
Baru saja kaki Ling Ling menginjakkan kakinya di lantai Pavilium utama terdengar suara orang menghardiknya.
" Haiii sampah Ling Ling!! Siapa yang telah memberimu izin menginjakkan kaki kotormu di Pavilium ini. Kau tidak layak! Sana pergi... "
Seorang gadis cantik mengenakan hanfu merah mendekat. Gadis itu di temani oleh seseorang yang sudah sangat dikenali oleh Ling Ling dan juga kedua pelayan pribadinya.
Gadis cantik hanfu merah itu anak dari kepala keluarga Ling. Gadis itu masihlah sepupu Ling Ling, yang bernama Ling Yu Bing.
Sedangkan gadis yang dikenali oleh Ling Ling, Ling Chi dan Ling Yun itu tidak lain adalah Ling In Chuan. Gadis itu memang di sengaja Ling Ling di kirim menjadi mata - matanya.
"Ck, Pergiii! Itu tidak akan terjadi. Lagian aku tidak perlu izin !"
Ling Ling tidak mengindahkan ucapan Ling Yu Bing. Gadis itu menganggapnya hanya angin lalu. Dia bukan Ling Ling pemilik tubuh tapi Ia adalah Ling Ling dunia modern yang menempati tubuh ini. Siapa Ling Yu Bing berani mengatur dan melarang dirinya.
" Apa katamu? Tidak perlu izin! Dasar manusia rendahan tidak tau aturan. Yah beginii ini kalau bicara dengan seorang sampah."
Ling Yu Bing memberi isyarat tangan kepada Ling In Chuan agar segera bertindak menyingkirkan Ling Ling dari hadapannya.
Ling In Chuan yang menyadari isyarat dari Nona muda Klan Ling. Mau tidak mau, rela tidak rela harus melaksanakannya, agar dirinya tidak dicurigai kalau sudah memihak pada Ling Ling. Dan dia percaya Ling Ling pun menyadari keadaan dan posisinya.
WHUUUUS
Ling In Chuan langsung bergerak menyentuh tangan Ling Ling dengan kuat, kemudian menariknya keluar Paviliun dengan sangat kasar.
Ling In Chuan berbisik lirih dan di dengar jelas oleh pendengaran Ling Ling. " Maaf Nona Ling, saya terpaksa! Tidak ada jalan lain. Sekali lagi maaf!"
" Heem!" Itulah jawaban yang di berikan oleh Ling Ling atas perlakuan dan permintaan maaf Ling In Chuan.
Melihat Nonanya di kasari tentu saja Ling Yun dan Ling Chi tidak bisa tinggal diam. Mereka berdua langsung bertindak.
Ling Chi langsung mencengkram tangan kanan Ling In Chuan yang memegangi tangan Ling Ling. Sedangkan Ling Yun langsung memberikan tamparan sekuat tenaga di pipi kiri Ling In Chuan.
"Brengseek! Beraninya kau!"
"Selama masih ada kami, jangan harap kami diam saja. Siapapun yang menyakiti Nona Ling Ling kami, maka harus menghadapi kami lebih dahulu."
Genggaman tangan Ling In Chuan pada tangan Ling Ling terlepas. Pipi gadis itupun membengkak dan sudut bibirnya juga berdarah.
Sebenarnya Ling Ling mau mengatasinya sendiri tapi berhubung kedua pelayan pribadinya turun tangan, dia cukup menonton dan melihat saja pertunjukan selanjutnya.
PLOOK PLOOK PLOOK
Melihat Ling In Chuan tidak akan bisa dan sanggup mengenyahkan Ling Ling dari Pavilium. Ling Yu Bing menepuk tiga kali tangannya.
WHUUS WHUUUS
Tidak terlalu lama dari bunyi tepukan, tiba- tiba saja dua orang pengawal datang menghadap. Ling Yu Bing langsung mengintruksi ke duanya. "Singkirkan mereka!"
" Baik Nona!" Jawab kedua orang itu serentak.
" Saudara Ling Lo, Kau tangani saja sampah keluarga Ling itu. Biarkan ke dua pelayan itu urusanku."
" Terserah kau saja, aku ikutan! Siapapun lawannya tidak masalah..." Ucap lelaki kekar itu pada rekannya.
WHUUS HAP------
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...