
Hembusan angin yang seperti pisau itu, telah menggores beberapan bagian tubuh dari Ling Ba Tin. Darah mulai merembes keluar dari bagian tubuh yang terluka.
AAUUHHH...
Ling Ba Tin menjerit kesakitan. Darah yang merembes keluar telah membasahi hanfu yang dikenakannya.
"Bangsaaat! Brengsek kau! Beraninya kau melukaiku! Dasar pengawal rendahan!"
Umpat Ling Ba Tin kepada Yuan Long dengan amarah yang meledak- ledak. Sementara Yuan Long menjawab ucapan Ba Tin dengan tindakannya mengangkat tangannya dan menghentakannya. Bersamaan dengan itu...
BRAAAAK
Tubuh Ling Ba Tin tiba tiba melayang dan kemudian terhempas kesamping menabrak cendela.
AAAHHHH....
Ling Ba Tin mengeluh kesakitan. Dan berusaha bangit dari posisi terlentang.
WHUUUS
Begitu Ling Ba Tin berdiri, sebuah tendangan yang sangat cepat dan akurat menghampirinya dan membuatnya terlempar keluar jendela.
BRAAAAK
Tubuh tuanya menghantam tanah keras yang ada di bawah cendela paviliun Homeling. Karena jatuh dengan posisi tengkurap, mengakibatkan dahinya terluka agak dalam. Sebagian wajahnya telah tertutup oleh darah.
Ling Ba Tin mengusap darah yang mau masuk matanya. Dengan gigi gemeletak Ling Ba Tin penuh dengan dendam, sehingga hawa membunuhnya merembes keluar tubuhnya.
"Awas kalian! Tunggu saja pembalasanku! Tidak satu pun dari kalian yang akan aku ampuni!" gumam Ling Ba Tin sambil berjalan dengan tertatih - tatih meninggalkan area Paviliun Homeling.
" Tua bangka itu memang harus diberi pelajaran! Agar dia tahu di mana posisinya! Sudah cukup mentolerir semua tindakannya selama ini!"
Ling Ling ikut menambahkan ucapan yang di utarankan oleh Yuan Long. " Yup aku pun setuju! Ling In Wurong sakit, itulah yang menyebabkan Ling Ba Tin menjadi tak tahu diri. Dia merasa dirinya menggantikan sementara Ling In Wurong. Jadi dia merasa yang paling berkuasa di Keluarga Ling Cabang kota Shan Shan ini!"
Kemudian Ling Ling jadi teringat dengan orang yang bersama dengan Ling Ba Tin di dalam kereta kuda pada saat Festival Bunga.
Aura negatif orang itu, telah mengusik dirinya. Dan Ling Ling tidak tenang akan hal itu. Secepatnya Ling Ling harus mencari tahu siapa sebenarnya orang yang diajak oleh Ling Ba Tin itu.
" Jelas kami ingat nona! Orang itu sekarang menjadi salah satu penjaga keluarga Ling!" ucap Ling Chi memberi informasi kepada majikannya.
"Tapi aneh Nona, orang itu setiap hari selalu berkeliling kediaman Ling ini pada pagi dan sore hari."
Ucapan dari Ling Yun ada benarnya, itu sangat aneh apabila seorang penjaga berkeliling lebih dari sekali dalam sehari. Sedangkan tugasnya selalu bergiliran.
"Aih... Itu sangat mencurigakan! Jelas sekali ada yang tidak beres! Kalian harus waspada dengan orang itu! Jaga jarak lah."
Yuan Long langsung beri peringatan pada mereka, " Orang itu memiliki aura negatif! Jadi kalian harus berhati - hati. Karena orang itu bebas berkeliaran di dalam keluarga Ling."
Ling Chi dan Ling Yun saling berpandangan, kemudian menganggukkan kepalanya. Mereka tidak menyangka, bukan hanya wajahnya yang bertampang kasar tapi ternyata orang itu juga beraura negatif.
Mendadak bulu kuduk mereka berdiri. Mengingat beberapa kali orang itu yang tak lain Tang Talun berusaha mengajak mereka berdua berbicara.
Seperti sudah ada kesepakatan dalam hati Ling Chi dan juga Ling Yun sebisa mungkin harus menghindar jangan sampai bertemu Tang Talun.
" Baik Nona!" ucap Ling Chi dan Ling Yun.
Mereka semua terdiam beberapa saat. Sampai suara Ling Ling kembali terdengar, " Aku akan ketempat Ling In Chuan! Untuk memberinya obat baru dan juga melanjutkan terapinya kemarin!"
Ling Ling melangkahkan kakinya keluar dari Paviliun Homeling tapi di depan pintu dia berhenti dan berbalik kemudian berkata , "Buatkan aku ayam panggang asam manis, sop kepala ikan merah dan Tumis jamur! Usai aku menangani Ling In Chuan. Aku ingin menyantap masakan itu."
Ling Ling membalik badannya kembali, kemudian melangkah khan kakinya langsung menuju ke Paviliun Roseling .
Sementara Ling Chi dan Ling Yun bergegas mengerjakan apa yang di minta oleh Nona majikannya. Meninggalkan Yuan Long sendirian.
Setelah tidak ada orang, Yuan Long langsung saja memanggil salah satu anak buahnya yang selama ini di beri tugas untuk menjaga dan melindungi Ling Ling.
" Yuan Jing!" Tak lama kemudian muncul seorang pemuda tampan di hadapan Yuan Long. Pemuda itu bersimpuh sebagai penghormatan.
"Tuan memanggil saya? Apakah ada tugas yang harus saya kerjakan?" Pemuda tampan itu bertanya kepada Yuan Long.
"Benar sekali! Ada tugas untukmu?"