Ling Ling

Ling Ling
Bab 88



Mendengar apa yang diucapkan oleh tabib tua Tabib Hang. Ling In Chuan berdoa dalam hatinya, " Ya Dewa aku mohon jangan membuat aku hamil oleh laki-laki tua bangka brengsek ini. Aku tidak sanggup, Aku tidak akan kuat ya, Dewa! Tolong kabulkan seperti keinginan dari hambaMu yang penuh dosa ini."


Tabib tua Tabib Hang turun dari ranjang, Iya memunguti hanfu yang berserakan di lantai. Perlahan memakai hanfunya, setelah di rasa rapi baru tabib tua Hang selanjutnya membantu Ling In Chuan mengenakan bajunya.


"Hem... Aku sedikit beruntung dari tuan Ling Ba Tin karena dia tidak pernah menyentuhmu lagi sejak ketahuan dan di larang oleh Nona Ling. Tapi aku, hehe...., hari ini, hari baik, perayaan Festival Bunga, bisa memakan dirimu kembali. Sampai 2 ronde lagi, dengan permainan gaya yang aku tentukan dan sesuka hati."


Tabib tua Tabib Hang tersenyum mesum, dia memandang lekat gadis cantik yang berbaring di ranjang, yang telah selesai dipakainya itu. Rasanya dia tidak ingin meninggalkan kamar itu. Tetapi dia harus, karena ayah dari sih gadis telah menunggu dirinya.


" Aku akan pergi! Aku harus menemui ayahmu tuan Ling In Wurong. Hehe.... Calon ayah mertua!" Ya walau umur kami tidak jauh beda. Tapi, kalau kamu hamil dan mengandung anakku! Bukankah itu artinya dia mertuaku! Hihi..."


"Jang... Jangan bermimpi! I...Itu tidak a..., akan perna ter...., terjadi!" Ling In Chuan menjawab apa yang telah diucapkan oleh tabib tua Tabib Hang.


Habib tua Hang tidak menjawab, Dia langsung pergi meninggalkan gadis cantik itu. Karena dia tidak bisa berlama-lama di kamar ini. Sebab Ling In Wurong telah menungguh dirinya dari tadi.


*********


Taman Pusat Kota


Begitu banyaknya orang yang antusias ingin merayakan Festival Bunga membuat taman pusat kota menjadi penuh sesak. Sehingga ingin melakukan apapun menjadi tidak leluasa, karena areanya jadi terbatas.


"Nona Ling, tempat ini jadi tidak asik, bila ingin merayakan Festival Bunga sampai selesai. Kita tidak bisa menikmati suasananya."


"Uuh... Makin lama makin ramai saja! Terlalu banyak orang, kapasitas taman pusat kota tidak mampu menampung semuanya!"


"Aih.... Kalau tidak mau ramai, ya merayakannya di kediaman Ling saja! Bagaimana tidak penuh? Kalau semua orang beranggapan taman pusat kota tempat terbaik merayakan Festival Bunga! Jadi semuanya wajar kalau sepi baru itu tidak wajar, ada yang tidak beres!" ucap Ling Ling mengomentari perkataan para pelayannya.


Ling Ling yang menyadari kalau temannya itu sedang resah dan gelisah karena tidak tahu seperti apa perkelahian dua lelaki itu. Ling Ling pun berbicara berinisiatif menghilangkan kegundahan dari Tang Ta Thing.


" Jangan mengkhawatirkan pertarungan mereka berdua! Aku yakin kakakmu tidak akan sampai terluka sangat parah! Yuan Long pasti tahu, kalau dia lakukan itu, mencelakai temanku! Aku akan marah! Dan dia paling tidak suka apabila aku marah padanya karena orang lain!"


" Kenapa Nona Ling yakin sekali kalau kakakku bakal dikalahkan oleh pengawalmu itu! Sebegitu besarnya kepercayaan Nona Ling kepadanya! Asal Nona Ling tau kakakku tidak selemah itu! Dia adalah seorang jenius! Kemampuannya sangat tinggi dan itu sudah cukup terbukti!" ucap Tang Ta Thing tidak terima bila kakaknya diremehkan oleh orang lain, walaupun orang itu adalah Ling Ling penyelamat hidupnya.


(" Sebenarnya Yuan Long itu bukan pengawalku, Tentu saja aku percaya! Karena aku tahu seperti apa Yuan Long! Mana ada orang biasa bisa terbang! Auranya saja sangat mengerikan, Bahkan aku sendiri sampai bergidik ngeri!") ucap Ling Ling dalam hati.


Sambil tersenyum Ling Ling menjawab ucapan dari Nona Tang, " Maaf bukannya aku bermaksud merendahkan saudaramu Tang Ta Liang. Aku bilang seperti itu, karena selama ini Yuan Long tidak pernah terkalahkan. Dia selalu mampu mengatasi lawannya. Yuan Long biasanya berhasil dengan gemilang."


" Kalau Nona Tang dan Nona Ling begitu sangat ingin mengetahui pertandingan mereka. Kenapa kita tadi meninggalkan kedai makan? Kita bisa di sana, kalau perlu kita meleraikan pertikaian Tuan Yuan dan Tuan Muda Tang. Sehingga mereka berdua bisa ikut bersama kita merayakan Festival Bunga di taman pusat kota!" saut Ling Yun disaat Ling Ling dan Tang Ta Thing masih saja berargumen.


Tiba - tiba ada suara dari belakang yang mengejutkan mereka semua, "Aku.. Yang telah memenangkan perkelahian tadi!"


"Tuan Yuan Loooong!" pekik kaget Ling Chi akan kehadiran pemuda tampan itu.


"Sekarang pemuda itu kemungkinan jatuh pingsan di kedai makan!" Yuan Long kembali melanjutkan ucapannya.


"Gegeeee!" ucap Tang Ta Thing sedit panik. "Apa yang telah kau lakukan pada saudaraku!"


Yuan Long memandang dingin dan tajam gadis yang saat ini bertanya tentang saudaranya. "Jangan kuatir, dia tidak terluka parah cuman kehabisan tenaga."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...