Ling Ling

Ling Ling
Bab 124



"Brengseeek, aku terpaksa!" Teriak Ling In Chuan dengan emosi dan marah. Andai Dia bisa memilih, Ling In Chuan pasti tidak setuju nan mau, apalagi rela serta bersediah disentuh oleh lelaki tua Ling Ba Tin.


PLAAAAK


Bunyi sebuah tamparan melayang dari tangan Ling Ba Tin dengan cepat dan keras mendarat pada pipi putih mulus Ling In Chuan. Kini pipi sebelah kiri itu telah terdapat stempel 5 jari tangan dengan sangat jelas.


Ling In Chuan matanya melotot ketika mendapatkan tamparan dari lelaki tua kepala pelayan keluarga Ling yang ada di hadapannya itu. Sakit rasa hatinya. Setelah habis dinikmati, sekarang mendapatkan perlakuan kasar dari Ling Ba Tin.


"Ck, terpaksa? Kau pikir aku anak kecil sehingga dapat di perdaya serta ditipu. Memangnya aku tidak tahu apa? Mana yang terpaksa dan mana yang benar-benar menikmati?"


Ling Ba Tin langsung menyangkal semua apa yang di ucapkan oleh gadis cantik yang ada di hadapannya. Jelas -jelas Ling Un Chuan sangat menikmati tapi tidak mau mengakuinya.


"Andai aku bisa bergerak! Mana mungkin aku sudi kau sentuh!" Ling In Chuan berkata dengan ketus, kemudian menghena nafasnya, berusaha sekuat tenaga meredam kemarahannya. "Engkau orang tidak tahu balas budi, Ayahku begitu mempercayaimu tapi apa yang telah engkau lakukan di belakangnya, kau tega menyentuh dan memperkosa anak gadisnya."


"Tega?" Ling Ba Tin menghela nafasnya, kemudian memandang lurus kedua bola mata Ling In Chuan. "Hehe... Awalnya aku tidak tega! bahkan tidak pernah bermimpi untuk menyentuhmu, tapi..., setelah tidak sengaja merasakan kenikmatan tubuhmu, aku jadi merasa kecanduan! Lagian kamu juga tidak lah gadis yang masih suci, menambah seseorang lagi yang menikmati tubuhmu, aku rasa tidak akan jadi masalah."


"Hehe ini adalah Upah atas jasaku selama ini mengabdi kepada ayahmu, aku rasa bayaran yang pantas dan layak aku terima. Karena selama ini, aku sering membantu tuan Ling In Wurong menggelapkan uang dari keluarga Ling Pusat."


Ling Ba Tin berkata dengan senyum penuh kemenangan. Ling Ba Tin juga sangat yakin kalau hal tidak senonoh atau perbuatan bejat yang di lakukannya pada Ling In Chuan ini, andai ketahuan oleh Tuan Ling In Wurong juga tidak akan ada dampak yang akan di alaminya sebab dia telah memegang rahasianya yang akan menjadi kelemahannya.


Karena Ling Ba Tin tahu pasti, kalau hal ini sampai ketahuan oleh keluarga Ling pusat maka keluarga cabang Ling kota Shan Shan bakal akan mendapatkan masalah besar. Bisa -bisa kedudukan Ling In Wurong sebagai kepala cabang keluarga Ling kota Shan Shan akan di cabut, juga bakal akan kena hukuman dari keluarga Ling pusat. kemungkinan besar seluruh keluarganya Ling In Wurong akan dibantai.


"Apa? tidak mungkin Ayahku berbuat seperti itu? Ayah adalah orang yang sangat jujur dan bisa di percaya! Jangan samakan Ayahku denganmu! orang yang tidak memiliki kesetiaan!"


Ling In Chuan tidak percaya dengan apa yang diucapkan oleh kepala pelayan keluarga Ling itu. Sedangkan Ling Ba Tin tidak memperdulikan apa kata gadis cantik itu, dia langsung bergegas pergi begitu saja setelah selesai mengenakan hanfunya.


...****************...