Ling Ling

Ling Ling
Bab 84



"Sama...Kau pun tidak punya hak untuk melarangku! Dan paling penting Nona Ling tidak keberatan! Memang aku peduli dengan dirimu, suka apa tidak suka kan kehadiranku itu bukan urusanku."


Mendengar ucapan dari Tang Ta Liang membuat Yuan Long makin meradang. Pemuda ingusan ini memang sedang mencari gara-gara dengannya. Tangannya gatal ingin memberi pelajaran pada Tang Ta Liang.


Ling Ling yang menyadari gejolak emosi dari Yuan Long. Hanya bisa menarik nafas panjang. dia pun mulai berbicara. " Cukup! Bisakah kalian tidak bertengkar!"


"Dia yang mulai duluan!" Keduanya bersamaan berbicara dan juga saling menunjukkan tangan, satu dengan yang lainnya.


" Brengseeek! Kau yang duluan, kenapa malah menuduh orang lain? Dasar pengecut!"


" Hai...., siapa yang pengecut? Enak saja menuduh orang! Kamu mungkin yang sebenarnya pengecut!"


"Ck, pengecut teriak pengecut! Haha... Sungguh menjijikan sekali!"


Karena keduanya tidak ada yang mau mengalah, akhirnya Ling Ling berdiri dan kemudian berjalan meninggalkan kedai makan. Karena pertengkaran keduanya telah menimbulkan keresahan bagi orang-orang yang ada ke kedai makan. Kelompok Ling Ling telah menjadi tontonan dari para pengunjung kedai makan.


Sementara Ling Chi , Ling Yun dan Tang Ta Thing sudah meninggalkan kedai makan dan mereka mengekor di belakang Ling Ling.


Yuan Long emosi sampai menggebrak meja sehingga semua makanan yang ada di atas meja berhamburan. Dia tidak peduli itu, dia sedang menyalurkan emosinya.


"Semua ini gara-gara kamu! Kau telah membuat acara kami jadi berantakan! Minta maaf lah! Kalau tidak, aku akan membuat perhitungan denganmu!" ucap Yuan Long dengan tatapan mata yang tajam.


"Haha... Sampai kapanpun aku tidak akan minta maaf padamu! Aku tidak sudi melakukannya!" ucap Tang Ta Liang berdiri balik menatap tajam pemuda yang ada di hadapannya itu.


Yuan Long yang memang sudah ingin memberi pelajaran kepada Tang Ta Liang. Langsung saja memanfaatkan kesempatan itu dengan langsung menyerangnya.


WHUUUUUS TAP---


Dengan sangat gesit Tang Ta Liang yang menghindari serangan yang datang dari rivalnya itu. Sehingga serangan Yuan Long mengenai tempat yang kosong.


"Ck, kalau hanya seperti itu saja! Hehe... Sampai kapanpun tidak akan bisa menyentuhku!"


Yuan Long tersenyum semrik menyadari Pemuda ingusan itu sengaja memprovokasi dirinya. Pemuda ingusan ini berani sombong di hadapan dirinya.


"Ohh... Benarkah begitu! Kita akan melihatnya! sesuai dengan ucapanmu apa tidak?"


Sebuah tinju dilayangkan dengan sangat cepat oleh Yuan Long dan mengarah tepat ke dada Tang Ta Liang. Melihat serangan datang tentu saja Tang Ta Liang menghindarinya, dengan jalan melangkah mundur kebelakang.


WHUUUUS TAP---


Tang Ta Liang tidak mau bila harga dirinya diinjak-injak oleh Yuan Long. Apalagi sebagian besar pengunjung yang hadir di kedai makan mengenal dirinya. Jadi sebisa mungkin dia harus mempertahankan martabatnya.


BUUK BRAAK


Keduanya saling adu tinju, begitu kedua tinju saling bertabrakan sesaat tadi, Tang Ta Liang menghempas-hempaskan tangannya yang terasa sakit. Wajahnya meringis menahan rasa sakit itu.


Tiba -tiba serangan susulan yang sangat cepat dan ganas kembali datang menghampiri Tang Ta Liang yang belum siap sehingga..


BUUUUK


Tangan kanan meninju tepat mengenai perut bagian atas, membuat Tang Ta Liang terjengkang, dan pulukan tangan kiri kembali mendarat mengenai dagu Tang Ta Liang.


DUUUUUK


Membuat Tang Ta Liang tubuhnya oleng dan juga menyemburkan darah segar. Yuan Long tidak memberi kesempatan untuk Tang Ta Liang bisa menghindari serangannya.


"Haha... Bagaimana? Barusan kau sudah merasakan seperti apa tinjuku! Dan kau belum merasakan bagaimana dengan tendanganku! Hehe..." ucap Yuan Long mengejek rivalnya itu.


Sebenarnya dari awal, jika Yuan Long serius menghadapi Tang Ta Liang. Pemuda itu pasti sudah tidak selamat lagi. Pemuda itu pasti bertemu dengan dewa kematian hari ini juga.


Yuan Long tidak menjatuhkan tangan mautnya, karena dia percaya Ling Ling tidak akan memaafkannya apa bila Pemuda ingusan itu tewas ditangannya.


Tapi, Yuan Long juga tidak memaafkan pemuda itu begitu saja. Mana mungkin dirinya melepas orang yang telah berani mengusiknya. Maka pemuda ini wajib diberi pelajaran yang pantas, agar Tang Ta Liang selalu mengingatnya.


"Ck, Jangan harap kau bisa mengulangnya lagi! Mana mungkin aku membiarkan tubuhku, Kau lukai kembali! Kau terlalu meremehkan diriku!" ucap Tang Ta Liang kepada pemuda yang sangat menyebalkan yang ada di hadapannya itu.


Tang Ta Liang bertekad membalas kembali semua pukulan yang dilakukan oleh Yuan Long beserta bunganya. kali ini dirinya yang berinisiatif menyerang duluan.


WHUUUUS


Serangan yang dibangun oleh Tang Ta Liang dengan mudah dipatahkan oleh Yuan Long. Bahkan Yuan Long tanpa menggunakan Aura sama sekali menghadapi Tang Ta Liang dari awal hingga sekarang ini.


Dan itu yang membuat Tang Ta Liang menjadi semakin emosi dan tersinggung. Karena yang menjadi rivalnya ini orangnya teramat sangat tangguh dan luar biasa seolah dirinya tidak ada apa-apanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...