
"Nona Ling In Chuan, apa boleh kami berbuat sesuka hati padanya? Hehe...." Ucap lekaki besar yang ada codet di wajahnya.
"Waoh.... Mimpi apa aku semalam dapat rejeki nomplok begini? Sungguh pemandangan yang bikin heeeem! Jadi pengen menerkam?" Ucap lelaki berbaju merah.
"Haha... Haha.... Kita bisa bersenang - senang! Nanti tidak boleh rebutan ya...! Kita main bersama - sama!" ucap lelaki botak pada teman- temannya.
Ling In Chuan tidak bisa berkata terserah kalian yang bisa di lakukan hanya mengangguk - anggukan kepalanya berulang kali.
Ling Ling benar - benar murka karena mereka telah berani menerobos kamar mandinya. Pelayan dan Penjaga itu berani melecehkannya, menghina dirinya dan merendahkannya.
Tanpa banyak kata Ling Ling langsung menyerang mereka dengan air yang telah di bekukannya menjadi pisau tipis dan melesat kesegala arah.
CRAASH CRAASH CRAASH
Darah ada dimana - mana. Satu persatu baik itu pelayan maupun penjaga tumbang terbunuh oleh Ling Ling tanpa menyisakan satu pun.
Ling In Chuan kaget sekaligus ketakutan. Dia datang bermaksud balas dendam. Sedangkan orang - orang yang dibawanya telah mati semua.
Ling Ling keluar dari bak mandi kemudian memakai jubahnya dan mulai mendekat kearah Ling In Chuan.
"Rupanya peringatanku tidak membuatmu jerah. Malah makin menjadi! Baiklah bila itu maumu? Ini sudah menjadi keputusanmu! Jangan salahkan orang lain!" Ling Ling langsung saja menembakkan jarum racun pada Ling In Chuan.
"Apa yang kau alami kemarin tidak ada seujung kuku dari rasa sakit yang baru! Kau pasti lebih memilih mati! Tapi aku mana bisa membiarkan kau semudah itu mati!" ucap Ling Ling pelan di telinga Ling In Chuan.
Ling Ling meninggalkan Ling In Chuan begitu saja. Begitu dia di taman Pavilium Homeling. "Teknik Racabi!" Dia melihat ada seekor Kumbang hinggap di pohon.
"Kumbang baik siapakah diantara pelayan yang memiliki dendam atau membenci pada Ling In Wurong dan keluarganya?" tanya Ling Ling pada Kumbang.
" Ada dua pelayan yang sangat membenci dan dendam karena seluruh anggota keluarganya dibunuh atas perintah Ling In Chuan. Namanya Ling Chi dan Ling Yen."
"Dimana aku bisa menemukan mereka? Karena aku butuh orang setia padaku?" tanya Ling Ling kembali pada Kumbang.
"Itu mereka! Kebetulan sekali mereka jalan ke sini jadi Anda tidak repot mencarinya."
Ling Ling melihat dua pelayan wanita berjalan mendekat. Di panggilnya ke dua pelayan itu, dan tanpa basah - basih Ling Ling meminta bantuan mereka.
"Aku butuh bantuan kalian? Aku tahu kalian membenci Kepala Cabang dan keluarganya jadi ikut bersamaku!" ucap Ling Ling kepada keduanya.
"Minta para pelayan yang lain membereskan tempat ini! Dan kalian berdua bawa gadis itu ke Pavilium Roseling!" Perintah Ling Ling Kepada ke dua pelayan itu.
********
Pavilium Roseling
"Apa kalian melihat Ling In Chuan? Dari tadi aku mencari tidak ketemu juga?" tanya Ling In Wurong pada para pelayan.
"Nona tidak ada di Pavilium Tuan? Nona tadi pergi tidak tahu kemana?" kata pelayan 1.
"Nona tadi pergi ke Pavilium Homeling Tuan? Nona tadi pergi dengan membawa beberapa penjaga dan pelayan, Tuan?" ucap pelayan 2.
Tak berapa lama Ling In Chuan datang di bopong dua pelayan Ling Chi dan Ling Yen.
"Apa yang terjadi dengan Ling In Chuan? Kenapa kondisinya jadi seperti ini?" tanya Ling In Wurong pada Ling Chi sambil mencekik lehernya.
"Kami tidak tahu! Kami tadi di taman dan di panggil oleh Nona Ling Ling! Kami di ajak masuk Pavilium dan disuruh mengantarkan Nona Ling In Chuan ke Pavilium Roseling!" ucap Ling Yen memberitahukan Ling In Wurong.
"Keparat... Ling Ling manusia rendahan! Gadis iblis! Aku akan menuntut balas atas perbuatanmu ini? Aku tak terima?" Ling In Wurong teriak penuh amarah.
"Nona Ling Ling sekarang tidak ada di Pavilium Homeling! Saya tidak tahu kemana ? Saya mana berani bertanya?" Ucap Ling Yen memberitahu.
Ling In Wurong mencengkram tangan Ling Yen kuat dan kemudian mendorongnya sambil berkata, "Dasar pelayan tidak berguna."
"Kapan Ling Yuyu tiba? Kenapa sampai sekarang belum sampai rumah juga? Apakah dia tidak tahu kalau kita sangat membutuhkan dirinya?" ucap Ling In Wurong.
"Tak lama lagi sampai Tuan! Sekarang masih dalam perjalanan! Nona Ling Yuyu tidak datang sendiri dia mengajak pelayan pribadi Kepala Keluarga Pusat!" ucap pelayan 1.
"Bagus bila Ling Yuyu datang dengan pelayan pribadi Kepala Keluarga Pusat! Dengan bantuannya aku bisa membalas dendam pada Ling Ling. Dan Ling Ling bisa di pastikan di hukum mati!" Pikiran Ling In Wurong.
"Kamu jangan kwatir Ling In Chuan dendammu akan terbalas! Ayah akan menggantikanmu membalas sakit hatimu pada manusia rendahan itu? Ayah akan melakukan segala cara agar dendam ini bisa terbalas!" Ucap Ling In Wurong meyakinkan anak gadisnya.
"Segera angkat Nona Kalian ini masuk ke kamarnya?" Ucap Ling In Wurong kepada beberapa pelayaan pria. "Jangan lupa segera panggilkan tabib untuk memeriksa kondisi Ling In Chuan?" Melihat pelayan masih juga tidak bergerak. Ling In Wurong kembali berkata, "Kenapa masih disini cepat panggil tabibnyaaa!"
**********