
"Wah... Kilaunya sangat indah dan memikat ini juga Batu Spiritual murni dan langka! Nona itu benar- benar ahlinya! Hebat sekali," ujar Pengunjung Badan Pendek.
"Benar! Nona ini kelihatannya pakar Batu Spiritual! Aku juga salah mengenalinya . Aku tadi berpikir dia gadis biasa - biasa saja! Aku jadi malu!" ucap wanita tua berdandan menor.
"Sekarang giliran Anda Nona Xiao, menebak yang mana Batu Spiritual dari kumpulan batu itu! Aku ingin lihat selangka dan semurni apa?" ucap Ling Ling.
"Itu batunya dan juga yang itu! Penjaga silakan dibelah?" Penjaga pelelangan membelah batu yang di kasih tahu oleh Xiao Xiao dan ternyata ada Batu Spiritualnya tapi ukuran sangat kecil dan cahayanya tidak berkilau sedangkan satunya Batu Spiritualnya sedang dan berkilau .
"Wah... Sebentar lagi kita akan melihat sebuah pertunjukan! Beruntung aku datang ke pelelangan! Jadi bisa menyaksikannya?" ucap pengunjung 8.
"Betul, betul, betul apa kamu katakan? Untung tadi aku mau ikut kamu ke pelelangan Sun Shan!" ucap pengunjung 9.
Xiao Xiao wajahnya pucat dan tegang. Dia tidak menyangkah kalau senjata makan tuan. Maksud hati ingin mempermalukan Ling Ling tapi malah mempermalukan diri sendiri.
"Nona Xiao Xiao kau tidak lupakan? Kau sendiri yang menentukan taruhannya?" ucap Ling Ling mengingatkannya.
"Aku tidak mengerti kamu ini bicara apa? Aku tak tahu apa yang Kau maksud?" ucap Xiiao Xiao berusaha menghinghindar.
"Menyuruhku berlutut serta meminta maaf pada orang rendahkan yang tak berguna! Itu tak akan terjadi! Itu tak mungkin! Mimpi saja !" Ucap Xiao Xiao dalam hati.
" Jadi kau tidak tahu? Kau tidak mengerti? Kalau begitu aku tidak keberatan membantumu mengingatnya?" ucap Ling Ling tanpa basah - basih langsung saja menendang kaki dari Xiao Xiao hingga dia jatuh berlutut.
"Beraninya kau gadis rendahan berbuat seperti ini kepadaku! Aku ini adalah Xiao Xiao dari keluarga Xiao, Nona muda pertama yang dihormati! Kau berbuat seperti ini sama aja menantang keluarga Xiao!" Ucap Xiao Xiao kepada Ling Ling tapi tidak diperdulikan.
"Ck, Sekalipun kau itu Nona pertama kalau tidak menepati janji! Dan berusaha ingkar janji! Kau itu sudah rendah di depan mataku!" ucap Ling Ling Sadis dan mencibir.
"Aku baru tahu kalau Nona Xiao Xiao ternyata seperti penjahat dan bajingan tidak mau mengakui perkataannya!" ujar Pengunjung Tiga.
"Waah... Nona Xiao Xiao telah mempermalukan keluarga Xiao saja!" Ucap pengunjung sepuluh.
Pengunjung tujuh ikutan berkata, "Mata aku telah terbuka, terlalu mengidolahkannya tapi sangat mengecewakan."
"Aku tak menyangkah! Dan tak menduga bahwa Nona Xiao Xiao. Nona Muda pertama m Keluarga Xiao bertaruh malah mengingkari janjinya? Semua orang melihatnya! Aku dan pengunjung disini bisa jadi saksi taruhan kalian!" ucap Tang Ta Ting ikut berbicara.
"Nona Xiao Xiao berani melakukan tapi tidak berani bertanggung jawab! Itu sungguh memalukan?" ucap Tang Ta Ting selanjutnya.
"Kau ingatlah penghinaan kali ini! Dalam waktu yang lain, Kesempatan yang akan datang akan aku balas beribu kali lipatnya." ucap Xiao Xiao penuh dendam.
"MAAF!" ucap Xiao Xiao sambil merangkak dengan mengepalkan kedua tangan sampai terlihat ototnya meninggalkan tempat dimana Ling Ling berdiri.
"Tidak menduga bahwa Nona pertama Keluarga Xiao bisa mengalami hal seperti ini! Siapa yang menyangkah bila dataang ke pelelangan bisa menyaksikan peristiwa seperti ini!" ucap Pengunjung Gemuk.
"Tidak ada cara lain! tidak ada jalan, siapa suruh dia bertaruh dengan orang yang lebih hebat dari dirinya. Ya mau gimana lagi bila perhitungannya salah? Resiko ya wajib di tanggung!" ucap Pengunjung Kurus.
"Nona Xiao Xiao adalah seorang Spiritualis tingkat Hijau merangkak keluar dari acara pelelangan Batu Spiritual seperti seekor binatang. Kelak pasti akan di jadikan bahan tertawaan di kota San Shan ini. Dan kejadian pasti akan jadi gosip yang tak hilang beberapa waktu kedepan!" ucap Pengunjung Tinggi Besar.
"Ini peristiwa langka! Belum tentu ada kejadian seperti ini lagi! Kalau tidak menyaksikan sendiri aku pasti tidak percaya!" ucap pengunjung 5.
"Orang rendahan sialan! Dasar manusia tak berguna! Aku tak perna di permalukan seperti ini! Ini penghinaan terbesar dalam hidupku! Beraninya menjadikan diriku sebagai tontinan! Aku pasti akan membunuhmu!" ucap dalam hati Xiao Xiao penuh dendam dam kebencian terhadap Ling Ling.
Sementara Ling Ling hanya sebentar melihat Xiao Xiao merangkak, " Saatnya aku juga harus pergi! Batu sudah aku beli murah dan aku mendapat untung sangat besar! Dan sudah aku simpan aku masukkan pada Cincin dimensi."
Masyarakat di jaman ini tidak mengenal Cincin dimensi sebagai tempat penyimpanan, yang berlaku di jaman ini menyimpan barangnya di kantung penyimpanan. Ling Ling memiliki cincin dimensi karena itu terbawa ikut serta dari jamannya yang dulu jaman modern.
Ling Ling melangkahkan kaki keluar dari pelelangan Sun Shan saat di halaman ada seseorang yang memanggilnya terpaksa dia bwrhenti dan membalik badannya.
"Nona Ling, tunggu? Kenapa keburuh kembali? Kapan lagi kita bisa bertemu? Dan dimana nanti bisa bertemu Anda?" ucap Tang Ta Ting dengan mata berbinar seolah belum rela bila berpisah.
" Oh ... Nona Tang! Terima kasih atas bantuannya tadi! Anda telah membantuku. Aku akan pergi ke Ibukota Kerajaan! Mungkin kita bisa bertemu lagi di sana?" ucap Ling Ling sambil tersenyum.
Usai berkata Ling Ling membalik badannya dan melanjutkan lagi perjalanannya yang sempat tertundah. Tang Ta Ting berdiri terus disana sampai bayangan Ling Ling tak kelihatan lagi.
Baru saya dia membalikkan badan mau kembali ke dalam pelelangan Sun Shan. Dia melihat Nona Xiao Xioa keluar dari dalam Sun Shan dengan mengacungkan senjata dan berteriak -teriak mencari Ling - Ling.
"Mana manusia rendahan sialan itu? Aku mau buat perhitungan dengannya? Dia harus membayar apa yang telah diperbuatnya? Aku akan membunuhnya?" ucap Xiao Xioa sambil matanya liar memandang ke segala arah, tapi yang di cari tak nampak batang hidungnya.
"Jadi seperti ini Nona pertama keluarga Xiao! Sungguh memalukan! Dia telah mencoreng nama besar dari keluarga Xiao! Dia tidak punya harga diri!" ucap Tang Ta Ting dalam hati mencemo'oh sikap dan tindakan dari Xiao Xiao.
"Brengseeek! Aku tidak menemukannya? Rupa nya dia sudah pergi! Awas aja bila nanti bisa bertemu kembali. Saat itulah aku akan buat perhitungan lagi dengannya!" ucap Xiao Xiao telah memastikan Ling Ling tidak ada di sekitar tempat itu.
Tang Ta Ting tidak peduli apa yang di lakukan Xiao Xiao di luar. Dia melangkahkan kaki masuk ke pelelangan Sun Shan untuk menemui kakaknya Tang Ta Liang yang masih ada didalam.
********