
Ling Ling menarik nafas panjang berusaha menenangkan diri, karena sebenarnya dia tidak ingin mengganggu, apalagi merusak acara Festival Bunga.
Sebuah perayaan yang terjadi cuman adanya satu tahun sekali itu. Tapi mau gimana lagi dia tidak mungkin membiarkan orang lain bisa menindas dan menyakiti dua pelayan setianya di depan matanya.
Karena itu sama saja dengan menghina dan mencela dirinya sebagai majikan dari Ling Yun dan juga Ling Chi.
"Fuyan Gege! Jangan lepaskan Gadis itu. Dia telah melukai kedua pengawalmu! Dia tidak menghormati dan menghargaimu! Jadi bagaimana mungkin gadis semacam itu kau biarkan? Dia telah menginjak-injak harga dirimu!" ucap Nona muda arogan sih Nona Hang kepada Jiang Fuyan.
Apa yang telah di ucapkan oleh Nona Hang, memang salah satu dari bentuk provokasi yang di berikan kepada Jiang Fuyan. Dan itu semua tujukan untuk Ling Ling dan juga ke dua pelayannya, karena Nona Hang tidak mau melepas begitu saja, Ling Chi dan Ling Yun yang telah berani dan kurang ajar padanya. Nona Hang memakai cara halus mencapai keinginannya dengan memanfaatkan dan mengandalkan Jiang Fuyan.
" Tutup mulutmu Nona Hang! Kenapa kau tidak membuat situasi menjadi tenang dan damai? Kenapa kalau lebih suka situasinya menjadi semakin kacau dan tidak menyenangkan? Bukankah kita ingin senang-senang di sini. Merayakan Festival Bunga! Atau kau punya maksud lain datang ke sini?" ucap sarkas Tang Ta Thing kepada Nona muda Hang yang melotot memandangnya.
" Apa katamu? Beraninya kau menuduhku memiliki maksud lain? Apa Kau pikir aku orang sepicik itu? Kau telah memandang rendah diriku! Ck, jangan mentang- mentang kau dari keluarga Tang, dan berpikir aku takut denganmu?" ucap Nona Hang tak mau dirinya di sujudkan, apa lagi sampai di salahkan.
"Haha... Mana ada maling teriak maling! Bisa-bisa penjara di kota Shan Shan ini akan penuh. Yang benar saja! Bukankah kau tau pasti benar apa tidaknya itu? Kenapa juga kamu makin sewot dan tersinggung? Bukakah itu menunjukkan kalau ucapan dari Nona Tang Ta Thing itu adalah kebenaran! Hehe..." ucap Ling Ling sambil tertawa meremehkan.
Mendengar ucapan Ling Ling, makin menyulut Nona Hang. Wajahnya merah padam. Dirinya benar-benar telah terbakar amarah. Ia tidak akan membiarkan Ling Ling begitu saja. Dirinya harus bisa membalas penghinaan yang di alaminya.
Sementara para penonton yang ada di Paviliun Bunga mulai bereaksi. Ada yang menyalakan pertengkaran mereka, karena telah merusak hari baik. Ada juga yang ingin tahu, kenapa bisa terjadi pertengkaran? Dan ada juga yang tidak peduli sama sekali. Cuek dengan kondisi dan keadaan di sekitarnya.
Tak lama kemudian manajer Paviliun Bunga datang menghampiri kelompok Ling Ling dan Jiang Fuyan di lantai 2. Kondisi lantai 2 sekarang di beberapa bagian agak rusak, akibat dampak dari pertarungan yang telah terjadi.
" Bukan kami! Mereka duluan yang bikin ulah! Kami hanya membela diri! Siapa juga yang mau di injak-injak nggak akan ada yang mau'kan!" ucap Nona Hang mengkambing hitamkan Ling Ling.
HAHA HAHA HAHA
Mendengar apa yang di katakan oleh Nona Hang membuat Ling Ling,Ling Chi , Ling Yun dan Tang Ta Thing tertawa terbahak bahak bahkan Tang Ta Thing sampai memegang perutnya.
"Ck, Lihatlah orang tak tahu malu! Dia telah menunjukkan seperti apa dirinya? Apa orang yang memiliki kehormatan dan martabat seperti itu! Lempar batu sembunyi tangan! Iya mau gimana lagi Namanya juga PE CUN DANG!" ucap Ling Ling tersenyum mengejak.
Tang Ta Thing juga langsung sambar bicara, "Aku heran orang yang mau berteman dengannya. Bisa-bisanya mereka tidak takut, suatu saat di gigit, apa bila tidak menguntungkan dirinya."
Mendengar apa yang di sampaikan oleh Nona muda Tang Ta Thing, membuat teman -teman dari Nona Hang yang hadir dan menyaksikannya itu jadi terdiam dan mulai berpikir. Karena mereka tahu bahwa yang membikin ulah dan masalah adalah Nona Hang. Tapi dia menyalakan orang lain, untuk menanggung akibat dampak dari perbuatannya.
" Apaaaaa? Beraninya kau? Menuduhku lagi dan lagi! Kau benar-benar memuji kesabaranku Nona Tang!" teriak marah Nona Hang kepada gadis cantik yang berdiri tak jauh darinya.
Melihat Nona Hang marah- marah. Tang Ta Thing hanya tersenyum saja. Dirinya tidak ambil pusing, Dia tidak peduli sama sekali.
" Sudah cukup! Kenapa kalian masih saja bertingkah! Apa kalian tidak ingat apa yang tadi aku katakan! Baiklah aku ulangi lagi! Silakan melanjutkan pertarungan dan perkelahian kalian. Tapi tolong tinggalkan Pavilion Bunga sekarang juga!" ucap Manager Paviliun Bunga mulai ikut emosi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...