Ling Ling

Ling Ling
Bab 172



Yuan Long tersulut emosi saat menyadari kalau Array balai pertemuan telah di aktifkan. Dia tidak akan bisa keluar dari tempat ini. Kecuali harus melawan dan mengalahkan para leluhurnya itu. Dengan begitu dia baru bisa merusak Array yang telah aktif.


"Jangan salahkan aku bila kasar terhadap orang yang lebih tua, kalian sendiri yang membuatku melawan kalian."


"Lancang! Dasar anak nakal. Umur sudah tua tapi kelakukan masih saja tetap sama. Seharusnya kamu itu lebih dewasa lagi!" Sindir Yuan Bing.


Tanpa mau berdebat lagi, Yuan Long langsung mengedarkan energi Aura pada sekujur tubuhnya. Karena dia sadar para orang tua itu tetep berkeras tidak akan melepas dirinya ke alam bawah. Hanya satu jalan yang bisa di tempuh, dan itu adalah pertarungan dirinya melawan para leluhurnya itu.


Dan Aliran energi Aura, Yuan Long pusatkan pada matanya. Dia akan menggunakan salah satu teknik andalan keluarganya. Sebuah teknik yang wajib di kuasai oleh seluruh keturunan keluarga Yuan. Sebuah teknik tingkat tinggi tingkat dewa.


" Teknik Mata Dewa!" teriak Yuan Long. Pemuda tampan itu menggunakan teknik ini untuk mengetahui pusat Array. Karena dengan teknik ini dia bisa menembus apa saja, tidak akan ada kekuatan yang bisa menghalangi pandangannya. Sebab dengan teknik mata dewa sama halnya melihat segalanya.


" Ohh.... Jadi di sana pusat Array empat mata angin. Huh... Saatnya untuk di hancurkan!" ucap Yuan Long setelah mengetahui posisi pasti pusat Array. Pemuda tampan itu segera mengambil senjatanya dari dalam Cincin dimensi dengan menggunakan pikirannya.


Sebuah pedang panjang berwarna hitam tiba - tiba ada di dalam genggaman Yuan Long. Sebuah pedang yang memancarkan niat pembunuh sangat besar. Bahkan terasa sangat menindas dan mendominasi.


Tanpa membuang waktu langsung saja Yuan Long mengalirkan energi aura pada bila pedang hitam. Begitu aliran energi aura masuk pada pedang hitam, pedang itu bersinar.


"Heh... Apa kau pikir kami akan membiarkannya. Dan diam saja kau menghancurkan Array 4 Penjuru Mata Angin." Celetuk Yuan Shan sambil menggelengkan kepalanya akan keras kepalanya Yuan Long.


"Ck, dia tidak akan mendengarkan perkataan kita, dia itu lebih suka kalau mendapatkan langsung tindakan dari kita. Long'er itu tidak suka cara dengan cara lembut, dia itu lebih memilih menggunakan cara yang kasar!" Sindir Yuan Xiao karena kenekatan dari pemuda tampan itu.


Yuan Long tidak memperdulikan ucapan dari para leluhurnya itu. Pemuda tampan itu tetap cuek dan tetap meneruskan niatnya meninggalkan balai pertemuan Istana Kristal Blue yang ada di Alam Atas. Yaun Long segera mengayunkan pedang hitamnya.


WHUUUUUUUS


Seberkas cahaya hitam lurus panjang langsung mengarah pada titik pusat Array 4 Penjuru Mata Angin. Namun apa yang di lakukan Yuan Long tidak mungkin di biarkan begitu saja oleh 5 leluhurnya.


Segera saja ada cahaya melintas dari arah para leluhur, ternyata tidak hanya satu tapi dua orang langsung menghadang dan menghadapi serangan yang di lakukan pemuda tampan itu.


WHUUUS WHUUUS


Hal itu lah yang mengakibatkan sinar hitam lurus panjang itu tidak bisa menyentuh pusat titik Array, karena adanya sinar hijau dan sinar merah menabrak lintasan sinar hitam milik Yuan Long itu. Sehingga...


BLAAAAAAAAR


Sebuah bunyi ledakan besar terdengar saat tiga kekuatan itu bertemu di udara. Yuan Long terdorong mundur dua langka ke belakang. Pemuda itu melirik tajam ke arah para leluhurnya, dia ingin tahu siapa yang telah menjagal usahanya.


Yuan Bing dan Yuan Low menarik sudut bibirnya dan menaikkan alis matanya ke atas saat mata Yuan Long melirik. Mereka sengaja bereaksi seperti itu, agar pemuda acuh tak acuh itu sadar dan mengetahui kalau itu adalah perbuatan mereka.


WHUUUS WHUUUS


Kemudian pemuda tampan itu kembali lagi mengayunkan pedang hitamnya. Dan seberkas sinar hitam kembali lagi melesat cepat menyusul. Dan hal itu di ulangi lagi sebanyak 5 kali, itu pun dalam waktu yang sangat singkat tidak sampai 2 menit.


BLAAAR DUAAAR BOOM


Tapi sinar hitam itu selalu lajunya terhalang bila mendekati titik pusat Array. Menyebabkan terjadinya runtutan ledakan. Efek kejut dari ledakan yang beruntun itu membuat Yuan Long terlempar sampai menabrak dinding Array. Beruntung tubuh Yuan Long sangatlah kuat sehingga tidak menimbulkan luka.


Sedangkan kelima leluhur hanya mundur 10 langkah saja. Dari sini bisa di lihat kalau kultivasi mereka sangatlah tinggi. Apa lagi mereka ada lima dan hanya menghadapi satu orang saja.


"Hehe... Lakukan sampai puas, kami akan melayanimu. Ayo tunjukan lagi kemampuanmu yang kau banggakan itu!"


"Kemampuan apa saudara Yuan Low? Haha... kekuatannya Long' er ya hanya seperti ini! Janganlah berharap lebih." Cemo'oh dari Yuan Shan pada Yuan Long. Leluhurnya ini, benar- benar sangat merendahkan dan meremehkan pemuda tampan itu.


WHUUUUUS HAP-----


Yuan Long tak terpengaruh sama provokasi para leluhurnya, dia melesat cepat mendekati titik pusat Array. Tapi sayang, langsung di hadang oleh Yuan Bing. Leluhur berbadan kurus dan paling tinggi dari semua saudaranya itu berdiri tepat di depannya.


"Pergiiii! Jangan menghalangiku!" Ucap Yuan Long tegas penuh dengan penekanan.


Yuan Bing hanya tersenyum, kemudian dia pun menjawab ucapan Yuan Long. " Menyerah sajalah Long' er! Tidak ada gunanya engkau melawan kami. Sampai kapan pun engkau tidak akan menang. Sekali- kali turutilah ucapan kami."


Bagaimana mungkin Yuan Long akan menurut, kalau sekarang ini dia sedang memendam rasa rindu. Dia benar- benar kangen kepada Ling Ling. Satu bulan jauh dari gadis cantik itu seperti sudah bertahun-tahun lamanya.


Yuan Long bersalto melewati Yuan Bing dengan satu kali putaran, dan sebelum kakinya menginjak lantai balai pertemuan segera saja pemuda tampan itu menebaskan pedangnya pada titik pusat Array.


WHUUUUUS KRAAAAAK


KRAAAAAK


Begitu kuat dan cepatnya serangan yang di lakukan Yuan Long hingga mampu menggetarkan Array dengan sangat hebat sampai akhirnya terdengar bunyi retakan. Dan sebelum Array 4 penjuru mata angin kembali seperti semula. Yuan Long menggunakan kesempatan terkejut para leluhurnya dengan menggunakan tekniknya.


" Teknik Cakar Amukan Naga!" Yuan Long menggunakan tangan sebelah kirinya yang tak memegang pedang. Tangan Yuan Long sebelah kiri langsung berubah, dengan kuku jari - jarinya memanjang. Dan seberkas cahaya sebesar kelereng ada di telapak tangannya. Dan cahaya sebesar kelerang itu dia lempar tepat pada titik pusat Array.


WHUUUS KRAAAK PYAAAR


Array 4 penjuru mata angin begitu kena langsung mengalami keretakan dan tak menunggu waktu lama akhirnya hancur dalam waktu yang sangat singkat.