Ling Ling

Ling Ling
Bab 20



"Kau yang mulai duluan? Berani berbuat harus berani tanggung jawab? Aku tidak perna ada masalah denganmu, tapi bila kau cari masalah? Aku Ling Ling tak akan mundur apalagi takut dengan tikus macam kalian!" ucap Ling Ling sarkas kepada Dong San Tuan muda pertama Keluarga Dong.


"Wanita rendah sialaaan! Kau harus membayar mahal atas tangan dan gigiku! Beraninya melawan Tuan Muda Dong Mang!" usai berbicara dia langsung menyerang Ling Ling.


Ling Ling yang milihat pancaran aura keluar dari Dong Mang tersenyum dan dia pun tak segan mengeluarkan auranya.


Dong Mang melompat tinggi dan mengarahkan tinju yang di lapisi aura mengarah pada Ling Ling.


WHUUS


Ling Ling mengelak serangan itu dengan bergerak selangkah kebelakang kemudian menendang kepalan tinju Dong Mang sehingga terdengar bunyi...


TRAAK BRAAK BRAAK


Sangat kuat tendangan itu hingga tubuh Dong Mang menabrak meja hingga patah. Dia merintih dan menjerit kesakitan.


AAAHHHHH...


Teman -teman Dong Mang mulai bangkit dan memandang murka Ling Ling tanpa komando mulai mengambil ancang - ancang mau menyerang. Mereka berusaha mengeluarkan tenaga dalam dan aura dari dalam tubuh tapi tidak bisa.


Mereka bingung auranya tidak mampu dikumpulkan , tenaga dalamnya juga mendadak menghilang. Dan mereka menyadari ada yang tidak beres.


"Kenapa dengan tubuhku? Kenapa tidak bisa merasakan aura? " Ucap pemuda kurus kelimis Dong Bing.


"Aku tak mampu menggunakan tenaga dalam! Tenagaku kian melemah? Ada apaaa ini?" ucap pemuda rambut gondrong Dong Jun.


"Apa yang kau lakukan pada kami? Aku yakin ini pasti perbuatanmu?" ucap Dong San bertanya pada Ling Ling.


"Haha...! Kenapa bertanya padaku? Apa kau yakin bila ini semua adalah perbuatanku?" Ling Ling bertanya balik pada Dong San.


"Ya aku tahu ini pasti perbuatanmu! Siapa lagi yang berbuat kalau tidak kamu? Dasar wanita rendahan!" ucap Dong Bing ikutan berkata.


"Haha... Haha...Haha..." Ling Ling tertawa kemudian dia kembali berkata. "Kalau itu semua memang adalah perbuatanku! Kalian bisa apa?"


"Dasar wanita licik! Kau jangan merasa senang dulu? Kau lupa ini ada di Kediaman Dong? Kami yang berkuasa?" ucap Dong San.


"Kenapa kalau ini ada di kediaman Keluarga Dong? Buktinya aku bisa melumpuhkan tenaga dalam dan aura kalian dengan menggunakan aroma bau dari ramuan yang aku pakai!"


"Penjagaaaa! Dong Waaan! Dong Reeen! Wang Laaan!" Dong San berteriak -teriak memanggil orang- orang yang ada di sekitarnya.


Tak berapa lama beberapa penjaga datang bersama tiga orang berbadan besar dan bertampang sangar tergesah -gesah mendekati Dong San.


"Tuan Muda Dong San, kenapa memanggil kami? Apa ada tugas yang harus kami kerjakan?" ucap salah satu penjaga bertanya.


"Kalian hajar wanita brengsek itu? Beri dia pelajaran? Aku berikan dia pada kalian! Tubuhnya boleh kalian nikmati sesukanya? Gilir dia bersama teman -teman kalian!"


"Wah... Rezeki nomplok! Tuan Muda terima kasih!" ujar penjaga satu.


"Hore! Ularku bakalan dapat masuk goa sebentar lagi bisa memuntahkan bisanya, Hehe..." kata penjaga dua.


"Hehe giliran kalian itu setelah kami puas dulu! Sebelum kami puas ya kalian harus sabar aja dulu! Haha...Dengan seorang Nona! Trah yang lebih tinggi seperti apa rasanya! Hmmm..." ucap Dong Wan.


"Kenapa malah bicara saja? Hajar segera wanita rendahan itu? Cincang tubuhnya! Kalian bunuh juga tak apa?" ucap Dong San.


Dong Wan , Dong Ren dan Wang Lan segera mengedarkan aura keseluruh tubuh kemudian menyerang bersamaan ke arah Ling Ling.


Ling Ling pun tidak tinggal diam dia mengedarkan aura dalam jumlah cukup besar melapisi tubuhnya selanjutnya menyonsong serangan mereka bertiga.


BRAAK DUUK BRAAK


Sementara Yuan Jing anak buah dari Yuan Long yang mendapat tugas menjaga dan melindungin Ling Ling secara diam -diam melihat pertaruangan itu dengan serius.


" Ternyata Nona Ling Ling cukup hebat , dia selalu bisa mengatasi lawannya. Kehadiranku seperti tidak berguna sama sekali. Aku belum melakukan apa pun!" ucap Yuan Jing dalam hati.


Dia masih ragu turun tangan membantu Ling Ling melawan musuh sekarang apa nanti. Sampai dia dikejutkan oleh suara orang di belakangnya.


"Apa yang telah kau lakukan? Kenapa kamu membiarkan Wanitaku bertarung sendiri dan kamu hanya menonton saja? Ling Ling kenapa- napa maka kau yang akan aku hukum?" ucap Yuan Long yang tiba -tiba muncul.


Bulu kuduk Yuan Jing langsung merinding mendengar apa yang di ucapkan oleh majikannya itu yang memang terkenal kejam.


"Nona Ling tidak butuh bantuan! Nona Ling selalu bisa mengatasi sendiri! Nona Ling wanita yang tangguh, cantik dan pintar!" ucap Yuan Jing berbicara apa adanya.


********