Ling Ling

Ling Ling
Bab 70



Perjalanan yang di tempuh selama dua jam tak terasa sama sekali. Kusir kereta telah membawa mereka ke sebuah Pavilium megah yang berada di tengah pusat kota.


Tanpa mau membuang waktunya, mereka bertiga segera saja turun dari kereta kuda. Suasana di tempat itu sangat ramai sekali. Tua muda , kecil besar, laki perempuan , telah berbaur menjadi satu.


" Nona Ling, celaka.. kita tidak membawa pita sama sekali! Bagaimana ini? Koq bisa kita sampai melupakannya!" ucap Panik Ling Chi.


"Kita harus segera membeli berbagai macam warna pita. Karena itu sangat di perlukan saat mengikat pita pada pohon."


Ling Ling yang melihat kepanikan dari kedua pelayannya hanya bisa menggelengkan kepala. Ling Ling yakin semua orang yang hadir banyak yang tidak ikut ambil bagian dari Festival Bunga.


"Nona .. Saya akan membeli sekarang. Nona tidak boleh sampai tidak ikut ambil bagian Festival Bunga ini. Saya akan ketempat para pedagang." Tanpa menunggu jawaban dari Ling Ling, Sih Ling Yun lansung lari kecil menuju barisan para pedagang yang berjajar.


"Kita Tungguh saja Ling Yun di Pavilium Bunga! Sekalian kita juga bisa memesan beberapa makanan untuk mengganjal perut kita!"


" Iya Nona! Agar Ling Yun mudah menemukan kita. Tapi... Pavilium Bunga terkenal kalau pengunjungnya hanya orang terpandang, kaya raya dan orang terpelajar, saya mana pantas ikut masuk!" ucap Ling Chi kepada majikannya.


"Ck, apa aku harus peduli semua itu? Bagiku tidak ada aturan! Selama semua orang bisa datang itu berarti adalah tempat yang bebas, Karena bebas maka seharus tidak ada larangan."


Usai berkata Ling Ling langsung melangkahkan kaki ke Pavilium Bunga. Mau tidak mau akhirnya Ling Chi mengekor di belakang Ling Ling. Kini mereka berdua berada di lantai satu Pavilium Bunga. Lantai satu ternyata sudah penuh.


Tepat pada saat itu ada pelayan yang baru turun dari lantai dua. Ling Ling langsung saja memanggil pelayan itu. " Pelayan ke marilah!" lelaki itu berjalan mendekat. " Iya Nona ada apa? "


"Iya ada Nona! Biayanya dua kali lipat dari yang ada di lantai satu! Karena fasilitasnya lebih lengkap dan makanannya juga lebih mewah!" ujar pelayan itu bila Ling Ling menginginkan tempar itu.


"Baiklah aku ambil! Antarkan kami sekarang juga!" Pelayan yang mendengar apa kata Ling Ling, langsung saja memimpin mereka berdua menuju bilik yang telah di pesan.


Mereka menaik tangga menuju lantai dua. Dan ketika mau masuk bilik terdengar suara. " Tidak aku kira, akhirnya kita bisa bertemu kembali! Aku senang sekali Nona Ling! Aku pikir Anda sudah ke Ibu kota!" ucap Tang Ta Thing matanya berbinar - binar.


"Ohh.. Nona Tang Ta Thing! Lama tidak bertemu, Anda makin segar dan cantik saja!" ucap Ling Ling basah basih.


"Haha... Nona Ling terkalu memuji! Badahal yang cantik itu Nona Ling! Mana bisa saya yang seperti ini di bandingkan dengan Anda! Ohya... Bagaimana kalau Nona Ling gabung saja dengan saya!" ucap Tang Ta Thing


"Boleh..Tapi apa tidak mengganggumu acaramu!" ucap Ling Ling kepada gadis cantik itu. " Sama sekali tidak! Malah aku senang, makin banyak orang maka makin ramai" ucap Tang Ta Thing menjawab perkataan dari Ling Ling.


Sementara Ling Chi yang diam saja, yang menjadi pendengar. Matanya sekali- kali melihat pemandangan di luar lewat cendela bilik. Dan tak sengaja matanya menangkap bayangan Ling Yun yang sedang mencari keberadaannya.


" Maaf bila tidak sopan menyela Nona berdua yang sedang berbicara. Nona kelihatannya saudari Ling Yun sedang mencari kita. Dan sekarang ini lagi di bawah."


"Ohh... Sudah di bawah Pavilium Bunga! Hehe... Jemput dia! Dan segera bawa dia ke lantai dua!" ucap Ling Ling.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...