Ling Ling

Ling Ling
Bab 176



"Emm... Bing'er kau memang memabukkan! Aku suka permainan ini! Aku tidak akan bisa tahan jauh darimu! Hari ini cukup...! lain waktu akan kita ulang kembali permainan ini! Hehe..."


Li Sau Yi setelah puas memainkan dua aset kebanggan Ling Yu Bing, barulah permainan panas keduanya hentikan, karena mereka akan malu bila apa yang mereka lakukan ketahuan sama orang lain, apa lagi mereka bukanlah pasangan suami istri.


Walau pun sebenarnya mereka berdua sudah sering kali melakukan hubungan suami istri, tapi itu hanya mereka saja yang tahu. Dan ini menjadi rahasia pribadi mereka berdua.


Apa lagi Pangeran Li Sau Yi masihlah terikat dengan perjanjian pernikanan bersama Ling Ling. Perjanjian yang di prakarsai oleh ayah Ling Ling dan Ayah Raja Kerajaan Shan, kakeknya Li Sau Yi. Ketika Ayah Ling Ling menyelamatkannya dari kematian dan berjasa besar mampu mengusir musuh dari Kerajaan Shan.


"I... iya, pangeran! Bing'er juga suka! Suka sekali.. " ucap Ling Yu Bing sambil membenarkan hanfu yang dikenakannya, yang sempat agak terbuka karena tali hanfu yang ada di pinggangnya di tarik lepas oleh Pangeran Li Sau Yi.


Karena lepas, tangan pangeran Li Sau Yi jadi bebas masuk ke dalam hanfu, sehingga telapak tangannya bisa langsung merasakan kehalusan, kelembutan dan kekenyalan ke dua aset besar kebanggan Ling Yu Bing yang menggantung menantang itu.


"Aku jauh lebih suka lagi Bing'er! Apa lagi bila melihatmu polos tanpa ada kain yang menutupi, dan aku berada di atasnya. Dan aku harap tak lama lagi bisa kita ulang lagi permainan mengasikkan itu. Kalau bisa sich lusa, Hehe...! Tapi harus di tempat yang istimewah dan tidak akan ada yang mengganggu. Apa lagi sampai merasa kwatir bakal di ketahui dan dilihat orang lain."


Ling Yu Bing yang tersipuh malu dengan wajah merona merah berucap sambil menganggukkan kepalanya. " Bing'er sich terserah saja sama pangeran! Bing'er akan patuh dan turutin."


"Kau memang yang terbaik, Bing'er! Lusa aku akan menyuruh orang menjemput dirimu!" Kata Pangeran Li Sau Yi dengan mencubit hidung mancung gadis cantik itu dengan senyumannya yang tak perna hilang dari wajah tampannya. "Istirahatlah, aku harus kembali! Jaga dan rawatlah dirimu untukku!"


Selesai berkata Pangeran Li Sau Yi membalik badannya dan keluar dari ruangan itu menuju pintu keluar dari kediaman keluarga Ling.


Pangeran Li Sau Yi dan Ling Yu Bing tidak menyadari apa yang telah mereka lakukan di ruangan itu telah dilihat oleh seseorang. Dan orang itu terpaksa harus bersembunyi, agar tidak ketahuan, sebab tidak ingin terjadi masalah yang berakibat fatal pada diri dan keluarganya.


**********


Pelataran Pavilium Krisanling


"Awaaas Nona, Hati - hati!" Teriak Ling Yun saat melihat pukulan Fang Bin Kang kurang dua inci dari dada Ling Ling.


"Dasar, lelaki bajingan! Tak tahu malu. Bisa bisanya yang sedari tadi di serang dan di incar dengan ganas itu dada dan pinggul Nona Ling Ling." Ling Yun sedikit emosi karena arah serangan Kang Bi Kang yang telah berubah besar hitam dengan kepala menyerupai binatang Babi itu kurang ajar sekali.


Sedangkan Yuan Long tangannya sangat gatal ingin terjun dan menyiksa orang yang telah berani mau berbuat mesum kepada Wanita Tuannya itu.


(" Untung Tuan Yuan Long tidak ada di sini, aku tidak bisa bayangkan apa yang akan beliau lakukan bila di sini dan lihat semua ini. Tubuhku jadi merinding!") ucap Yuan Jing dalam hatinya sambil menampilkan ekspresi bergidik ngeri.


Di pelataran Pavilium Krisanling, hanya tinggal satu perkelahian saja. Dan itu pertempuran Ling Ling dan Fang Bi Kang. Dan.4 pertempuran itu di tonton oleh Ling Chi, Ling Yun, Ling In Chuan dan Yuan Jing. Karena sudah tidak ada lagi sisa anggota Bandit Tengkorak Hitam yang hidup, yang harus mereka hadapi.


WHUUUUS DUUUK


Sebuah pukulan Fang Bi Kang akhirnya dapat mendarat dengan cepat dan tepat pada pantat kiri Ling Ling. Gadis cantik itu terkejut pantatnya kena sentuh.


Fang Bi Kang langsung mundur 5 langkah menjaga jarak dari Ling Ling, dia ingin mengamati ekspresi dari lawannya itu dari samping, kemudian dia berlari cepat dan memutar kemudian berada di belakang Ling Ling. Langsung saja dia menyerang Ling Ling yang masih shock kembali.


WHUUUUS BUUUK


Belum hilang rasa terkejut yang dirasakan oleh Ling Ling, kembali lagi pantatnya kena pukul tangan kasar nan hitam Fang Bi Kang.


"Hehe..., kedua tanganku ini bisa juga bergiliran menyentuh pantatmu!" Fang Bi Kang menangkupkan kedua tangannya, kemudian kedua tangan itu saling bersegekan. "Selanjutnya, Hihi... Apakah kau bisa mempertahankan dadamu dari jangkauan diriku!"


Ling Ling wajahnya langsung menggelap setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Fang Bi Kang. "Brengsek! Bajingan! Beraninya kau! Jangan mimpi hal itu bakal bisa terjadi."


Ling Ling mengerahkan energi aura 95% pada ke dua buah bila pedangnya. Pedang pemberian Yuan Long itu bersinar terang. Ling Ling merapatkan pegangan tangannya pada pedangnya dan bersiap melakukan serangan.


WHUUUUS HAP----


Tepat pada saat itu sebuah bayangan tiba-tiba muncul di depan Ling Ling dan langsung menyerang Fang Bi Kang dengan cepat, ganas dan brutal.


WHUUUUUS BLAAAR


Fang Bi Kang yang memang sudah siap langsung menghadang serangan itu.Terjadi ledakan saat kedua kekuatan beradu. Efek dari ledakan tidak berpengaruh sama sekali bagi kedua orang itu. Mereka masih kokoh berdiri di tempatnya.


Ternyata sesosok bayangan yang mengambil alih pertarungan Ling Ling itu adalah Yuan Jing. Dia tidak bisa berpangkuh tangan lagi, karena ini sudah sangat kelewatan. Mana mungkin Yuan Jing hanya diam dan bisa mentolerir perbuatan Fang Bi Kang yang telah berani kurang ajar kepada wanita tuannya.


Apa yang di lakukan oleh Fang Bi Kang sama saja mencoreng dan menginjak- injak harga diri tuannya. Dan harga diri tuannya sama juga dengan harga diri dirinya. Karena itulah Fang Bi Kang layak mendapatkan hukuman yang paling kejam darinya.


" Maaf Nona Ling, terpaksa saya ambil alih! Biarkan saya yang menghukumnya!" ucap Yuan Jing kepada wanita cantik yang ada di belakang tubuhnya.


WHUUUUJUS


Yuan Jing langsung menyerang begitu selesai berbicara sama Ling Ling. Dia melompat dan melayang di udara. Saat dekat dengan Fang Bi Kang, di tangannya tiba - tiba ada pedang laras panjang langsung menebas ke arah tangan Fang Bi Kang.