
"Kau mau membunuhku ya!" ucap Ling Ling kepada pemuda tampan itu sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Mata gadis itu melototi Yuan Long yang tersenyum merekah.
"Maaf...! Mana mungkin aku tega melakukan hal semacam itu." Yuan Long menyentuh bibir Ling Ling dengan ibu jarinya, menghapus jejak salvinanya.
Ling Ling sendiri tidak tahu kenapa dalam hatinya yang terdalam, tidak bisa marah pada kelakuan dan kenakalan Yuan Long yang seenaknya saja pada dirinya. Tapi demi harga diri, Ling Ling tentu saja tidak akan memperlihatkan hal ini. Jadi yang di lakukannya tentu saja menunjukkan espresi kemarahan.
"Aku akan pergi! Sebentar lagi aku akan jauh darimu! Jagalah dirimu baik-baik! Tapi jangan kuatir, saat aku pergi akan ada yang menjaga dan melindungimu! Aku akan menugaskan Yuan Jing!" Gumam Yuan Long sambil matanya menatap lembut kedua mata Ling Ling.
Ling Ling terkejut mendengar apa yang telah di sampaikan oleh Yuan Long. Matanya memandang lekat dan tajam mencari kebenarannya, tapi Ling Ling tidak melihat kebohongan di mata setajam mata elang itu.
"Kapan Kau pergi? Uhh.. Akhirnya kau pergi juga. Dari dulu aku sudah menyuruhmu pergi tapi masih saja mengikuti! Aih...Akhirnya aku terbebas dari laki- laki mata keranjang, Lelaki yang suka sekali menghisap madunya bunga."
Mata Yuan Long terbelalak oleh ucapan sarkas Ling Ling. "Sekarang aku akan pergi! Hehe ... Untuk sementara saja! Kalau urusan dan keperluanku selesai! Hehe..ya balik lagi!"
"Ya sudah,sana pergiii! Kenapa masih sini?" Ling Ling mengusir Yuan Long.
"Haha.... Haha..." Pemuda itu tertawa senang, dan gerakannya yang tiba- tiba langsung mendekat dan meraih tubuh Ling Ling.
Kembali Yuan Long ******* bibir tipis yang terasa manis itu untuk kedua kalinya. Kali ini lebih lembut dari yang pertama. Ling Ling tentu saja berusaha melepaskan diri, tapi usahanya sia -sia. Tenaganya seolah- olah menghilang entah kemana, anggota badannya pun tidak bisa di gerakkan.
Yuan Long pun memeluk mesra Ling Ling dan lebih menekan lagi tengkuk Ling Ling agar dia bisa lebih menikmati bibir yang membuatnya candu itu. Cukup lama Yuan Long ******* bibir wanitanya itu, sampai gadis yang dalam cumbuannya merasakan sesak napas, barulah Yuan Long melepaskannya, itu pun dengan menggigit gemas bibir bawah Ling Ling hingga keluar darah.
"Auh... Sakit!" Ling Ling menyentuh bibirnya yang terluka akibat ulah pemuda tampan yang ada di hadapannya.
"Itu adalah kenang- kenangan yang sengaja aku tinggalkan kepada dirimu! Saat aku pergi... Kau akan selalu mengingatku!" Seringai kemenangan dan kepuasan terlihat jelas di wajah tampan itu.
Ling Ling tidak tahu harus berkata apa untuk menanggapinya. Yang di lakukannya hanya bisa melotot dan mencemberutkan bibirnya. Yang justru hal itu membuat Yuan Long menjadi sangat gemas.
"Aku pergi...!" Selesai berkata Yuan Long langsung menghilang dari hadapan Ling Ling.
CLIIIIIIllNG
Ling Ling kini berdiri sendirian, Menatap tempat kosong dimana tadi Yuan Long menghilang. Ling Ling sendiri tidak mengerti ketika Yuan Long benar- benar sudah raib, dia merasakan suatu kekosongan dan kesepian, badahal Yuan Long baru saja pergi.
Sementara itu di luar Paviliun Homeling, di sebuah pohon besar, tinggi menjulang dan juga rindang. Tiba- tiba saja Yuan Long muncul begitu saja dari ruang kosong, dicabang besar pohon.
"Jaga dan Lindungilah Ling Ling selama aku pergi, Yuan Jing! Kalau sampai kau lalai, kau pasti tahu hukuman apa yang akan kau terima!"
"Serahkan saja tugas ini kepada saya Tuanku! Saya akan menjalankan tugas ini dengan pembertaruhkan segenap jiwa raga saya!" ucap tegas Yuan Jing.
Tak lama kemudian Yuan Long menghilang dari hadapan Yuan Jing. Dan Pemuda tampan itu pun bangkit berdiri dan memandang ke arah cendela Pavilium Homeling. Dari sana Yuan Jing masih bisa melihat wanita Tuannya. Dia harus menjaga jarak saat melindunginya serta jangan sampai wanita itu mengetahuinya akan kehadirannya, dia akan menjaganya dalam bayangan. Yuan Jing pun langsung menghilang dari pohon besar yang menjulang tinggi itu.
🌿🌿🌿
Istana Kristal Blue
Yuan Long yang menghilang dari hadapan Yuan Jing kini tiba - tiba saja hadir di pelataran sebuah istana. Dan istana itu sangat besar, megah dan indah. Yang bangunannya semua terbuat dari kristal berwarna biru.
Pemuda tampan itu langsung saja masuk istana lewat pintu gerbang. Para penjaga yang melihatnya, mereka semua menundukkan kepalanya. Yuan Long melangkahkan kakinya masuk ke dalam istana.
Sampailah Yuan Long pada sebuah ruangan yang di dalamnya ada 5 orang tua yang sedang menunggu kehadirannya. Kelima orang itu adalah Yuan Yen, Yuan Low, Yuan Xiao, Yuan Shan dan Yuan Bing.
"Akhirnya kau mau kembali, setelah sekian lamanya kau meninggalkan tempat ini!"
"Sebegitu senangnya kau di luar sampai tidak mau pulang?"
Yuan Long memandang ke lima orang tua dengan intens. "Siapa yang sedang bersenang-senang di luar? Jangan pura - pura tidak tahu di mana, selama ribuan tahun ini aku berada?"
Kelima orang tua itu menarik nafas panjang bersamaan. Salah seorang yang berhanfu kuning mulai berbicara, " Kami tahu, itu semua karena perbuatanmu sendiri! Kau layak menerimanya! Dan sudah saatnya kau berubah."
" Ck, layak! Hukuman itu telah merampas kebebasanku selama ribuan tahun. Aku hidup kesepian dan aku hanya sendirian!" Yuan Long menatap ganas mereka berlima. "Sekarang apa? Kenapa mengutus orang mencari keberadaanku di alam bawa? Apa kalian ingin aku menuntaskan hukumanku yang belum tuntas?"
"Selama ribuan tahun menjalani hukuman masih tidak bisakah kau mengendalikan emosimu, Long'er! Kalau kau seperti itu kau hanya membawa malah petaka!" ucap Yuan Yen menatap lurus pemuda yang ada di hadapannya itu.
"Ohh... jangan bilang kalau kau menyimpan dendam! Dan kau bermaksud suatu saat nanti bisa membalasnya!" Yuan Bing bicara sambil menggeleng- gelengkan kepalanya.
"Kalau memang iya kenapa? Apa kalian akan menghalangiku?" jawab Yuan Long dengan menantang sambil menarik sudut bibirnya.
"Usai sudah ribuan tahun tapi sikapmu seperti anak kecil saja! Dengan tingkahmu ini kamu tidak takut dan kuatir gadis manusia itu menjauhimu dan tidak mau denganmu?" ucap Yuan Shan menyindir dengan melibatkan pihak lain untuk mengetahui gimana reaksi dari pangeran Istana Kristal Blue ini.
Yuan Long terdiam tidak bicara, dia sedikit termenung... dan itu ketahui jelas oleh kelima orang tua yang kini senatapnya dengan sangat intens.