
" Terima kasih Nona Ling...! Anda cepat tanggap sehingga kami aman. Apa yang terjadi bila kita ikut terhisap?" Tanya Ling Yun kepada orang- orang yang ada di sekitarnya.
Ling In Chuan langsung menyambar, " Kalau tidak luka parah ya mati! Memangnya ada selain itu?"
Ling Ling mendengar semuanya, tapi tidak ada satu pun yang di tanggapinya. Konsentrasi gadis cantik itu pada pertarungan. Dia berharap Yuan Jing segera mengalahkan Fang Bi Kang agar kerusakan kediaman keluarga Ling tidak makin parah.
WHUUUUS WHUUUS
Siluet Bayangan Burung besar menukik cepat menyerbu Babi tornado yang langsung di sambut dengan monjong makin melebar lagi. Sehingga daya hisapnya 2 kali lebih kuat dan besar.
Siluet Bayangan Burung tidak bisa menahan kuatnya daya hisap, sehingga langsung masuk terdorong dan jaatuh ke lubang pusat hisapan. Siluet bayangan burung berputar putar di dalam pusaran terbawa arus.
Hal itu mengakibatkan Yuan Jing pun ikut terdorong tiga langkah ke depan. Sekali lagi pemuda tampan itu mengirim energi auranya pada pedang laras panjangnya.
WHUUUUS
Siluet bayangan burung langsung bereaksi, dia mengepak- ngepakkan sayapnya dengan sangat cepat dan kuat berusaha melawan arus. Bahkan Siluet burung membuka paruhnya dan terkumpulah energi aura sebesar biji kelereng.
WHUUUS
Fang Bi Kang juga tidak tinggal diam melihat siluet bayangan burung masih bertahan tidak terhisap dan menjadi tambahan energi auranya. Dia pun melakukan apa yang di lakukan oleh Yuan Jing dengan menambah lagi energi auranya pada teknik pedangnya, dia berusaha lebih menekan lagi Yuan Jing.
BLAAAR DUAAAR
Biji sebesar kelereng di ujung paruh itu bersinar kemudian meledak. Dan Ledakannya mampu membuat titik pusat Babi tornado porak poranda.
Yuan Ying terdorong mundur 4 meter, hanfunya sebagian sobek, darah keluar dari hidung dan bibirnya akibat dari efek kejut ledakan. Sedangkan Fang Bi Kang juga tubuhnya terhempas 4 meter dan jatuh menabrak tanah. Dia memuntahkan seteguh darah segar.
KRAAAAK PYAAAAR
Ledakan itu pun berdampak juga pada Array perlindungan yang di pasang Ling Ling. Sangkar Aura itu langsung retak parah dan akhirnya hancur, tidak sanggup menerima efek kejut ladakan.
WHUUUUS WHUUUS
Angin setajam pisau menyerbu dengan cepat dan ganas ke empat wanita cantik itu. Ling Yun, Ling Chi dan Ling In Chuan sangat panik mendapat serangan tiba- tiba itu.
"Awas serangan, persiapkan diri kalian! Hati - hati!" teriak Ling Ling pada ke tiga rekannya.
WHUUUS HAP-------
" Ohh... Tidak, serangannya terlalu cepat! Kalau terus seperti ini, aku tidak akan sanggup lagi menghindarinya." ucap Ling Yun sambil berulang kali menghentakkan kedua tangan menahan angin setajam pisau yang mendekat pada dirinya.
"Gila... Anginnya setajam ini. Bagaimana aku bisa melawan kecepatan angin? Kekuatanku masih jauh dari kata bisa.. " Ling Chi mengeluh akan keadaan.
AAUUHHH...
Ling Ling mengerutkan alisnya mendengar apa yang di ucapkan Ling In Chuan di saat seperti ini. Sedangkan Ling Yun dan Ling Chi terbelalak dengan ungkapan gadis itu, di waktu nyawa bisa saja melayang kapan saja bila tidak hati - hati.
Tapi apa yang tidak diketahui oleh Ling Ling, Ling Yun dan Ling Chi adalah Ling In Chuan bicara apa adanya kalau memang tidak punya hanfu lagi, karena seluruh hanfu yang di milikinya telah rusak , dan sebagian besar perusaknya adalah Tabib tua Hang.
WHUUUUS CRAAAS
CRAAAS AAUUHH...
Serangan kejut angin setajam pisau sudah tidak mampu lagi di halau dan di halangi karena ganasnya dan datangnya yang bertubi - tubi serta tingkat Kultivasi yang masih rendah, membuat ke tiga gadis cantik itu pontang -panting.
Tidak sedikit goresan, irisan dan tikaman dari angin setajam pisau menghiasai tubuh mereka bertiga hanya Ling Ling yang masih utuh tanpa ada luka secuil pun.
Ling Ling pun mengambil pil dengan jalan menepuk kantong penyimpanannya. Begitu pil berada dalam genggamannya langsung saja Ling Ling bagikan kepada Ling Yun, Ling Chi dan Ling In Chuan.
Walau Ling Ling memiliki cincin dimensi, tapi dia juga kemana- mana selalu membawa kantong penyimpanan. Karena orang di alam bawah, tidak tahu tentang cincin dimensi. Sedangkan cincin dimensi yang di pakai oleh Ling Ling saat ini adalah cincin dimensi yang terbawa ikut dari dunia sebelumnya.
Fang Bi Kang melompat bangun kemudian berdiri. Matanya memandang sekitarnya. Dia menghapus sisa darah yang menempel di sudut bibirnya. " Siaaal kekuatanku berkurang banyak, karena hanya bisa mengandalkan satu tangan." gerutu Fang Bi Kang sambil mengeluarkan nafasnya dengan kasar.
"Ohh... Masih juga bertahan! Aku akui daya tahanmu sangat kuat sekali. Tapi apa bisa bertahan dari serangan kali ini."
Yuan Jing mengedarkan energi aura pada bilah pedang laras panjang. Kali ini Pemuda tampan itu akan menggunakan kekuatannya yang sesungguhnya. Karena untuk menghadapi Kultivator yang bersekutu dengan iblis. Dan menyatu dalam darah dan daging. Membutuhkan kekuatan sejati.
Dan kekuatan sejati di dunia bawah ini sangatlah tipis dan pengolahannya pun tidaklah mudah. Maka tidak heran di dunia bawah hanya segelintir orang yang bisa dan dapat membunuh dan membinasakan kultivator iblis.
" Teknik Pedang Naga Keadilan!" Pedang laras panjang di tangan Yuan Jing bersinar terang dengan cahaya Ungu yang berkilau.
" Teknik Amukan Badai Iblis" Pedang di tangan Fang Bi Kang langsung bersinar dan mengeluarkan asap menggumpal di ujung mata pedang.
Yuan Jing segera menebaskan pedang yang ada di tangannya bersamaan dengan Fang Bi Kang maju dua langkah kedepan dan langsung mengayunkan pedangnya.
Sementara Ling Ling yang berada 50 meter dari dua orang yang bertikai itu segera membuat pola di tangannya, "Teknik Array Perlindungan Ganda Rangkap!" Begitu pola itu bersinar Ling Ling menghempaskannya ke tanah. Dan terciptalah Sebuah sangkar aura bertumpuk- tumpuk yang transparan.
WHUUUUS WHUUUUS
Seberkas cahaya melengkung Ungu cemerlang keluar dari pedang laras panjang menerjang dan menembus Babi Tornado, Cahaya melengkung ungu melintas maju terus menuju Fang Bi Kang, hingga...
DUAAR BOOOM
Bunyi Ledakan sangat dahsyat saat kedua kekuatan itu bertemu dan beradu, tercipta lubang sangat besar di tempat pertarungan. Hempasan angin tajam menyebar kesegala arah dengan cepat dan ganas.
Yuan Jing terhempas 10 meter, beruntung dia bisa menstabilkan tubuhnya di udara, sehingga tidak sampai menabrak atau pun jatuh. Pemuda tampan itu tidak terluka sama sekali.