
Ling Ling seketika itu juga menarik tangannya dengan kasar, tidak sudi dipegang oleh Ling Yu Bing.
AHHH.....
Ling Yu Bing seketika itu juga terdorong jatuh dan menjerit kesakitan. Gadis cantik itu mengambil kesempatan itu untuk menarik orang agar mengarah melihat dirinya sehingga rencananya bisa di jalankan.
Keadaan Ling Yu Bing yang tersungkur di lantai, dengan menampilkan wajah yang memelas, membuat Ling Ling menarik sudut bibirnya ke atas. Gadis itu ingin lihat drama apa yang bakal dimainkan oleh sepupunya itu.
Sementara itu Nyonya Ling Chan Hu yang melihat anaknya jatuh dan menjerit kesakitan seketika itu juga mulai mendekat. Ia langsung meninggalkan rekan bicaranya begitu saja. Dan hal itu membuat lawan bicara beserta temannya mengikuti di belakang Nyonya Ling Chan Hu.
Tak lama kemudian, Ling Yu Bing berbicara sambil melihat ke arah Ling Ling. " Saudari Ling, kenapa kau mendorongku? Teganya kau..."
Gadis itu mulai melemparkan tuduhan kepada Ling Ling. Iya sama sekali tidak berusaha untuk berdiri. Dan tentu saja jadi pusat perhatian.
"Ehh,,ada yang terjatuh. Siapa dia?"
"Aih..., bukankah dia Nona Ling Yu Bing. Dan itu bukannya sich sampah Ling Ling."
" Waow... Ada yang menarik ini! Hehe... Sayang bila di lewatkan!"
Beberapa tamu undangan Festival Lentera yang melihat mulai pada berkomentar.
Melihat Ling Yu Bing yang masih di lantai. Salah satu dari teman- teman Tang Ta Thing ada yang mendekat dan mengulurkan tangan membantu Ling Yu Bing.
" Nona Ling Yu Bing anda tidak apa- apa. Sini saya bantu anda berdiri."
" Ck, Siapa yang mendorongmu! Jangan menuduh. Nona Ling tidak melakukannya." Sarkas Tang Ta Thing. Ia tidak suka dan tidak terima bila temannya di fitnah, apa lagi kejadiaanya ada di depan matanya.
" Ihh... Jatuh sendiri maksudnya!" Celetuk Nona Tang.
"Apa katamu? Sembarangan. Mana mungkin aku mau mempermalukan diri sendiri. Yang bener saja."
"Brengseeek Nona Tang, beraninya ikut campur urusanku. Tunggu saja perhitungan dariku, setelah urutan ku dengan Ling Ling selesai, kaulah selanjutnya yang menjadi target ku." Kata hati Ling Yu Bing.
Orang -orang yang mendengar perdebatan Ling Yu Bing membenarkan ucapan gadis cantik itu. Karena tidak akan ada satu pun orang yang mau dan ingin mempermalukan dirinya sendiri.
Ekor mata Ling Yu Bing menatap sekilas seorang pelayan yang mendekat ke meja Ling Ling. Pelayan itu membawa sebuah guci yang berisi arak Teratai yang merupakan arak terbaik milik Kerajaan Shan.
Pelayan itu berdiri di dekat Lu Yunian kemudian mengisi ulang gelas kosongnya dengan arak yang di bawanya . Kemudian pelayan itu berpindah ke samping Ling Ling. Bertepat dengan sebuah rintihan...
"AAhh... Gatal! Aauu mmm gatal! Ihh..., gatal sekali! Emm...!"
Ling Yu Bing menggaruk ke dua tangannya silih berganti. Dan bukan hanya tangan yang di garuk, tapi juga anggota badan lainnya.
Penampilan Ling Yu Bing sudah acak- acakan, tidak mencerminkan gadis cantik yang lembut, elegan dan sopan.
Di tangan, leher, badan dan wajah gadis cantik itu terlihat jelas ada ruam merah. Yang pasti gatal dan nyeri. Akibat di garuk dengan keras dan kasar mengakibatkan lecet dan berdarah.
"Bing'er!" Teriak Nyonya Ling Chan Hu begitu tak jauh dari anak gadisnya. "Kenapa kau jadi begini? Apa yang terjadi?" Wanita itu memegang tangan anaknya. Iya tidak ingin, Ling Yu Bing kondisinya makin parah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...