
Terdengar bunyi tabrakan, Ketika kaki Ling Chi kena sapuan kaki Hu San. Gadis cantik itu jatuh ke tanah begitu posisi kuda- kudanya tidak seimbang.
"Ahh, siaaal! Ternyata dia mampu menghadapi kita berdua." ucap Ling Chi sambil melompat kembali berdiri.
"Aih.... Kita yang salah meremehkan dirinya! Karena kita sama- sama berpikir mudah menaklukkannya!"
Kedua gadis cantik itu kembali mengambil langkah memasang kuda- kuda. Ke duanya saling lirik. Ling Yun memberi isyarat langkah selanjutnya dengan menggerakkan sudut matanya. Seolah paham apa maksud dari Ling Yun, Ling Chi menganggukkan kepalanya.
"Teknik Pedang Menari!" Saat bersamaan kedua gadis cantik pelayan pribadi Ling Ling itu berteriak.
WHUUUUS WHUUUUS
Pedang kedua gadis cantik itu bersinar terang berbarengan. Mereka menggunakan energi Aura 90 %. Ling Yun mengangkat pedangnya ke atas siap menebas lelaki kekar dekil itu, dan Ling Chi mulai menggerakkan pedangnya ke samping siap membabat tubuh Hu San.
Hu San menarik sudut bibirnya melengkung ke atas, lelaki itu meremehkan serangan gabungan dari dua gadis cantik itu. Dia sangat yakin masih bisa dan mampu menahan serangan gabungan dari keduanya. Segera saja Hu San mengalirkan energi aura pada bila pedangnya.
" Teknik Pedang Pesona Iblis!" Pedang di tangan Hu San itu mengeluarkan seberkas sinar redup dan kemudian mengeluarkan asap hitam dari ujung pedangnya yang membumbung tinggi serta menggumpal- gumpal.
WHUUUUUSS
Begitu pedang di tangan Hu San itu di ayunkan, seketika itu juga asap hitam yang menggumpal dengan cepat bergerak menuju sasaran. Dengan bantuan angin , Asap hitam lebih cepat lagi sampai di tempat Ling Yun dan Ling Chi. Kemudian asap hitam itu langsung menyebar di sekeliling keduanya.
Kedua gadis cantik itu tidak segera mengayunkan pedangnya. Mereka berdua malah terbengong, dengan mata terbelalak. Ling Chi mau pun Ling Yun seolah terpesona dengan apa yang ada di hadapannya.
" Ehh... Tampannya! Aku belum pernah melihat ada manusia setampan ini! Aku jadi tertarik! Ahh... Aku rela menyerahkan tubuhku ini agar bisa selalu bersama dengannya." ucap Ling Yun dengan wajah merah merona.
"Ya dewa.... Gagahnya! Pasti sangat bahagia bila aku berada dalam pelukannya! Aku akan menjadi wanita paling beruntung di dunia." puji Ling Chi pada Hu San dengan senyum malu - malu.
Ling Yun dan Ling Chi telah terpengaruh oleh teknik Hu San. Sehingga apa yang ada di hadapannya terlihat sesuai dengan hasrat dan impian yang mereka inginkan.
Diam - diam Hu San bergerak mendekat, dia mau memanfaatkan kelengahan mereka untuk bisa membunuh salah satu dari dua gadis cantik itu. Sampai...
BLAAAAAR BOOOM
Terdengar ledakan sangat dahsyat dari tempat yang jaraknya tidak jauh, bahkan efek serangan kejut mereka bertiga juga ikut merasakannya. Ling Chi, Ling Yun dan Hu San terdorong dengan keras 10 langkah dari tempatnya semula. Hal inilah yang membuat kesadaran dari Ling Chi dan Ling Yun kembali. Kedua gadis cantik pelayan Ling Ling itu mengerjap - erjapkan matanya.
"Siaaaal... Sial, ledakan ini telah menyadarkan mereka! Gagal sudah, aku membunuh dengan mudah! Kenapa harus datang sekarang? Kenapa tidak nanti saja setelah aku berhasil." Rutuk kekesalan Hu San akan keadaan, padahal tinggal sedikit saja.
Sedangkan Ling Yun dan Ling Chi menarik nafas panjang. Tanpa di sengaja ledakan itu telah menyelamatkan nyawa mereka. Ke duanya menunduk dan menggeetakkan giginya.
" Gila.... Bagaimana bisa kita masuk dalam jebakannya! Hampir saja salah satu dari kita bertemu dewa kematian."
"Ternyata teknik jurusnya tingkat tinggi, kita harus hati- hati bila melawannya. Yang pasti jangan sampai hal ini terjadi lagi!" kata Ling Yun sambil mulai kembali memasang kuda- kuda,dan langsung mengalirkan energi Auranya pada bila pedangnya. "Teknik Pedang Menari!"
"Teknik Pedang menari!" gumam Ling Chi mengikuti sahabat baiknya.
Pedang di tangan Ling Yun bersinar terang dan kemudian membentuk siluet garis lengkung panjang dan tebal bergerak ke arah Hu San dengan sangat cepat. Tidak kalah sama sahabatnya, pedang Lin Chi pun bersinar terang dan kemudian membentuk siluet pedang panjang bergerak secepat kilat ke arah anggota Bandit Tengkorak Hitam yang berdiri dengan angkuh di hadapannya.
WHUUUS WHUUUUS
"Teknik Pedang Pesona Iblis!" Langsung saja Hu San menggunakan pedangnya dengan kekuatan penuh untuk menghadang serangan.
BLAAAAAAR BOOOOM
BRUUUUUS
Bunyi ledakan dahsyat terjadi saat kekuatan Ling Chi dan Ling Yun bertemu dengan kekuatan Hu San. Mereka bertiga terhempas sejauh 7 meter akibat efek kejut. Ling Yun tubuhnya terhempas tak jauh dari tubuh Hu San