Ling Ling

Ling Ling
Bab 90



Mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Ling Ling sebelum menjawabnya Ling Ba Tin tersenyum dengan wajah yang berbinar, " Lancar Nona Ling, sangat lancar sekali! Sesuai dengan yang diharapkan, target yang diinginkan telah tercapai! Berhasil dengan sangat gemilang."


Seorang pria tinggi besar dan bertampang sangar yang ada dalam kereta bersama dengan Ling Ba Tin memperhatikan Ling Ling dengan intens.


("Ohh... Jadi ini mangsa kami. Target yang harus kami bereskan! Orangnya sangat cantik, kalau langsung dibunuh akan sangat disayangkan! Hehe... Dia pasti mampu menyenangkan kami semua! Menjadikannya budak piaraan kami di dalam markas akan jauh lebih menyenangkan!") pikiran pria tinggi besar teman Teman Ling Ba Tin.


Ling Ling yang bisa merasakan aura negatif dari pria tinggi besar itu tersenyum dengan menarik sudut bibirnya. dia pun balik memandang tajam pria tinggi besar itu.


Tak berapa lama kemudian pintu gerbang kediaman keluarga Ling telah dibuka oleh penjaga. Kedua sais kereta kuda langsung saja memacu keretanya memasuki kediaman.


Kedua kereta kuda itu bergerak bersamaan kemudian berlawanan arah. Di dalam kereta kuda Ling Chi berbicara, " Tuan Ling Ba Tin tadi bersama siapa? Kenapa orang itu memandang Nona Ling seperti itu? Tidak sopan dan kurang ajar! Aku tidak menyukai lelaki itu."


"Hem... Kau benar, tapi mengapa orang semacam itu bisa satu kereta dengan tuan Ling Ba Tin? Orang itu bertampang kasar seperti bandit saja! Kalau dia seorang penjaga matanya tidak akan seliar itu! " ucap Ling Yun mengeluarkan sesuatu yang mengganjal di hatinya.


Ling Ling langsung berkomentar untuk mengingatkan kedua pelayannya, " Kalian berdua hati-hatilah dengan orang itu, kalian harus waspada kepadanya. Siapapun dia itu bukan urusan kita? Selama dia tidak mengganggu dan mengusik kita! Beda ceritanya kalau dia ikut berani bertingkah."


Sementara di kereta Ling Ba Tin juga terjadi obrolan. "Jadi dia target kami? Kelihatannya hanyalah seorang Nona muda yang arogan. Tidak akan sulit untuk menanganinya" ucap lelaki tampang kasar yang tak lain salah satu anggota Bandit Tengkorak Hitam.


"Ck, sombong sekali! Jangan anggap remeh Nona Ling! Dia memiliki kemampuan yang cukup tinggi! Kalau saudara Tang Talun melawannya seorang diri. Saya jamin kalau kau pasti akan mati di tangannya!" Ucap Ling Ba Tin pada orang yang ada di hadapannya itu.


Mendengar dirinya diremehkan oleh Ling Ba Tin tangan Tang Talun mengepal kuat, dirinya tidak terima.


"Ohh… Benarkah kita lihat aja nanti hasilnya seperti apa? Kau juga belum tahu kemampuanku tapi sudah berani meremehkanku!" ucap Tang Talun.


" Terserah! Yang jelas aku sudah peringatkan kepadamu! Kau boleh mencoba dan membuktikan ucapanku benar atau tidak!" kata Ling Ba Tin.


Kedua orang itu langsung turun dari kereta. Dan Ling Ba Tin memberi isyarat kepada Tang Talun agar mengikuti dirinya dari belakang.


Ling Ba Tin membawa Tang Talun ke barak penjaga. Karena sesuai dengan kesepakatan yang telah di buat. Kalau salah satu anggota Bandit Tengkorak Hitam akan menyamar menjadi salah satu penjaga. Agar mempermudah menyampaikan informasi kepada anggota Bandit Tengkorak Hitam yang lainnya.


Begitu sampai di barak penjaga Ling Ba Tin memperkenalkan Tang Talun sebagai penjaga kediaman keluarga Ling yang baru kepada semua penjaga.


Selesai memperkenalkan Tang Talun pada para penjaga, Ling Ba Tin bergegas pergi dari Barak Penjaga menuju kediaman yang di tempatinya selama tinggal di kediaman Keluarga Ling.


"Selamat datang saudara Tang! Semoga kau betah bekerja bersama dengan kami! Hehe... Jangan sungkan!" ucap Penjaga 2 menyambut Tang Talun sebagai bagian dari mereka.


" Terima kasih semuanya! Haha... Aku senang gabung bersama kalian! Suatu kebanggaan bisa menjadi bagian dari kalian. Tolong bantu diriku yang masih baru ini! Hehe..." ucap Tang Talun berusaha mengambil hati semua penjaga yang ada di kediaman keluarga Ling.


" Tentu saja! Jangan kuatir! Pastilah kami bantu! Kau juga jangan segan-segan untuk bertanya kalau kau tidak paham dan mengerti!" penjaga 5 ikutan berbicara.


(" Hehe... Aku akan memanfaatkan kalian semua! Kalian semua benar- benar bodoh. Begitu mudahnya percaya sama orang yang baru kalian kenal. Begitu Aku menguasai seluk beluk dari kediaman keluarga Ling ini, maka pada saat itu juga Bandit Tengkorak Hitam akan menguasai kediaman ini!") ucap dalam hati Tang Talun, yang sudah mulai merencanakan apa yang harus di lakukannya du kediaman keluarga Ling.


Senyum bahagia terlihat jelas di wajah Tang Talun. Apa lagi saat dia melihat beberapa pelayan wanita lewat. mereka masih muda dan cantik- cantik.


" Kenapa kau malah senyum-senyum seperti itu! Ups... Jangan bilang kalau kau terpana salah satu pelayan wanita tadi! Haha... Boleh saja tapi jangan yang jadi incaranku! Dia terlarang buatmu juga yang lainnya! Jadi jangan berani Coba-coba!" ucap Penjaga bertampang codet.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...