Ling Ling

Ling Ling
1Bab 163



Tubuh Ling Ling juga tidak luput dari terpaan angin kencang, bahkan beberapa benda yang ada di sekitar Ling Ling terbawa angin melesat menuju mulut Long Yi. Barang -barang yang besar, seperti ranjang, meja, kursih itu ukurannya jadi mengecil ketika mendekati mulut Long Yi.


"Kau tidak usah ikut campur! Kau cukup melihat saja! Aku masih sanggup dan bisa mengatasinya!" ucap Ling Ling saat menyadari Yuan Jing mendekat.


Mau tidak mau Yuan Jing harus mendengarkan apa yang di ucapkan wanita tuannya itu. Karena apa yang di perintahan atau kata Ling Ling sama dengan ucapan langsung dari majikan sendiri Yuan Long. Baru nanti kalau keadaan benar - benar sudah sangat membahayakan, saat itulah dirinya akan turun tangan, walau tanpa izin sekalipun tidak akan jadi masalah.


Ling Nui, Ling Hui, Ling In Chuan, Ling Yun dan Ling Chi begitu ketakutan melihat perubahan wujud dari Long Yi. Walau mereka semua saat ini ada dalam farmasi tapi badan mereka semua gemetaran, keringat dingn mengucur dari tubuh para gadis cantik itu.


" Monster... Dia itu bukan manusia! Tidak, tidak aku tadi di sentuh olehnya!" Pecah kembali tangisan Ling Hui saat menyaksikan semuanya.


"Iih... Menyeramkan sekali! Aku takut! Lihat bulu kuduk ku berdiri!"


"Ehh... Dia bisa berubah? Kok bisa? Aneh sekali!" Gumam keheranan Ling Chi melihat perubahan Long Yi yang baru pertama kali ini dia melihat hal seperti itu.


Dengan pendengaran Yuan Jing yang sangat tajam, lelaki tampan itu pun mendengar semua ucapan para gadis cantik itu. Tapi dia tidak memperdulikannya, karena fokus dan konsentrasinya adalah melihat pertarungan Ling Ling.


Ling Ling tidak tinggal diam, segera saja dia membuat pola -pola rumit dengan menggunakan tangan kirinya. " Farmasi Pertahanan Perlindungan Ganda!" Gumam Ling Ling pelan, matanya tidak lepas memandang intens Long Yi.


Kemudian pola itu bersinar...


WHUUUUS CLIIIING


Sinar itu berubah bentuk menjadi sebuah sangkar prisma transparan. Sangkar prisma itu sangatlah tipis dan juga elastis tapi sangat kuat dan keras. Sangkar prisma yang memiliki kegunaan untuk melindungi tubuh Ling Ling. Karena tubuh Ling Ling berada di dalam sangkar prisma itu Sehingga dapat di pastikan tubuh Ling Ling mampu bertahan dari daya hisap mulut Long Yi.


WHUUUUS SRUUUUP


Melihat hal itu, Long Yi langsung menambah kekuatan hisapnya, dia langsung memutar kedua tangannya dan kedua kakinya di hentakkan dua kali ke lantai. Dia kembali menarik napas dan menghisap kuat Ling Ling.


Fluktuasi energi dari angin menderu kencang hasil hisapan kembali lagi menerjang ganas Ling Ling. Tapi hisapan itu belumlah cukup mampu menarik atau menerbangkan Ling Ling dari tempatnya. Hanya Api yang berasal dari pedang Ling Ling yang ikut terhisap masuk mulut sehingga menimbulkan jejak memanjang, tapi tidak bisa juga memadamkan nyala apinya.


WHUUUUS WHUUUUS


Ling Ling mendekat dan memanfaatkan jejak api yang terhisap. Gadis cantik itu langsung saja memutar mutar pedangnya dengan cepat sehingga menghasilkan gumpalan api di ujung pedang, kemudian dia tebaskan pada jejak lintasan api. Mengakibatkan api langsung membumbung tinggi saat terjadi pergerekan sehingga....


DUAAAR BRRRT


Terjadi ledakan saat mendekati Long Yi. Hisapan mulut Long Yi tidak bisa membendung tingginya api yang berkobar. Api itu meledak dan ribuan percikan apinya langsung mendarat pada tubuh Long Yi.


Long Yi berusaha memadamkan api yang telah membakar tubuhnya dengan cara jatuh berguling- guling. Dia berharap dengan cara ini seluruh api yang ada pada tubuhnya segera padam. Tapi api yang menjalar di tubuhnya tidak juga padam, malah lama -kelamaan makin membesar.


" Akhirnya selesai juga!" Ling Ling menyimpan kembali Pedang pusaka pemberian dari Yuan Long itu ke dalam cincin dimensinya.


AAUUUHH AAHH...


Teriakan dan ratapan kesakitan keluar dari mulut Long Yi. lelaki bau itu tidak kuat menahan rasa sakitnya.


Sementara itu para gadis yang ada dalam farmasi melihat bagaimana usaha dan tindakan yang di lakukan Long Yi untuk bertahan hidup hanya bisa terkejut. Dan mereka melihatnya tanpa ada rasa kasihan sama sekali. mereka merasa apa yang dialami oleh lelaki bau itu memang sudah sepantasnya.


Tak lama kemudian itu tubuh Long Yi yang terbakar itu sudah tidak bergerak sama sekali. Lelaki bau itu telah tewas terbakar. Api telah membakar tubuhnya hingga jadi abu.


Yuan Jing menghela nafas lega setelah melihat Ling Ling memenangkan pertarungan. Segera saja lelaki tampan itu menghilangkan farmasi yang telah dia gunakan untuk melindungi para gadis cantik.


"Nona Ling Ling Hebat! Nona bisa membunuh manusia jadi-jadian itu!" Ucap Ling Chi dengan pandangan memuja Nona majikan cantiknya itu.


" Luar biasa Nona Ling Ling! Saya tidak menyangkah kalau Anda sehebat ini! Kalau tidak lihat sendiri pertarungan tadi, saya tidak akan mempercayainya."


" Selamat atas kemenangan Anda Nona Ling! Emm... Tapi saya koq agak was -was dan kwatir dengan Pavilium yang lain, apa jangan jangan juga di serang?" Ling Yun bertanya dengan serius.


"Aih... kekhawatiranmu itu memang benar adanya! Kediaman keluarga Ling ini memang telah diserang oleh sekumpulan orang yang tidak dikenal. Yang jelas mereka teman dari penjaga gerbang yang dibawa oleh Ling Ba Tin." wajab Ling Ling atas ucapan Ling Yun.


Ling Ling tidak menyangka kalau Ling Yun sangat peka dan bisa menyadari situasi yang telah terjadi di kediaman Lingini. Dan bagaimana Ling Ling bisa tahu situasii yang terjadi, itu semua di sebabkan karena Ling Ling telah menggunakan warisan Burung Phoenix tahap dua, yaitu berbagi penglihatan dan pendengaran dengan binatang.


" Ehh... Apa? Jadi kita di serang? Ohh... Tidak, bagaimana keadaan ayahku? Aku harus tahu. Aku tidak bisa diam saja di sini!" ucap Ling In Chuan panik sekali, gadis itu buru- buru berjalan keluar dari kamarnya tanpa perduli suara Ling Nui yang berbicara sedikit teriak kapadanya di belakangnya.


" Nona Ling In Chuan, sabar! Jangan gegabah. Anda jangan membahayakan diri sendiri."


Ling Nui dan Ling Hui saling pandang, saat mereka berdua melihat Ling In Chuan berlari keluar. Mereka berdua juga melirik Ling Ling. Tapi gadis cantik yang di lirik itu hanya cuek begitu saja.


Ingin mengejar majikannya, mereka berdua masih takut, karena tidak memiliki kemampuan dan kekuataan. Dan yang di kwatirkan mereka itu akan menjadi beban. Mereka juga masihlah traumah dengan apa yang di alami di kamar Ling In Chuan ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...