadaan para penjaga babak belur bahkan ada yang patah tulang beruntung tidak ada satupun penjaga yang di bunuh oleh Yuan long.


Seorang penjaga yang melihat dan mengamati dari jalannya pertarungan meninggalkan barak penjaga dengan sangat terburu- buru.


Tak membutuhkan waktu lama penjaga yang menonton pertarungan kembali dengan Ling In Wurong.


" Ling Ling apa yang kamu lakukan di barak penjaga? Kenapa pengawalmu menghajar para penjaga keluarga Ling? Perintahkan dia untuk menghentikan aksinya itu." Ucap Ling In wurong.


"Urusan aku ada di barak penjaga tentu saja karena gadis ini! Karena aku tidak mau masa depannya menjadi segelap malam. Karena gadis ini tidak bersalah atas apa yang menimpah Ling In Chuan!" Kata Ling Ling kepada Ling In wurong.


"Jangan ikut campur urusan aku sama wanita ini, Dia bersalah apa tidak bukan urusanmu! Karena dia masih keluarga dari lelaki bajingan itu maka dia juga akan ikut menanggung hukumannya! Aku sudah beriikan gadis ini sebagai hadiah kepada para penjaga! Dia akan menjadi hiburan bagi mereka!" ucap Ling In Wurong tetap pada pendiriannya.


"Sayangnya aku ingin kamu melepaskan gadis ini! Suka tidak suka kau harus membebaskannya! Dan itu sudah menjadi keputusanku!" ucap Ling Ling kepada Ling In Wurong.


"Tidak bisa! Gadis itu akan tetap berada di barak penjaga! Dia harus jadi penghangat ranjang mereka!" ucap Ling In Wurong.


"Jadi kau melawan perintahku! Kau itu Kepala cabang Keluarga Ling berani melawan perintah dari Nona muda pertama keluarga pusat? Dimana etikamu?" ucap Ling Ling.


Ling In Wurong mengepal kuat kedua tangannya, giginya gemeletuk menahan sekuat tenaga amarah yang sudah tersulut.


"Anggap saja BARTER! Kau memintaku melepas Kepala keluarga Dong yang telah berani jelas - jelas menyinggungku. Dan aku memintamu melepaskan gadis ini yang tidak melakukan kesalahan pada dirimu maupun anakmu Ling In Chuan!" ucap Ling Ling tersenyum semrik pada Ling In Wurong.


Usai berkata Ling Ling mengajak Ling Yen,Ling Chi, Adik Raylan dan Yuan Long meninggalkan barak penjaga dibawa tatapan kebencian dari Ling In wurong.


"Gadis sialan! Beraninya dia perlakukan aku seperti ini. Dia telah mempermalukan diriku di hadapan para penjaga. Aku harus memikirkan sebuah rencana yang akan membuat hidup Manusia sampah itu menyesal telah di lahirkan! Aku tak sabar menungguh dua hari lagi Ling Yuyu sampai." Ucap Ling In Wurong dalam hati sambil menarik nafas panjang tiga kali.


"Kau panggilkan Tabib Hang untuk datang segera ketempat ini! Biar tabib Hang bisa memeriksa dan mengobati mereka semua!" perintah Ling In Wurong pada seorang penjaga.


********


Pavilium Homeling


"Kau tidak bisa tinggal di Pavilium Homeling! Karena Ling In Wurong pasti berusaha terus untuk bisa mencelakaimu! Dia bisa melakukan segala cara agar sakit hatinya terbalaskan! Itu bisa berbahaya bagi dirimu! Yang bisa kamu lakukan adalah meningkalkan Kota Shan Shan ini! Semakin cepat semakin baik" ucap Ling Ling pada gadis cantik adik Raylan.


"Apa yang dikatakan Nona Ling benar! Itu solusi terbaik saat ini! Karena situasinya masih panas di sini. Aku punya teman baik yang kebetulan besok berangkat keluar kota mau mengunjungi saudaranya, kamu bisa ikut rombongan mereka!" ucap Ling Yen.


"Baik, saya mau! saya bersediah. Saya takut bila berada disini, Nona!" ucap Adik Raylan sedikit bergidik ingat pengalamannya diperlakukan tak baik oleh penjaga.


"Hem... Kebetulan, kau langsung bisa keluar sekarang! Ling Yen akan mengantarmu! Aku hanya bisa memberimu ini sebagai bekal hidupmu nanti! Terimalah tapi tidak banyak!" ucap Ling Ling sambil menyerahkan uang dan beberapa hanfu untuk Adik Raylan.


"Terima kasih, terima kasih, terima kasih Nona Ling! Kalau tidak ada Anda... Entah seperti apa nasib saya sekarang!" ucap Adik Raylan sambil membungkukkan badannya dan air mata kembali membasahi wajah cantiknya. Sesungguhya gadis ini mengalami trauma dengan kejadian yang menimpa dirinya.


**********