
Ling Yu Bing yang terkapar dengan nafas memburu karena baru saja mencapai puncak ******* bersama Prajurit 2.
Dengan posisi yang masih mengkakang lebar sehingga gua miliknya terlihat makin jelas. Membuat Prajurit jaga 1 makin bernafsu.
Dengan buru- buru memposisikan ular miliknya dan langsung saja di terobosnya gua kenikmatan Ling Yu Bing itu dengan kasar oleh Prajurit Jaga 1.
AAHHH...
Gadis cantik itu menjerit sesaat. Karena Ular kepunyaan Prajurit jaga 1 ternyata lebih panjang dan lebih besar dua kalinya dari milik Prajurit jaga 2. Rasanya gua nikmatnya kembali sobek seperti saat pertama kali miliknya di jenguk oleh Pangeran Li Sau Yi.
Prajurit jaga 1 memompa sambil kembali merangsang gadis yang di naikinya itu agar kembali bergairah. Dia tidak mau kalau gadis itu hanya pasrah oleh sentuhannya. Dia juga ingin di layani seperti rekannya tadi. Karena Ia suka akan keagresifan Ling Yu Bing yang binal.
AHH AAHHH...
"Kami berdua akan memuaskanmu! Kita akan mengulangnya terus.., sampai tenaga kita habis. Kau akan menjerit keenakan terus sepanjang malam ini..!"
AUU EMM...
Ling Yu Bing tidak menanggapi ucapannya. Gairahnya sudah kembali berkorbar. Dia pun mulai membalas ransangan yang di berikan oleh lelaki itu dengan sangat liar.
*********
Taman Istana
Insiden yang terjadi tidak mempengaruhi kemeriahan Festival Lampion. Bahkan sebagian tamu undangan menganggap tidak pernah terjadi peristiwa itu.
Kini meja perjamuan yang ditempati oleh Ling Ling, semakin bertambah besar dan juga bertambah anggota. Sebab kakak Tang Ta Thing beserta teman- temannya ikutan bergabung.
Seorang pemuda sangat tampan dan gagah tiba -tiba muncul begitu saja dari ruang hampa. Kehadiran pemuda itu di sana, tanpa satupun orang yang menyadarinya.
Pemuda itu melangkah mendekat pada meja perjamuan tempat Ling Ling berada. Pandangan pemuda itu hanya tertuju kepada Ling Ling. Seolah keindahan dan kemeriahan tempat itu tidak mampu mengalihkan perhatiannya.
Ling Ling yang merasa di awasi, mengedarkan pandangannya. Ia ingin tahu siapa orang yang menargetkan dirinya. Dan setelah tahu siapa pelakunya, gadis cantik itu tersenyum yang di balas dengan senyum juga oleh pemuda tampan itu.
"Memberi racun Afrodisiak tapi di biarkan saja, mangsa bisa mengelak, bukankah itu akan sia - sia. Kalau menghukum. Ya jangan tanggung- tanggung, biarkan semua orang tahu." Dalam pikiran Ling Ling terdengar suara Yuan Long.
Ling Ling tidak terkejut kalau Yuan Long telah mengetahui semua perbuatannya itu. Karena pemuda itu jelas telah mengawasi sejak dirinya berpisah dengannya.
" Yuan Long kemarilah. Bergabunglah bersama kami." Seru Ling Ling tanpa harus teriak karena Yuan Long pasti mendengarnya walau jaraknya jauh.
Pemuda yang di panggil itu kini ada di samping Ling Ling. Kehadirannya membuat Tang Ta Thing dan teman- temannya terpana. Sedangkan bagi Tang Ta Talun dan rekannya merasa tersaingi oleh pesonanya.
"Bentar lagi akan ada pertunjukan yang sangat menarik. Aku sudah menyuruh Yuan Jing mengurus buruhanmu itu." Gumam pelan Yuan Long yang hanya di dengar Ling Ling.
"Ohh ya! Hehe tidak sabar ingin melihatnya. Terima kasih,, karena kau telah mengurus sisanya." Balas Ling Ling Lirih.
Yuan Long tersenyum dengan menganggukkan kepalanya. Bagi Yuan Long, siapapun yang berani menyakiti wanitanya akan dibalasnya dengan berlipat -lipat.
Tak lama kemudian terdengar keributan diantara para tamu undangan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...