
Ling Ling mengikuti Ling Chi dari belakang untuk melihat keraimaian yang ada di pasar.
Ling Chi sangat penasaran dengan apa yang sebenarnya dilihat oleh orang-orang yang saat ini sedang bergerombol. Dia harus tahu apa yang sedang dilihat dan di tonton orang-orang itu.
Ling Chi berusaha mencari celah untuk mengintip tapi sayang tidak berhasil, karena banyaknya penonton di sekitar area itu.
" Nona Ling! Saya tidak tahu apa yang sebenarnya ada di depan itu? Apakah Nona Ling bisa menebaknya?"
" Aku tidak tahu! Bukankah dari sini juga tidak kelihatan!" ucap Ling Ling memberitahukan apa adanya pada Ling Chi.
Sebenarnya Ling Ling bisa saja tahu, bila dia menggunakan salah satu warisan Pheonix yaitu Teknik Racabi. Maka bisa di pastikan dia akan tahu, karena menggunakan kemampuan berbicara dengan para binatang.
Dan salah satu dari sekian ribu binatang yang ada di muka bumi ini, pasti tahu apa yang sebenarnya ada di depan.
"Bagaimana kalau kita cari dulu bahan obat? Di sini juga percuma tidak bisa melihat? Daripada kita menyia-nyiakan waktu!"
" Terserah Nona maunya bagaimana? Yang jelas saya akan mengikuti apapun yang Nona Ling perintahkan?" ucap Ling Chi.
Karena Ling Ling tidak mau membuang waktunya dengan sia-sia dan juga percuma langsung saja menuju toko Sumber Daya
Toko Sumber Daya itu letaknya tidak jauh dari Ling Ling berdiri, hanya melewati dua toko saja. Sekarang keduanya berdiri di depan toko. Ling Ling langsung masuk ke dalam toko. Kemudian melihat sekitarnya.
Toko sumber daya itu kecil tapi di dalamnya semua sumber daya ada dan lengkap. Dari yang harganya murah sampai yang mahal. Dari yang berumur muda sampai yang berumur tua.
Ling Ling menyerahkan daftar bahan obat yang di butuhkannya kepada Penjaga Toko. Penjaga toko Sumber Daya langsung melihat dan membaca semua daftar yang ditulis oleh Ling Ling.
"Tidak apa -apa, Siapkan saja yang lain! Yang tidak ada akan aku cari di tempat yang lain. Memang item apa yang kehabisan?" Tanya Ling Ling kepada penjaga toko Sumber daya.
Pelayan Toko tidak langsung menjawab apa yang ditanyakan oleh Ling Ling. Dia lebih fokus mengambil dan membungkus bahan obat yang di beli Ling Ling.
"Semuanya senilai 5000 koin emas, Nona!" ucap pelayan toko menghitung semua harga bahan obat yang di beli oleh Ling Ling.
Ling Ling mengeluarkan koin emas dari cincin dimensi tapi di samarkan seolah mengambilnya dari kantong penyimpanannya.
Kemudian Ling Ling menyerahkan koin emas itu kepada pelayan toko sumber daya. Pelayan toko itu langsung saja menyimpan uang yang telah diberikan oleh Ling Ling.
Setelah menerima pembayaran atas bahan obat, penjaga toko baru, memberitahu bahan apa saja yang kurang, yang saat ini kedua bahan itu telah habis di tokonya.
" Bahan obat yang tidak ada adalah Astragos dan Jahe Merah !" ucap Penjaga Toko Sumbet Daya.
" Ohh... Kalau bahan itu yang tidak ada, tidak masalah. Karena sangat mudah untuk di dapatkan. Kemungkinan besar, toko lainnya pasti ada." Gumam Ling Ling dengan penuh keyakinan.
Setelah mendapatkan barang yang diinginkan dan tersisa dua item bahan obat yang belum, Ling Ling segera keluar dari Toko Sumber Daya.
Ling Ling pun kembali mencari toko yang menjual bahan obat untuk bisa mendapatkan 2 item tersisa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...